You are on page 1of 2

Aglutinasi Langsung (direct Coombs test)

a. Siapkan alat dan bahan


b. Tambahkan 2 tetes suspense eritrosit 2-5 % ke dalam tabung I dan II
c. Cuci suspense eritrosit 2-5 % 3-4 kali dengan saline
d. Tambahkan kedalam sedimen sel ( tabung I 2 tetes AHG dan tabung II, 2 tetes
saline sebagai negative control)
e. Putar 1000 rpm selama 1 menit atau 3500 rpm selam 15 detik
f. Amati ada tidakny aglutinasi
g. Apabila negative tambahkan 1 tetes cccp dan diputar kembali selama 1 menit
kecepatan 1000 rpm
h. Apabila positif berarti pekerjaan benar dan apabila negative pemeriksaan harus
diulang kembali.

2. Aglutinasi Tidak Langsung


a. Masukkan 2 tetes serum atau plasma yang akan dipriksa ke dalam tabung reaksi
b. Tambahkan 1 tetes suspense eritrosit 2-5 % kedalam tabung tersebut
c. Inkubasi pada suhu 370 C selam 15-60 menit
d. Tambahkan BA 22% kemudian diputar 1 menit pada 1000 rpm dan baca hasil
reaksinya. Setelah itu inkubasi selam 15 menit
e. Cuci suspense eritrosit 2- 5% 3-4 x dengan salin. Salin pencucian terakhir dibuang
sebanyak-banyaknya untuk mencegah pengenceran serum coombs
f. Kemudian tambahkan 2 tetes serum coombs dan kemudianputar selam 1 menit
1000 rpm
g. Baca hasil reaksinya
h. Apabila hasil negative tambahkan 1 tetes CCCP dan diputar kembali 1000 rpm
selam 1 menit
i. Apabila positif berarti pekerjaan benar dan apabila negative pemeriksaan harus
diulang kembali

H. INTERPRETASI HASIL
1. Tidak ada aglutinasi = tidak ada irregular antibody
2. Aglutinasi = ada kemungkinan incomplete antibody dalam serum pasien
atau plasma donor sesuai dengan sel panel yang dipergunaka

Direct untuk deteksi anemia hemolitik autoimun

Tidak ditemukan antibodi (hasil test negatif)Direct Coombs Test negatif berarti tidak ada
antibodi dalam sel darah merah

Indirect Coombs Test negatif berarti darah pendonor dan darah penerima kompatibel (cocok)

Indirect Coombs Test negatif pada wanita Rh- yang hamil berarti tidak ada antibodi anti Rh+
dalam darah dan belum terjadi sensitisasi

b. Abnormal

Direct Coombs Test positif berarti ada antibodi yang akan melawan dan menghancurkan sel
darah merah. Hal ini dapat disebabkan oleh transfusi darah yang tidak cocok atau penyakit
anemia hemolitik
Indirect Coombs Test positif berarti darah pendonor tidak cocok dengan darah si penerima

Indirect Coombs Test positif pada wanita Rh- yang hamil atau berencana untuk hamil berarti
dia memiliki antibodi terhadap darah Rh+ (sensitisasi Rh). Saat awal kehamilan jenis darah
bayi akan diperiksa, jika darah bayi Rh+ maka ibu harus mendapat pengawasan ketat selama
kehamilan untuk mencegah masalah dengan sel darah merah bayi. Jika sensitisasi belum
terjadi maka dapat dicegah dengan suntikan Immunoglobulin anti RhD