You are on page 1of 7

1.

Anatomi dan fisiologi jantung


a. Jantung
Jantung merupakan organ utama sistem kardiovaskuler, berotot dan
berongga,terletak dirongga toraks bagian mediastinum,diantara dua paru-paru.
Bentuk jantung seperti kerucut tumpul, pada bagian bawah disebut apeks
letaknya lebih kekiri dari garis medial, bagian tepinya pada ruang interkosta V
kiri atau kira-kira 9 cm dari kiri linea medioclavicularis, sedangkan bagian
atasnya disebut basis terletak agak kekanan tepatnya pada kosta ke III,1 cm
dari tepi lateral sternum (Tarwoto,2011).
Ukuran jantung relative kecil, kira-kira bentuknya sama tapi bentuknya
berbeda dengan kepalan tangan. Panjangya skitar 12 cm, panjang paling luas 9
cm, tebal 6 cm, dengan berat rata-rata sekitar 250 gr untuk wanita da 300 gr
untuk laki-laki dewasa. Jantung berlokasi di diafragma, dekat dengan bagian
tengah rongga dada. Jantung berada

pada mediastinum, sebuah bidang

anatomi yang terbentang dari sternum ke kolom vertebral, dari tulang rusuk
pertama ke diafragma, dan berada diantara paru-paru (Tortora, 2014).
Jantung merupakan Organ Muskular Berbentuk kerucut yang berongga.
Panjangnya sekitar 10 cm dan berukuran satu kepalan tangan miliknya. Berat
jantung sekitar 225 g pada wanita dan 310 g pada pria. Jantung berada didalam
rongga toraks diarea mediastrium (ruang antara paru). Jantung terletak obliq,
letak jantung lebih condong kesisi kiri dari pada kanan tubuh dan terdiri atas
sisi apeks (bagian atas) dan basal (bagian bawah) Apeks terletak sekitar 9 cm
kekiri garis tengah pada tinggi ruang interkosta ke 5, yakni sedikit dibawah
puting susu dan sedikit lebih dekat garis tengah, basal berada setinggi iga ke 2
(nurachman,2011)
Gambar 2.1 Jantung dan Bagian-bagian jantung

Sumber : (Tarwoto,2011)
b. Lapisan otot jantung
Ada tiga lapisan jantung yaitu:
Perikardium, lapisan yang merupakan membrane pembungkus dan pelindung
jantung. Membrane ini membatasi jantung berada pada posisinya di
mediastinum ketika bebas bergerak saat kontaksi yang kuat dan cepat (Torora,
2014). Terletak didalam mediastrium minus, terletak dibelakang korpus sterni
dan rawan iga II-VI.
1) Perikardium Fibrosum (Viseral): bagian kantong yang membatasi pe
rgerakan jantung terikat dibawah sternum tendinium diafragma,bersatu
dengan pembuluh darah besar, melekat pada sternum melalui
ligamentum sternoperikardial.
2) Perikardium serosum (parietal), dibagi menjadi dua bagian yaitu
perikardium parietalis membatasi perikardium fibrosum, sering disebut
epikardium, dan perikardium viseral (kavitas perikardialis) yang

mengandung

sedikit

cairan

yang

berfungsi

melumas

untuk

mempermudah pergerakan jantung.


Diantara dua lapisan jantung ini terdapat lendir sebagai pelicin untuk
menjaga agar pergesekan antara perikardium tersebut tidak menimbulkan
gangguan terhadap jantung. Pada permukaan posterior jantung terdapat
perikardium serosum sekitar vena-vena besar membentuk sinus obligus
dan sinus transfersus (Setiadi,2007).
Miokardium, lapisan otot jantung menerima darah kearteri koronaria.
Arteri koronaria kiri bercabang menjadi arteri desending anterior dan arteri
sirkumfleks. Arteri koronaria kanan memberikan darah untuk sinoatrial
node, ventrikel kanan, permukaan diafragma diafragma ventrikel kanan.
Vena koronaria mengembalikan darah kesinus kemudian bersiklus
langsung kedalam paru. Susunan miokardium:
1) Susunan otot atrial: sangat tipis dan kurang teratur, serabutserabutnya disusun dalam dua lapisan. Lapisan luar mencakup
kedua atrial,serabut luar ini paling nyata dibagian depan atrial,
beberapa serabut masuk kedalam septum atrioventrikular, lapisan
dalam terdiri dari serabut-serabut berbentuk lingkaran.
2) Susunan otot ventrikuler: membentuk bilik jantung dimulai dari
cincin atrioventrikular sampai ke apeks jantung.
3) Susunan otot atrioventrikular merupakan dinding pemisah antara
serambi dan bilik (atrium dan ventrikel)
Endikardium (permukaan dalam jantung), dinding dalam atrium
diliputi oleh membran yang mengilat terdiri dari jaringan endotel atau selaput
lendir endokardium,kecuali aurikula dan bagian depan siklus vena kava.

Disini terdapat bundelan otot pararel berjalan kedalam krista kearah aurikula
dari ujung bawah krista terminalis terdapat sebuah lipatan endokardium yang
menonjol dikenal sebagai valvula ven kava inverior, berjalan didepan muara
vena inferior menuju ketepi disebut fossa ovalis antara atrium kanan dan
ventrikel kanan terdapat hubungan melalui orifisum artikular (Setiadi,2007).
c. Selaput jantung
Jantung dilapisi oleh dua membran untuk mencegah terjadinya trauma dan
infeksi yaitu perikardium parietal dan perikardium viseral. Perikardium
parietal merupakan membran lapisan jantung paling luar dan tersusun dari
jaringan fibrosa. Membran ini sangat efektif dalam melindungi jantung dari
infeksi. Sedangkan lapisan membran perikardium viseral merupakan lapisan
pada bagian dalam yang melekat ke miokardium dan melapisi beberapa
sentimeter aorta dan arteri pulmonalis. Diantara kedua lapisan tersebut
terdapat 5 sampai dengan 20 ml cairan perikardium yang berfungsi sebagai
pelumas untuk mencegah trauma (Tarwoto,2011).
d. Ruang Jantung
Jantung terbagi atas dua belahan yaitu belahan kanan dan belahan kiri,
kedua belahan tersebut dipisahkan oleh otot pemisah yang disebut septum.
Setiap belahan terdiri atas 2 ruang yaitu ruang pengumpul yang disebut atrium
dan ruang pemompa yang disebut ventrikel. Dengan demikian jantung
memiliki empat ruangan yaitu atrium kanan, ventrikel kanan, atrium kiri,
ventrikel kiri (Tarwoto,2011).
Atrium Dekstra, terdiri dari rongga utama dan aurikula diluar, bagian
dalamnya membentuk suatu rigi atau krista terminalis. Bagian utama atrium
yang terletak posterior terhadap rigi terdapat dinding halus yang secara
embriologis berasal dari sinus venosus. Bagian atrium yang terletak didepan

rigi mengalami trabekulasi akibat berkas serabut otot yang berjalan dari krista
terminalis.
1) Muara pada atrium kanan
Vena kava superior membawa darah dari tubuh bagian atas
Vena kava inferior, membawa darah dari tubuh bagian bawah
Sinus koronarius, bermuara kedalam atrium kanan antara vena kava
inferior dengan oesteum ventrikular, dilindungi oleh katub yang tidak
berfungsi.
oesteum atrioventrikuler dekstra, bagian anterior vena kava inferior
dilindungi oleh valvula bikuspidalis.
2) sisa-sisa fetal pada atrium kanan, fossa ovalis dan anulus ovalis adalah
dua struktur yang terletak pada septum interatrial yang memisahkan
atrium kanan dengan atrium kiri. Fossa ovalis merupakan lekukan
dangkal tempat foramen oval pada vetus dan anulus ovalis membentuk
tepi merupakan septum pada jantung embrio.
Ventrikel dekstra, berhubungan dengan atrium kanan melalui osteum
atrioventrikuler dekstrum dan dengan traktus pulmonalis melalui osteum
pulmonalis. Dinding ventrikel kanan jauh lebih tebal dari atrium kanan.
1) valvula trikuspidalis, melindungi osteum atrioventrikuler dibentuk oleh
lipatan endokardium disertai sedikit jaringan fibrosa terdiri dari tiga
kuspis atau saringan (anterior, septalis, dan inferior). Basis kuspis
melekat pada cincin fibrosa rangka jantung. Bila ventrikel berkontraksi
M.Papilaris berkontraksi mencegah agar kuspis tidak terdorong ke
atrium dan terbalik waktu tekanan intraventrikuler meningkat.
2) valvula pulmunalis. Melindungi osteum pulmonalis terdiri dari
semilunaris

arteri

pulmonalis,

dibentuk

oleh

lipatan

lipatan

endokardium disertai sedikit jaringan fibrosa. Mulut muara kuspis

arahnya keatas kedalam trunkus pulmonalis. Selama sistolik ventrikel


katup kuspis tertekan pada dinding trunkus pulmonalis oleh darah yang
keluar. Selama diastolik darah mengalir kejantung masuk kesinus
,katup kuspis terisi dan menutup osteum pulmonalis.
Atrium sinistra terdiri dari rongga utama dan aurikula terletak dibelakang
atrium kanan membentuk sebagian besar basis (fascies posterior), dibelakang
atrium sinistra terdapat terdapat sinus oblik perikardium serosum dan perikardium
fibrosum. Bagian dalam atrium sinistra halus dan bagian aurikula mempunyai rigi
otot seperti aurikula dekstra. Muara atrium sinistra vena pulmonalis dari masingmasing parubermuara pada dinding posterior dan mempunyai valvula osteum
atrioventrikuler sinistra dilindungi oleh valvula mitralis.
Ventrikel sinistra, ventrikel kiri berhubungan atrium sinistra melalui osteum
atrioventrikuler sinistra dan dengan aorta melalui osteum aorta. Dinding ventrikel
sinistra tiga kali lebih tebal dari ventrikel kanan tekanan darah intraventrikuler
kiri enam kali lebih tinggi dibanding tekanan dari ventrikel dekstra.
1) valvula mitralis(bikuspidalis), melindungi osteum atrioventrikular terdiri
atas dua kuspis (kuspis anterior dan kuspis posterior). Kuspis anterior
lebih besar terletak antara osteum atrioventrikular dan aorta.
2) valvula semilunaris aorta, melindungi osteum aorta strukturnya sama
dengan valvula semilunaris arteri pulmonalis. Salah satu kuspis terletak
pada dinding anterior dan dua terletak pada dinding posterior
dibelakang kuspis. Dinding aorta membentuk sinus aorta anterior
merupakan asal arteri koronaria dekstra. Sinus posterior sinistra
merupakan asal arteri koronaria sinistra (Tarwoto,2011).

e. Katup jantung
Jantung memiliki dua tipe katup yaitu katub atrioventrikuler dan katup
semilunar. Katup jantung tersusun oleh endothelium yang dilapisi oleh
jaringan fibrosa, sehingga katup dapat menutup dan membuka karena sifatnya
yang fleksibel. Fungsi katup jantung adalah mengalirkan darah pada saat
terbuka dan menahan aliran darah, mencegah refluk aliran darah pada saat
menutup.
Katup atrioventrikel terletak diantara atrium dan ventrikel. Katup ini
terdiri dari katup triskupidalis yang menghubungkan antara atrium dan
ventrikel kanan dan bikuspidalis atau mitral yang menghubungkan antara
atrium kiri dan ventrikel kiri. Katup triskupidalis mempunyai tiga daun katup
sedangkan

biskupidalis

mempunyai

dua

daun

katup.

Posisi

katup

atrioventrikuler sangat kuat karena disokong oleh filamen fibrosa yang disebut
chorda tendineae dan otot papilari yang melekat pada dinding ventrikel. Katup
antrioventrikular menutup pada saat ventrikel jantung berkontraksi atau pada
saat systole untuk mencegah aliran balik darah keatrium dan akan membuka
pada saat jantung relaksasi atau diastole untuk mengalirkan darah dari atrium
dan mengisi kembali ruang ventrikel.
Katup semilunar terdiri atas katup pulmonal dan katup aorta. Katup ini
mempunya tiga daun katup. Katup pulmonal terletak diantara ventrikel kanan
dan arteri pulmonalis. Sedangkan katup aorta terletak diantara ventrikel kiri
dengan aorta. Pada saat terjadi diastole katup semilunar menutup dan
membuka saat systole. Menutupnya katup jantung menimbulkan bunyi jantung
(Tarwoto,2011).