You are on page 1of 16

Ayunan Bandul

Nama anggota kelompok:


1. Devi Indah P (11)
2. Kurnia Indah Sari (23)
3. Nella Yulia Sari (29)
4. Raynaldi Meidianto (32)

Kelas : 11 IPA 6
Tanggal kegiatan: 14 Oktober 2016

Kompetensi dasar: 1.3 menganalisis hubungan antara


gayabdengan gerak getaran
Indikator : menganalisis gerak getaran pada
getaran pegas melalui percobaan
AYUNAN BANDUL
Materi pokok : siswa dapat melakukan percobaan
A. Alat dan Bahan ayunan bandul untuk
1. Benang mengidentifikasi karakteristik gerak
2. Beban
3. Statif getaran
4. Penggaris
Tujuan
5.
6.
Stopwatch
Gunting
: menyelidiki frekuensi alamiah
getaran pegas
B. Lan
C.
A. Alat dan Bahan

Benang
Beban
Statif
Penggaris
Gunting
Stopwatch

B. Langkah Kerja
1. Identifikasi terlebih dahulu alat-alat yang digunakandalampercobaanberikutini.

NO GAMBAR KETERANGAN

1. Nama Alat :
Beban

Ketelitian/Kegunaan :
Sebagai benda yang akan
digunakan massanya dalam
percobaan pegas
2. Nama Alat :
Tali

Ketelitian/Kegunaan :
Sebagai pengikat beban

3. Nama Alat :
Penggaris

Ketelitian/Kegunaan :
Mengukur panjang pegas.
Mempunyai ketelitian 1mm.
4. Nama Alat :
Statif

Ketelitian/Kegunaan :
Menempatkan
penjepit/penyangga alat

5. Nama Alat :
Stopwatch

Ketelitian/Kegunaan :
Ketelitian : 0,05sekon.
Mengukur waktu yang
dibutuhkan untuk melakukan
sejumlah getaran.
6. Nama Alat :
Gunting

Ketelitian/Kegunaan :
Memotong tali.

2. Susunlah alat seperti gambar berikut:

3. Catat panjang ayunan dari ujung atas sampai bawah beban, kemudian simpangkan
beban ke arah samping lalu lepaskan hingga terjadi ayunan yang stabil.
4. Catat massa beban. Pada saat ayunan mulai konstan,siapkan stopwatch.
Hitunglah waktu untuk 10 ayunan.
5. Lakukan langkah 2,3,dan 4 dengan mengganti beban yang lebih besar, tetapi
panjang ayunan tidak diganti.
6. Ulangi langkah 2,3 dan 4 dengan menggunakan beban yang sama, tetapi panjang
ayunan diganti.
7. Masukkan data percobaan ke dalam Tabel 1 dan Tabel 2
8. Lakukan analisis data untuk memperoleh kesimpulan.
C. Data Percobaan

Tabel 1. Pengukuran periode ayunan dengan massa yang berbeda

Percobaan ke... Massa Beban Waktu 10 Periode(T) Frekuensi(f)


(kg) getaran

1. 0.05 10.23 1,023 0,977

2. 0,1 10.85 1,085 0,921

3. 0,15 11.19 1,119 0,893

4. 0,2 11.60 1,16 0,862

5. 0,25 12.20 1,22 0,819

Cara untuk mengisi tabel diatas adalah sebagai berikut:

a. mengisi kolom T maka kita dapat memperoleh nilai T dengan menggunakan rumus:
t
T= n

Untuk percobaan:
t 10.23
1. T = n T = 10

T = 1,023 s
t 10.85
2. T = n T = 10

T = 1,085 s
t 11.19
3. T = n T = 10
T = 1,119 s
t 11.60
4. T = n T= 10

T = 1,16 s
t 12.20
5. T = n T = 10

T = 1,22 s

b. mengisi kolom f maka kita dapat memperoleh nilai f dengan


menggunakan rumus:
1
f= T Untuk Percobaan:
1
1. f = T
1
f= 1,085

f = 0,977 Hz
1
2. f = T
1
f= 1,085

f = 0,921Hz
1
3. f = T
1
f = 1,119
f = 0,893 Hz
1
4. f = T
1
f = 1,16
f = 0,862 Hz
1
5. f = T
1
f = 1,22
f = 0,819 Hz

Tabel 2. Pengukuran periode ayunan dengan panjang ayunan berbeda

Percobaan ke... Panjang Waktu 10 Periode (T) Frekuensi (f)


ayunan (L) getaran
1. 50 cm 14.39 1,439 0,694

2. 40 cm 13.62 1,362 0,734

3. 30 cm 12.19 1,219 0,820

4. 20 cm 10.26 1,026 0,974

5. 10 cm 07.95 0,795 1,257

Cara untuk mengisi tabel diatas adalah sebagai berikut:

a. mengisi kolom T maka kita dapat memperoleh nilai T dengan menggunakan rumus:
t
T= n

Untuk percobaan:
t 14.39
1. T = n T= 10

T = 1,439 s
t 10.23
2. T = n T = 10

T = 1,023 s
t 12.19
3. T = n T = 10

T = 1,219 s
t 10.26
4. T = n T = 10

T = 1,026 s
t 07.95
5. T = n T = 10

T = 0,795 s

b. mengisi kolom f maka kita dapat memperoleh nilai f dengan menggunakan rumus:
1
f= T

Untuk Percobaan:
1
1. f = T

1
f= 1,439
f = 0,694 Hz
1
2. f = T

1
f= 1,362
f = 0,734 Hz
1
3. f = T

1
f= 1,219

f = 0,820 Hz
1
4. f = T
1
f= 1,026

f = 0,974 Hz
1
5. f = T

1
f= 0,795

f = 1,257 Hz

D. Analisis Data
1. Berdasarkan data pada Tabel 1 lengkapilah Tabel 3 berikut ini!

Tabel 3

Percobaan M T f T2 f2
ke...
1. 0.05 1,023 0,977 1,046 0,94

2. 0,1 1,085 0,921 1,172 0,848

3. 0,15 1,119 0,893 1,252 0,797

4. 0,2 1,16 0,862 1,345 0,743

5. 0,25 1,22 0,819 1,488 0,67

Cara untuk mengisi tabel diatas adalah sebagai berikut:

a. mengisi kolom T2 maka kita dapat memperoleh nilai T2 dengan menggunakan rumus:
T 2= TxT

Untuk percobaan:
1. T 2= TxT
= 1,023x1,023
= 1,046 s
2. T 2= TxT
= 1,085x1,085
= 1,172 s
3. T 2= TxT
= 0,893x0,893
= 1,252 s
4. T 2= TxT
= 1,16x1,16
= 1,345 s
5. T 2= TxT
= 1,22x1,22
= 1,488 s

b. mengisi kolom f2 maka kita dapat memperoleh nilai f2 dengan menggunakan rumus:
f 2= fxf

Untuk percobaan:

1. f 2 = fxf
= 0,977x0,977
= 0,94 Hz
2
2. f = fxf
= 0,921x0,921
= 0,848 Hz
3. f 2 = fxf
= 0,893x0,893
= 0,797 Hz

4. f 2 = fxf
= 0,862x0,862
= 0,743 Hz

5. f 2 = fxf
= 0,819x0,819
= 0,67 Hz

2. Dari data yang diperoleh pada Tabel 3, buatlah grafik yang menghubungkan T2
dengan m dan f 2 dengan m.

Hubungan antara T2 dengan m


1.6

1.4

1.2

0.8

0.6

0.4

0.2

0
0.05 0.1 0.15000000000000013 0.2 0.25

Hubungan antara f2 dengan m


1
0.94
0.9
0.85
0.8 0.8
0.74
0.7
0.67
0.6

0.5

0.4

0.3

0.2

0.1

0
0.05 0.1 0.15000000000000024 0.2 0.25
3. Buatlah pernyataan dari kedua grafik tersebut.
Jawaban:
Menurut kami berdasarkan grafik tersebut dapat disimpulkan bahwa grafik hubungan
antara T2 dengan m mengalami kenaikan. Sedangkan grafik hubungan berbanding
terbalik dengan Hubungan antara T2 dengan m/ semakin mengalami penurunan.

4. Berdasarkan data pada Tabel 2, Lengkapilah Tabel 4 berikut ini

Tabel 4

Percobaan L T f T2 f2
ke...
1. 50 cm 1,439 s 0,694 Hz 2,07 s 0,481 Hz

2. 40 cm 1,362 s 0,734 Hz 1,855 s 0,538 Hz

3. 30 cm 1,219 s 0,820 Hz 1,485 s 0,672 Hz

4. 20 cm 1,026 s 0,974 Hz 1,052 s 0,948 Hz

5. 10 cm 0,795 s 1,257 Hz 0,632 s 1,58 Hz

Cara untuk mengisi tabel diatas adalah sebagai berikut:

a. mengisi kolom T2 maka kita dapat memperoleh nilai T2 dengan menggunakan rumus:
T 2= TxT

Untuk percobaan:
1. T 2= TxT
= 1,439x1,439
= 2,07 s
2. T 2= TxT
= 1,362x1,362
= 1,855 s
3. T 2= TxT
= 1,219x1,219
= 1,485 s
4. T 2= TxT
= 1,026x1,026
= 1,052 s
5. T 2= TxT
= 0,795x0,795
= 0,632 s

b. mengisi kolom f2 maka kita dapat memperoleh nilai f2 dengan menggunakan rumus:
f 2= fxf

Untuk percobaan:

1. f 2 = fxf
= 0,694x0,694
= 0,538 Hz
2. f 2 = fxf
= 0,734x0,734
= 0,538 Hz
3. f 2 = fxf
= 0,820x0,820
= 0,672 Hz

4. f 2 = fxf
= 0,974x0,974
= 0,948 Hz
5. f 2 = fxf
= 1,257x1,257
= 1,58 Hz

5. Dari data yang diperoleh pada Tabel 4 buatlah grafik yang menghubungkan T2
dengan L dan f 2dengan L.
Hubungan antara T2 dengan L

Series 1
60

50

40

30

20

10

0
0.63200000000000056 1.052 1.484999999999999 1.855 2.0699999999999998

Hubungan antara f2 dengan k

60

50

40

30

20

10

0
6. Apa yang dapat Anda nyatakan dari kedua grafik tersebut?
Jawaban:

Berdasarkan grafik diatas dapat kami ambil kesimpulan bahwa grafik Hubungan
antara T2 dengan k terus mengalami kenaikan. Sedangakan grafik antara Hubungan
antara f2 dengan k berbanding terbalik dengan grafik Hubungan antara T2 dengan k atau
mengalami penurunan.

E. Kesimpulan

1. Hubungan antara frekuensi alamiah ayunan banduldengan massa benda yang bergetar
adalah
Jawaban:
Jadi berdasarkan praktikum , ada hubungan antara frekuensi almiah ayunan bandul
dengan massa benda yang bergetar.
Semakin besar massa benda maka semakin kecil nilai frekuensi yang dihasilkan
frekuensi tersebut.

2. Hubungan antara frekuensi alamiah ayunan bandul dengan panjang ayunan adalah
Jawaban:

Jadi berdasarkan praktikum , ada hubungan antara frekuensi alamiah ayunan bandul
dengan panjang ayunan.
Semakin panjang ayunan bandul maka semakin besar pula frekuensi yang dihasilkan
dari ayunan tersebut.

3. Frekuensi alamiah ayunan bandul dipengaruhi oleh


Jawaban:
1. panjang tali, semakin pendek panjang tali maka frekuensi akan semakin besar
sehingga waktu yang dibutuhkan singkat
2. percepatan gravitasi, jika percepatan gravitasi besar, maka frekuensi semakin
besar sehingga waktu yang dibutuhkan singkat