You are on page 1of 2

ABSTRAK

Penyakit diabetes merupakan salah satu PTM dimana kadar glukosa di dalam
darah cukup tinggi. Berdasarkan WHO (2010) lebih dari 220 juta orang di dunia
menderita diabetes di tahun 2004, WHO memprediksikan bahwa akan terjadi
peningkatan dua kali lipat kematian akibat diabetes antara tahun 2005-2030.
Berdasarkan data IDF (2013), Indonesia merupakan Negara ke-7 penderita diabetes
terbanyak di dunia yaitu sebanyak 8,5 juta orang. Posbindu PTM merupakan program
nasional untuk menanggulangi masalah PTM yang menentukan DM sebagai penyakit
utama melalui pendekatan preventif dan promotif dengan sistem lima meja.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dimana bertujuan untuk mengetahui
pelaksanaan program Posbindu PTM dalam deteksi dini dan pencegahan komplikasi
DM di Puskesmas Glugur Darat. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara
mendalam dan observasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang, yaitu 1 kepala
puskesmas, 1 petugas puskesmas terkait, 1 kader posbindu, 1 tokoh masyarakat dan 2
masyarakat (penderita DM dan bukan penderita DM). Analisis data dilakukan secara
kualitatif berdasarkan keterangan serta alasan yang dinyatakan oleh informan dengan
menggunakan teknik analisis domain.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program Posbindu PTM
memperoleh dukungan dari masyarakat sendiri dan telah berjalan dengan baik. Hal
ini ditunjukkan melalui adanya sarana dan prasarana yang mendukung, pendanaan
yang memadai melalui mitra dan kerjasama puskesmas dengan lembaga lain, adanya
partisipasi dan sambutan baik dari masyarakat dan petugas pelaksana yang
bertanggung jawab. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa hal yang menjadi
bahan evaluasi yang perlu ditingkatkan untuk pencapaian output dari pelaksanaan
posbindu PTM dalam deteksi dini dan mencegah komplikasi diabetes melitus.
Monitoring terhadap pelaksanaan program menjadi perhatian penting dalam menjaga
keberlanjutan pelaksanaan program.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diharapkan adanya dukungan dari
berbagai pihak untuk penyelenggaraan posbindu PTM di Puskesmas Glugur Darat.
Diharapkan petugas mampu menjalankan program posbindu PTM dengan inovasiinovasi baru serta meningkatkan kualitas maupun kuantitas dari kegiatan posbindu
PTM dalam deteksi dini dan mencegah komplikasi DM.
Kata Kunci: Posbindu PTM, deteksi dini dan mencegah komplikasi diabetes melitus,
Puskesmas Glugur Darat

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT
Diabetes is one of non communicable diseases (NCD) when glucose in blood
higher than in usual. According to WHO (2010) more than 220 million people in the
world suffer diabetes at 2004, WHO predict that it will increase twice of the death
cause diabetes in 2005-2030. According to IDF (2013), Indonesia becoming the
seventh country of the largest diabetes number in the world, 8.5 million people. Non
Communicable Diseases Integrated Service Post (NCDISP) program is a national
program for solving NCD, diabetes as one of main focus diseases, by using
preventive and promotion approach in 5 desk systems.
This research was qualitative researches that aim to see the implementation
of NCDISP program in early detection and complication prevention of diabetes at
Glugur Darat Health Center. A method of data collection was done by in depth
interview and observation. Informants of this research amounted to 6 informant,
consisting of 1 Head of Glugur Darat Health Center, 1 staff of Glugur Darat Health
Center, 1 cadres of Glugur Darat Health Center, 1 influences people for citizen,
and 2 citizen (diabetes and non diabetes sufferer). Analysis of the data used
qualitative depend on the information and reason that explained by informant with
the domain analysis.
The result showed that NCDISP program was supported by the citizen and
already well done. This proved by the equipment that already support the program,
money from the donor and good cooperation between health center with others,
participation and good welcome from citizen and the responsibility of the staff for
implementing this program. Although there still any evaluation that should be done to
increase the output in early detection and complication prevention for diabetes.
Monitoring the program is one of the most important things to save the continuity of
the implementation.
Based on the result of the research, expected there will supported by others
for implementing NCDISP program at Glugur Darat Health Center. The Staff should
implement the program with some innovation to increase quality and quantity of the
program for early detection and complication prevention of diabetes.
Keywords: Non communicable diseases Integrated Service Post program(NCDISP),
early detection and complication prevention of diabetes, Glugur Darat Health Center

Universitas Sumatera Utara