You are on page 1of 5

Anatomi Dan Fisiologi Jantung

Posted on January 29, 2012 by indrayatna No Comments

Kali ini saya akan membahas tentang Anatomi Dan Fisiologi Jantung. Jantung adalah sutau
organ berotot, didalam vertebra bertanggung jawab untuk memompa darah melalui pembuluh
darah, kontraksi berirama, atau suatu strutur yang serupa di annelida, mollusca dan
arthrapoda. Istilah jantung (seperti cardiology) bermakna berhubungan dengan jantung dan
berasal dari bahasa Yunani, kardia untuk jantung.
Fungsi utama jantung adalah untuk mengepam darah yang beroksigen ke seluruh bahagian
tubuh. Tugas ini dilakukan dengan menguncup sebanyak 60 hingga 90 kali bagi setiap minit.
dengan setiap penguncupan ruang jantung akan mengepam darah samada ke venrikel atau
salur darah arteri. dalam masa 24 jam jantung anda berdenyut lebih daripada 100,000 kali,
7,000 liter darah dipam melalui jarak beribu batu di dalam sistem saluran darah.
Jantung sendiri mempunyai tiga lapisan, yang terdiri dari :
a. Lapisan terluar / Epikardium
b. Lapisan tengah / lapisan otot / miokardium
c. Lapisan terdalam / lapisan endotel / endokardium
Berikut penjelasannya :
Jantung tersusun atas otot jantung ( miokardium ) . Bagian jantung luar dilapisi oleh selaput
jantung (perikardium ). Perikardium terdiri dari 2 lapisan. Lapisan luar disebut lamina
panistalis dan lapisan dalam yang menempel pada dinding jantung disebut lamina viseralis.
Di antara kedua lapisan tersebut terdapat ruangankavum perikardii yang berisi cairan
perikardii. Cairan ini berfungsi untuk menahan gesekan. Bagian dalam jantung
dilapisi endokardium.
1. PERICARDIUM ( lapisan luar)

Memiliki ciri-ciri :

pembungkus jantung

dari jaringan ikat


Terdiri dari 2 lapisan :
1. Pericardium Parietalis (luar)
2. Pericardium Viseralis (dalam)

1. MYOCARDIUM (lap otot jantung)


Memiliki ciri-ciri :

lapisan tengah jantung

Terdiri dari 3 macam otot

Terdiri dari 2 lapisan :


1. otot atrium (tipis)
2. otot ventrikel. ventrikel kiri >> tebal dari ventrikel kanan
3. otot serat khusus
3. ENDOKARDIUM
lapisan dalam jantung
terdiri dr jaringan epitel (endotel)
berhubungan langsung dengan ruang jantung
Sistem kardiovaskuler merupakan sistem yang memberi fasilitas proses pengangkutan
berbagai substansi dari, dan ke sel-sel tubuh. Sistem ini terdiri dari organ penggerak yang
disebut jantung, dan sistem saluran yang terdiri dari arteri yang mergalirkan darah dari
jantung, dan vena yang mengalirkan darah menuju jantung.
Jantung manusia merupakan jantung berongga yang memiliki 2 atrium dan 2 ventrikel.
Jantung merupakan organ berotot yang mampu mendorong darah ke berbagai bagian tubuh.
Jantung manusia berbentuk seperti kerucut dan berukuran sebesar kepalan tangan, terletak di
rongga dada sebalah kiri. Jantung dibungkus oleh suatu selaput yang disebut perikardium.
Jantung bertanggung jawab untuk mempertahankan aliran darah dengan bantuan sejumlah
klep yang melengkapinya. Untuk mejamin kelangsungan sirkulasi, jantung berkontraksi
secara periodik.

1. Atrium
Atrium hanya berfungsi sebagai pompa primer yang meningkatkan efektivitas ventrikel
sebagai pompa kira-kira 30%. Dalam keadaan normal jantung mempunyai kemampuan
memompa lebih dari 30 sampai 50% darah yang dibutuhkan oleh tubuh. Atrium kanan
berfungsi sebagai penampung (reservoir) darah yang rendah oksigen dari seluruh tubuh
melalui vena cava superior dan inferior dan dari seluruh tubuh melalui vena cava superior dan
inferior dan dari jantung melalui sinus koronarius. Tekanan di atrium kanan 2 sampai 6
mmHg dengan saturasi oksigen 75%. Kemudian darah dipompakan ke ventriel kanan dan
selanjutnya ke paru. Atrium kiri menerima darah yang kaya oksigen dari kedua paru melalui
4 buah vena pulmonalis. Tekanan atrium kiri 4 sampai 12 mmHg dengan saturasi oksigen
95% sampai 98%. Kedua atrium tersebut dipisahkan oleh sekat yang disebut septum
interatrium.
2. Ventrikel
Permukaan dalam ventrikel memperlihatkan alur-alur otot yang disebut trabekula. Beberapa
alur tampak menonjol, yang disebut musulus papilaris. Ujung maskulus papilaris
dihubungkan dengan tepi daun katup atrioventrikuler oleh serat-serat yang disebut korda
tendinia.
CARA JANTUNG BEKERJA: Pusingan jantung bermula dibahagian kanan jantung. Salur
darah vena[vena kava bawah] menyalurkan semula aliran darah yang rendah kandungan
oksigen ke dalam ruang atrium kanan. Aliran darah tadi akan mengalir dari atrium kanan ke
dalam ventrikel kanan di mana ia kanan dipam ke dalam sistem saluran darah paru-paru
melalui arteri pulmonari di mana ia akan menyerap oksigen dan melepaskan karbon dioksida.
Darah yang tinggi kandungan oksigen ini akan memasuki jantung semula dimana ia akan
mengalir ke dalam atrium kiri melalui dua pasang vena pulmonari setiap pasang dari paruparu kanan dan kiri. Daripada atrium kiri darah tadi akan memasuki ventrikel kiri dan dipam
keluar ke dalam aorta untuk penyaluran kesetiap bahagian badan manusia.
Katup-Katup Jantung
Diantara atrium kanan dan ventrikel kanan ada katup yang memisahkan keduanya yaitu katup
trikuspid, sedangkan pada atrium kiri dan ventrikel kiri juga mempunyai katup yang disebut
dengan katup mitral/ bikuspid. Kedua katup ini berfungsi sebagai pembatas yang dapat
terbuka dan tertutup pada saat darah masuk dari atrium ke ventrikel.
Terdapat dua jenis sel otot jantung :
1. Sel kontraktil (99 %) merupakan sel yang memiliki fungsi mekanik (memompa
darah), dalam keadaan normal tidak dapat menghasilkan sendiri potensial aksinya
2. Sel otoritmik berfungsi mencetuskan dan menghantarkan potensial aksi yang
bertanggung jawab untuk kontraksi sel sel pekerja. Sel otoritmik ini dapat
ditemukan di lokasi lokasi berikut :

Nodus sinoatrium (SA), daerah kecil khusus di dinding atrium kanan dekat muara
vena cava superior

Nodus atrioventrikel (AV), terletak di dasar atrium kanan dekat septum, tepat di atas
hubungan antara atrium dan ventrikel

Berkas His (berkas atrioventrikel), suatu jaras sel sel khusus yang berasal dari
nodus AV dan masuk ke septum interventrikular. Pada septum interventrikular jaras
ini bercabang dua (kanan dan kiri), kemudian berjalan ke bawah melalui septum,
melingkari ujung ventrikel dan kembali ke atrium di sepanjang dinding luar.

Serat Purkinje, merupakan serat terminal halus yang berjalan dari berkas His dan
menyebar ke seluruh miokardium ventrikel.

Terdapat katup :
1) Katup Trikuspid
Katup trikuspid berada diantara atrium kanan dan ventrikel kanan. Bila katup ini terbuka,
maka darah akan mengalir dari atrium kanan menuju ventrikel kanan. Katup trikuspid
berfungsi mencegah kembalinya aliran darah menuju atrium kanan dengan cara menutup
pada saat kontraksi ventrikel. Sesuai dengan namanya, katup trikuspid terdiri dari 3 daun
katup.
2) Katup pulmonal
Setelah katup trikuspid tertutup, darah akan mengalir dari dalam ventrikel kanan melalui
trunkus pulmonalis. Trunkus pulmonalis bercabang menjadi arteri pulmonalis kanan dan kiri
yang akan berhubungan dengan jaringan paru kanan dan kiri. Pada pangkal trunkus
pulmonalis terdapat katup pulmonalis yang terdiri dari 3 daun katup yang terbuka bila
ventrikel kanan berkontraksi dan menutup bila ventrikel kanan relaksasi, sehingga
memungkinkan darah mengalir dari ventrikel kanan menuju arteri pulmonalis.
3) Katup bikuspid
Katup bikuspid atau katup mitral mengatur aliran darah dari atrium kiri menuju ventrikel
kiri.. Seperti katup trikuspid, katup bikuspid menutup pada saat kontraksi ventrikel. Katup
bikuspid terdiri dari dua daun katup.
4) Katup Aorta
Katup aorta terdiri dari 3 daun katup yang terdapat pada pangkal aorta. Katup ini akan
membuka pada saat ventrikel kiri berkontraksi sehingga darah akan mengalir keseluruh
tubuh. Sebaliknya katup akan menutup pada saat ventrikel kiri relaksasi, sehingga mencegah
darah masuk kembali kedalam ventrikel kiri.
Anatomi dan Fisiologi Jantung
Aktivitas listrik di jantung, impuls jantung berasal dari nodus SA, pemacu jantung, yang
memiliki kecepatan depolarisasi spontan ke ambang yang tertinggi. Setelah dicetuskan,
potensial aksi menyebar ke seluruh atrium kanan dan kiri, sebagian dipermudah oleh jalur
penghantar khusus, tetapi sebagian besar melalui penyebaran impuls dari sel ke sel

melalui gap junction. Impuls berjalan dari atrium ke ventrikel melalui nodus AV, satu-satunya
titik kontak listrik antara kedua bilik tersebut. Potensial aksi berhenti sebentar di nodus AV,
untuk memastikan bahwa kontraksi atrium mendahului kontraksi ventrikel agar pengisian
ventrikel berlangsung sempurna. Impuls kemudian dengan cepat berjalan ke septum
antarventrikel melalui berkas His dan secara cepat disebarkan ke seluruh miokardium
melalui serat-serat Purkinje. Sel-sel ventrikel lainnya diaktifkan melalui penyebaran impuls
dari sel ke sel melalui gap junction. Dengan demikian, atrium berkontraksi sebagai satu
kesatuan, diikuti oleh kontraksi sinkron ventrikel setelah suatu jeda singkat.
Sirkulasi Darah Secara Fisiologi Jantung
Darah yang kembali dari sirkulasi sistemik masuk ke atrium kanan melalui vena-vena besar
yang dikenal sebagai vena cava.Tetes-tetes darah yang masuk ke atrium kanan kembali ke
jaringan tubuh, telah diambil O2nya dan ditambahi CO2.Darah yang mengalami
deoksigenasi parsial tersebut mengalir dari atrium kanan ke dalam ventrikel kanan, yang
memompanya ke luar melalui arteri pulmonalis ke paru.Dengan demikian sisi kanan jantung
memompa darah ke dalam sirkulasi paru. Di dalam paru, tetes darah tersebut kehilangan
CO2 ekstranya dan menyerap O2segar sebelum dikembalikan ke atrium kiri melalui vena
pulmonalis.Darah kaya oksigen yang kembali ke atrium kiri ini kemudian mengalir ke dalam
ventrikel kiri, bilik pompa yang mendorong darah ke semua system tubuh kecuali paru; jadi,
sisi kiri jantung memompa darah ke dalam sirkulasi sistemik. Arteri besar yang membawa
darah menjauhi ventrikel kiri adalah aorta. Aorta bercabang menjadi arteri besar untuk
memperdarahi berbagai jaringan tubuh.