You are on page 1of 7

Laboratorium Geologi Minyak Bumi 2017

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Penelitian

Sebuah reservoir minyak dan Gas bumi dapat dikatakan sebagai kolam
bawah permukaan yang mengandung hidrokarbon didalam pori atau rekahan
batuan. Minyak mentah dalam reservoir yang berada pada perut bumi
terbentuk dari jasad renik atau kehidupan sebelumnya yang
terendapkan dan di pengaruhi variable waktu, tekanan dan temperatur
tertentu. Sumur Gas adalah sumur yang menghasilkan Gas bumi. Biasanya Gas
ditemukan di dalam reservoir bersama-sama dengan minyak.

Hidrokarbon ringan yang berada di suatu timbunan minyak adalah


Gas hidrokarbon. Tetapi suatu reservoir miGas juga bisa menghasilkan Gas
tersendiri, atau dalam kombunasi dengan jumlah minyak yang sedikit dan air
formasi. Bahan utama dalam Gas alam adalah metana, Gas (atau senyawa)
yangterdiri dari satu atom karbon dan empat atom hidrogen. Jutaan tahun lalu,
sisa-sisatanaman dan binatang (diatom) membusuk dan tertutup dalam lapisan
tebal. Sisatanaman dan hewan yang disebut bahan organik itu kemudian
membusuk. Seiringwaktu, pasir dan lumpur berubah menjadi batu, menutupi
bahan organik yangterjebak di bawah bebatuan. Tekanan dan panas
mengubah sebagian bahan organik menjadi batubara, sebagian menjadi
minyak (petroleum), dan sebagian menjadi Gas alam - gelembung kecil. Gas tidak
berbau.Batuan reservoir adalah batuan yang mampu menyimpan dan
mengalirkanhidrokarbon. Jenis reservoir umumnya batu pasir dan batuan karbonat
denganporositas 15-30% (baik porositas primer maupun sekunder) serta
permeabilitas minimum sekitar 1 mD.

Dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut maka kita harus tau


bagaimana proses pengeboran sekaligus komponen yang diperlukan dalam
melakukan pengambilan minyak bumi. Pembelajaran mengenai penghitungan
Lag Time masuk pada operasi pemboran. Operasi pemboran sendiri merupakan
proses kelanjutan dari eksplorasi untuk memberikan informasi atau membuktikan
Nama : Ihsandro Ghiffari
NIM : 111.140.019
Plug : 04
1
Laboratorium Geologi Minyak Bumi 2017

ada atau tidaknya keterdapat kandungan minyak bumi atau gas bumi di dalam
suatu lapisan dibawah permukaan.

1.2 Maksud dan Tujuan

Maksud dan Tujuan pembelajaran ini ialah agar lebih mengetahui mengenai
Lag Time, dan juga bertujuan agar kita memahami komponen komponen dan
langkah pemboran dengan baik, juga memperhitungkan estimasi waktu yang
dibutuhkan.

Nama : Ihsandro Ghiffari


NIM : 111.140.019
Plug : 04
2
Laboratorium Geologi Minyak Bumi 2017

BAB II

METODOLOGI PENELITIAN

2.1. Langkah kerja


1. Analisa data yang di berikan sesuai kode soal
2. Soal berkode Oncom Richoco
3. Memulai penghitungan.
4. Hitung Pump Capacity
5. Hitung Lag Up mencakup Volume Pipa dan Volume Collar
6. Hitung Lag Down mencakup Volume anulus drill collar, Volume anulus
pipa ( dengan dan tanpa casing )
7. Hitung Lag Total
8. Konversi kan hasil Lag Total menjadi Jam
9. Rekonstruksi

Nama : Ihsandro Ghiffari


NIM : 111.140.019
Plug : 04
3
Laboratorium Geologi Minyak Bumi 2017

BAB III

PEMBAHASAN

3. 1. Soal dan Data


Pada Lapangan Biri-biri , wellsite Oncom dan Ricis menemukan sebuah
sumur yang memiliki sumber cadangan hidrokarbon yang cukup besar. Maka
dilakukan pengeboran dan pemasangan casing hingga kedalaman 5555 ft
dengan diameter casing 7. Lalu dilakukan pengeboran lagi dengan
diameter luar 5,5 dan diameter dalam 3,75 dengan panjang 7777 ft.
Oncom menggunakan drill collar dengan diameter luar 5,75 dan diameter
dalam 3,15, panjang drill collar 750 ft. Kata Ricis diameter open holenya
6,5 dengan diameter mud pump 4 dan panjang stroke 25. Diketahui
efisiensi pompanya 75% dan SPM 55 stroke/mnt.
a. Hitung lag timenya
b. Buat konstruksinya

3. 2. Perhitungan Lag Time


Diketahui :
- IDDP = 3,75
- ODDP = 5,5
- IDDC = 3,15
- ODDC = 5,75
- IDCSG = 7
- DH = 6,5
- D = 4
- L = 25
- SPM = 55
- Efisiensi = 0,75
- Panjang Pipa = 7777ft
- Panjang Casing = 5555ft

3.2.1. Menghitung Pump Capacity


2
Pump Capacity = 0,000243 D L Efeisiensi Pemompaan
2
= 0,000243 4 25 0,75
= 0,0729 bbl
3.2.2. Menghitung Lag Down

Nama : Ihsandro Ghiffari


NIM : 111.140.019
Plug : 04
4
Laboratorium Geologi Minyak Bumi 2017

2
IDD P
Volume Pipa = Panjang Pipa
1029,4

3,752
= 7777 feet
1029,4
= 106,2406 bbl
2
IDD C
Volume Collar = Panjang Collar
1029,4
2
3,15
= 750 feet
1029,4
= 7,2293 bbl

volume pipa volume collar


Lag Down = pump capacity SPM
106,2406 7,2293
= 0,0729 55

= 191,5563 menit
3.2.3. Menghitung Lag Up

DH 2ODDC 2
Annulus Drill Collar = Panjang Drill Collar
1029,4

6,5 25,752
= 750
1029,4
= 6,6938 bbl

IDCSG 2ODDP 2
Annulus Drill Pipe = Panjang Pipa
1029,4

7 25,52
(menggunakan casing) = 7777
1029,4
= 141,6541 bbl

DH 2ODDP 2
Annulus Drill Pipe = Panjang Pipa
1029,4

6,5 25,52
(tanpa casing) = 7777
1029,4
= 90,6586 bbl

Nama : Ihsandro Ghiffari


NIM : 111.140.019
Plug : 04
5
Laboratorium Geologi Minyak Bumi 2017

Volume Anulus Total = V . Annulus DC +casing+tanpa cassing


= 6,6938 + 141,6541 + 90,6586
= 239,0065 bbl

Volume Anulus Total


Lag Up = Pump Capacity SPM
239,0065
= 0,0729 55

= 59,61 menit
3.2.4. Menghitung Lag Total
Lag Total = Lag Down + Lag Up
= 191,5563 + 59,61
= 251,1663 menit

3.2.5. Hasil Akhir


Jadi pada pengeboran ini akan selesai dalam waktu 251,1663 Menit atau
apabila dikonversi dalam jam, maka akan didapat 4 Jam 11 Menit sekian detik.

BAB IV

KESIMPULAN

Nilai dan estimasi waktu yang didapatkan dari perhitungan Lag Time pada
kode soal Oncom Richoco ialah :

o Pump Capacity = 0,0729 bbl


o Lag Down = 191,5563 menit

Nama : Ihsandro Ghiffari


NIM : 111.140.019
Plug : 04
6
Laboratorium Geologi Minyak Bumi 2017

o Lag Up = 59,61 menit


o Lag Total = 251,1663 menit
o Dari hasil perhitungan, pengeboran ini akan selesai dalam waktu
251,1663 menit atau dikonversi dalam jam menjadi 4 Jam 11 Menit
lebih beberapa detik.

Nama : Ihsandro Ghiffari


NIM : 111.140.019
Plug : 04
7