You are on page 1of 2

ABSTRAK

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERLAMBATAN


DIAGNOSIS DIABETES MELITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA
PUSKESMAS ABANG I, KABUPATEN KARANGASEM
Dewa Ayu Agung Anggita Ningrat, Kumudini Subramaniam, Ni Putu Lisa Eka Pratiwi
Bagian Ilmu Kedokteran Pencegahan/Ilmu Kedokteran Komunitas (IKK-IKP)
Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
Latar Belakang Masalah dan Tujuan: Di seluruh dunia sekitar 150 juta, 220 juta, dan 382
juta individu menderita DM berturut-turut pada tahun 2000, 2010 dan 2013. Pada penelitian
United Kingdom Prospective Diabetes Study, menunjukan 25% pasien telah mengalami
retinopati, 9% neuropati, dan 8% nefropati pada saat terdiagnosis DM pertama kali. Kasus
DM di Kecamatan Abang, Karangasem yang diperoleh dari data register Puskesmas Abang I
pada tahun 2014 menunjukan adanya peningkatan, jumlah kasus penduduk dari tahun 2013
yaitu 59 kasus meningkat menjadi 96 kasus. Keterlambatan diagnosis DM yang ditemukan di
Puskesmas Abang I yaitu 34 kasus baru DM dan sebanyak 74% terdiagnosis DM pertama kali
karena telah datang dengan komplikasi seperti gangraine, retinopati, dan nefropati. Namun
tidak ada informasi ataupun penelitian sebelumnya yang dapat menjelaskan alasan mengapa
keterlambatan ini terjadi di Puskesmas Abang I. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan diagnosis diabetes mellitus tipe 2 di wilayah
kerja Puskesmas Abang I, Kabupaten Karangasem.
Metode: Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan mengkaji perspektif-perspektif dan
informasi dari responden di wilayah kerja Puskesmas Abang I mengenai alasan keterlambatan
diagnosis pasien DM dengan metode wawancara mendalam dan focus group discussion
(FGD).
Hasil dan Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi
keterlambatan diagnosis diabetes mellitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Abang I terdiri
dari faktor internal yaitu tingkat pengetahuan, sikap, perilaku dan ketakutan atau kecemasan
dalam diri pasien dan faktor eksternal yaitu dari segi pelayanan kesehatan, program
puskesmas,fasilitas puskesmas, manajemen layanan kesehatan, akses pelayanan kesehatan,
sumber informasi DM, ekonomi, dukungan keluarga, sosial dan budaya serta peranan dari
pemerintah.
Kata Kunci: faktor-faktor, keterlambatan diagnosis, Diabetes Melitus Tipe 2

ii

ABSTRACT
FACTORS AFFECTING THE DELAY IN DIAGNOSIS OF
TYPE 2 DIABETES MELLITUS IN THE WORKING AREA OF
ABANG I HEALTH CENTRE, KARANGASEM DISTRICT
Dewa Ayu Agung Anggita Ningrat, Kumudini Subramaniam, Ni Putu Lisa Eka Pratiwi
Department of Preventive and Community Medicine,
Faculty of Medicine Udayana University
Background and Objectives: Around the world about 150 million, 220 million, and 382
million people suffer from diabetes continuously in the year 2000, 2010 and 2013. From the
United Kingdom Prospective Diabetes Research Study, showed that 25% of patients have
been suffered from retinopathy, neuropathy 9%, and 8% nephropathy when first time been
diagnosed with DM. The DM cases in District Abang, Karangasem that were obtained from
the registery data Abang I Health Centre in the year 2014 showed an increase in the number
of cases of the population in 2013 that is from 59 cases increased to 96 cases. The delay in
the diagnosis of DM that were found in Abang I Health Centre is a total of 34 new cases of
DM and 74% were diagnosed DM for the first time since has come with complications such
as gangrene, retinopathy, and nephropathy. However, no information or previous research that
may explain the reason why this delay occurred in Abang I Health Centre. This study aims to
determine the factors that influence the delay in diagnosis of type 2 diabetes mellitus in the
working area of Abang I Health Centre, Karangasem District.
Methods: This study is a qualitative study that examines the perspectives views and
information from respondents in the working area of Abang I Health Centre about the reason
for the delay in diagnosis of DM patients with in-depth interviews and focus group discussion
(FGD).
Result and Conclusion: The results showed that the factors that affecting the delay in
diagnosis of type 2 diabetes mellitus in the working area of Abang I health centre consists of
internal factors, namely the level of knowledge, attitude, behavior and fear or anxiety in the
patient and external factors, namely in terms of health care services, health centre programs,
health centres facilities, management of health services, access to health services, resources
of DM information, economic, family support, social and cultural as well as the role from the
government.
Keywords: factors, delay in diagnosis, Type 2 Diabetes Mellitus

iii