You are on page 1of 5

ANATOMI DAN FISIOLOGI INTEGUMEN

2.1.1 Ciri-ciri kulit :


. Pembungkus yang elastis yang melindungi kulit dari pengaruh lingkungan.
a. Alat tubuh yang terberat : 15 % dari berat badan.
b. Luas : 1,50 1,75 m.
c. Tebal rata rata : 1,22mm.
d. Daerah yang paling tebal : 66 mm, pada telapak tangan dan t. kaki dan paling
tipis : 0,5 mm.pada daerah penis.
2.1.2 Kulit terbagi menjadi 3 lapisan yaitu:

a. Epidermis
Terbagi atas 4 lapisan:

1. Lapisan basal / stratum germinativum


a. Terdiri dari sel sel kuboid yang tegak lurus terhadap dermis.
b. Tersusun sebagai tiang pagar atau palisade.
c. Lapisan terbawah dari epidermis.
d. Terdapat melanosit yaitu sel dendritik yang membentuk
melanin( melindungi kulit dari sinar matahari).
. Lap. Malpighi/ stratum spinosum.
a. Lapisan epidermis yang paling tebal.
b. Terdiri dari sel polygonal
c. Sel sel mempunyai protoplasma yang menonjol yang terlihat seperti
duri.
. Lap. Granular / s. granulosum.
a. Terdiri dari butir butir granul keratohialinyang basofilik.
. Lapsan tanduk / korneum.
a. Terdiri dari 20 25 lapis sel tanduk tanpa inti. .Setiap kulit yang mati
banyak mengandung keratin yaitu protein fibrous insoluble yang
membentuk barier terluar kulit yang berfungsi:
1. Mengusir mikroorganisme patogen.
2. Mencegah kehilangan cairan yang berlebihan dari tubuh.
3. Unsur utama yang mengeraskan rambut dan kuku..
5. Setiap kulit yang mati akan terganti tiap 3- 4 minggu. Dalam epidermis
terdapat 2 sel yaitu :
1. Sel merkel. Fungsinya belum dipahami dengan jelastapi
diyakini berperan dalam pembentukan kalus dan klavus pada tangan dan
kaki.
2. Sel langerhans. Berperan dalam respon respon antigen
kutaneus. Epidermis akan bertambah tebal jika bagian tersebut sering
digunakan. Persambungan antara epidermis dan dermis di sebut rete ridge
yang berfunfgsi sebagai tempat pertukaran nutrisi yang essensial. Dan
terdapat kerutan yang disebut fingers prints.

b Dermis ( korium)
1. merupakan lapisan dibawah epidermis.
2. Terdiri dari jaringan ikat yang terdiri dari 2 lapisan:pars papilaris.( terdiri dari
sel fibroblast yang memproduksi kolagen dan Retikularis yang Terdapat
banyak p. darah , limfe, dan akar rambut, kelenjar kerngat dan k. sebaseus.
c Jaringan Subkutan atau Hipodermis / Subcutis.
1. Lapisan terdalam yang banyak mengandung sel liposit yang menghasilkan
banyak lemak.
2. Merupakn jaringan adipose sebagai bantalan antara kulit dan setruktur internal
seperti otot dan tulang.
3. Sebagai mobilitas kulit, perubahan kontur tubuh dan penyekatan panas.
4. Sebagai bantalan terhadap trauma.
5. Tempat penumpukan energi.
2.1.3 Pembuluh darah dan saraf pada kulit
1. Pembuluh darah kulit terdiri dari dua anyaman pembuluh darah nadi yaitu :
Anyaman pembuluh nadi kulit atas atau luar, anyaman ini antara stratum
papilaris dan stratum retikularis, dari anyaman ini berjalan arteriole pada
tiap-tiap papilla kori
Anyaman pembuluh darah nadi kulit bawah atau dalam, anyaman ini
terdapat antara korium dan subkutis.
2. Persarafan kulit
Kulit juga seperti organ lain terdapat cabang-cabang sataf spinal dan
permukaan yang terdiri dari saraf-saraf motorik dan saraf sensorik. Ujung saraf
motorik berguna untuk menggerakkan sel-sel otot yang terdapat pada kulit.
Sedangkan saraf sensorik berguna untuk menerima rangsangan yang terdapat
dari luar atau kulit.

2.1.4 Kelenjar-kelenjar pada kulit


1. Kelenjar Sebasea. Berfungsi mengontrol sekresi minyak ke dalam ruang
antara folikel rambut dan batang rambut yang akan melumasi rambut sehingga
menjadi halus lentur dan lunak.
2. Kelenjar keringat. Diklasifikasikan menjadi 2 kategori:
a) Kelenjar Ekrin terdapat disemua kulit. Melepaskan keringat sebgai
reaksi penngkatan suhu lingkungan dan suhu tubuh. Kecepatan sekresi
keringat dikendalikan oleh saraf simpatik.Pengekuaran keringat oada
tangan, kaki, aksila, dahi, sebagai reaksi tubuh terhadap setress, nyeri dll.
b) Kelenjar Apokrin. Terdapat di aksil, anus, skrotum, labia mayora, dan
bermuara pada folikel rambut. Kelenjar ini aktif pada masa pubertas. Pada
wanita akan membesar dan berkurang pada siklus haid. K.Apokrin
memproduksi keringat yang keruh seperti susu yang diuraikan oleh bakteri
menghasilkan bau khas pada aksila.Pada telinga bagian luar terdapat
kelenjar apokrin khusus yang disebut K. seruminosa yang menghasilkan
serumen(wax).
2.1.5 Fungsi kulit secara umum
. Sebagai Proteksi
1. Masuknya benda- benda dari luar(benda asing ,invasi bacteri.)
2. Melindungi dari trauma yang terus menerus.
3. Mencegah keluarnya cairan yang berlebihan dari tubuh.
4. Menyerap berbagai senyawa lipid vit. Adan D yang larut lemak.
5. Memproduksi melanin mencegah kerusakan kulit dari sinar UV.
b Pengontrol/pengatur suhu
1. Vasokonstriksi pada suhu dingn dan dilatasi pada kondisi panas peredaran
darah meningkat terjadi penguapan keringat.

3 proses hilangnya panas dari tubuh:


a) Radiasi: pemindahan panas ke benda lain yang suhunya lebih
rendah.
b) Konduksi : pemindahan panas dari ubuh ke benda lain yang lebih
dingin yang bersentuhan dengan tubuh.
c) Evaporasi : membentuk hilangnya panas lewat konduksi
d) Kecepatan hilangnya panas dipengaruhi oleh suhu permukaan kulit
yang ditentukan oleh peredaran darah kekulit.(total aliran darah N:
450 ml / menit.)
c Sensibilitas
1. mengindera suhu, rasa nyeri, sentuhan dan rabaaan.
a. Keseimbangan air
1. Sratum korneum dapat menyerap air sehingga mencegah kehilangan
air serta elektrolit yang berlebihan dari bagian internal tubuh dan
mempertahankan kelembaban dalam jaringan subcutan.
2. Air mengalami evaporasi (respirasi tidak kasat mata)+ 600 ml / hari
untuk dewasa.
b. Produksi vitamin
1. Kulit yang terpejan sinar Uvakan mengubah substansi untuk
mensintesis vitamin D.