You are on page 1of 1

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG DONOR DARAH

DENGAN FREKUENSI BERDONOR DARAH PADA MAHASISWA FKIK


PRODI KEDOKTERAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Oleh : Dewi Suspita Angreyeni

ABSTRAK

Latar Belakang : Transfusi darah dapat membantu seseorang dalam kondisi yang
mengancam jiwa dan dapat mendukung prosedur medis. Kebutuhan darah dari
hari ke hari semakin banyak, donor darah di Indonesia masih bersifat musiman,
hanya dilakukan berkaitan dengan event tertentu saja. Akibatnya Rumah Sakit
masih mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan transfusi darah. Maka
tingkat pengetahuan dan sikap seseorang penting dalam menentukan perilaku
berdonor darah karena dapat mempengaruhi ketersediaan darah dan diharapkan
dapat menyumbangkan serta mendorong pendonor sukarela dikalangan
masyarakat.
Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasi analitik dengan
pendekatan Cross Sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan
teknik Total Sampling. Kemudian diuji dengan Spearman Rank Correlation.
Hasil : Berdasarkan jenis kelamin yang terbanyak yaitu pada laki-laki sebanyak
18 orang. Pada karakteristik pengetahuan yang memiliki pengetahuan baik yaitu
sebanyak 30 orang dan yang memiliki sikap baik sebanyak 24 orang. Pada
karakteristik frekuensi berdonor darah yang paling sering melakukan donor darah
sebanyak 1-4 kali berjumlah 18 orang.
Kesimpulan : Terdapat adanya hubungan pengetahuan tentang donor darah dan
frekuensi berdonor darah pada mahasiswa FKIK Prodi Kedokteran.
Kata Kunci : Frekuensi, pengetahuan, sikap