You are on page 1of 1

Cerita Lucu Abu Nawas 10 - Mengajari Keledai MembacaDengan memakai metode

pengajaran yang spesial, nyatanya Abu Nawas lumayan dapat menyulap seekor
keledai yang dungu jadi pandai membaca. Walau keledai ini terus mempunyai
kelemahan dibanding dengan manusia. Ada saja orang yang iri bakal kecerdikan
Abu Nawas ini, terhitung beberapa pembesar kerajaan yang pingin jadi menteri
yang paling disayangi Raja.Disuatu hari seorang menteri kerajaan yang di
pimpinoleh Harun al Rasyid tiba-tiba mempunyai pikiran jelek pada Abu Nawas.
Rupanya ia iri jati pada perhatian Raja yang demikian terlalu berlebih pada Abu
Nawas dari pada dirinya. Tidak ada karena, menteri itu berikan seekor keledai pada
Abu Nawas." Ajari keledai itu membaca. Dalam 2 minguu, datanglah kembali kemari
serta kita tengok akhirnya," kata menteri itu.Abu Nawas menerimanya serta lalu
pergi tiada banyak kata. Akan tetapi dalam hati ia tetap kuatir lumayan atas
kemauan menteri itu." Apakah ini satu diantara tipu dayanya buat menghancurkan
nama baikku? " bertanya Abu Nawasdalam hati.Abu Nawas berupaya cuek saja
serta dalam 2 minggu lalu ia kembali ke istana. Tiada banyak bicara, menteri
mengajaknya menghadap Baginda Raja Harun Al Rasyid." Baginda, bakal saya
perlihatkan siapa sesungguhnya diriku ini, " kata menteri itu dengan lantang." Hai
menteri, ada apa dengan dirimu? " bentak Raja Harun." Tenang Baginda, hari ini
Baginda bakal tahu kecerdasan akal aku sesungguhnya mengungguli kecerdasan
Abu Nawas, " ucap menteri." Terlebih yang bakal di buat oleh menteri ini, " kata Abu
Nawas dalam hati." Baiklah, bila satu diantara dari kalian menang, makaia memiliki
hak memperoleh sekantung dinar ini, namun untuk yang kalah ia bakal dihukum 3
bln. di penjara, " titah Sang Raja.Tiada dapat megelak, Abu Nawas terpaksa
menyanggupi permainan aneh itu. Tiba-tiba menteri itu menunjuk ke suatu buku
besar." Cobalah tunjukkan bila keledai itu dapat membaca, tidakkah engkau cerds
dalam semua hal? " kata menteri pada Abu Nawas.Abu Nawas lalu menggiring
keledainya ke buku itu serta buka sampulnya. Si keledai memandang buku itu serta
selang beberapa saat mulai membalik halamannya dengan lidahnya. Terus-terusan
dibaliknya setiapa halaman hingga ke halaman palingakhir. Sesudah usai si keledai
memandang Abu Nawas." Demikian, keledaiku dapat membaca, " kata Abu Nawas.
Saat ini giliran si menteri itu menginterogasi." Bagaimana langkahmu mengajari dia
membaca? " tanyanya. Abu Nawas Memperoleh Hadiah Dinar" Sesampainya
dirumah, saya siapkan lembaran-lembaran besar serupa buku serta saya sisipkan
biji-biji gandum di dalamnya.Keledai itu mesti belajar membalik-balik halaman buat
dapat mengonsumsi biji-biji gandum itu, hingga ia terlatih benar buat membalik-
balik halaman buku dengan benar. " jelas Abu Nawas." Namun tidakkah ia tak tahu
apa yang dibacanya? " tukas si menteri." Memanglah demikian langkah keledai
membaca, diacuma membalik-balik halaman tiada tahu berisi.Bila kita membuka-
buka buku tiada tahu berisi, kita dimaksud setolol keledai bukan? " jawab Abu
Nawas. Jawab Abu Nawas ini memperoleh anggukan dari Baginda Raja. Raja tahu,
sepintar-pintarnya hewan, tak lagi mampu jadi sesempurna manusia. Cuma
manusia bodoh saja yg tidak amu memakai akalnya buat berpikir.Pada akhirnya Abu
Nawas memperoleh hadiah sekantung dinar, sedang menteri masuk penjara.
Keledai ini langkah membaca buku unik. Dia cuma buka halaman untuk halaman
saja, namun bila kita yang membaca dapat mengatakan huruf untuk huruf serta
tahu berisi bila dimengerti benar. Demikianlah Cerita Abu Nawas yang mengajari
seekor keledai buat dapat membaca.