You are on page 1of 6

ANATOMI DAN FISIOLOGI SISTEM REPRODUKSI WANITA DAN LAKI- LAKI DAN

SIKLUS MENSTRUASI PADA WANITA

Pemenuhan Tugas 1 Maternitas

Disusun Oleh :

MA IDA KURNIYATI NIM A21601455

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN STIKES MUHAMMADIYAH


GOMBONG 2017

A. Sistem Reproduksi Wanita


Terdiri dari dua yaitu ;
1. Genetalia Eksterna ( vulva ) terdiri dari:
a) Tundun ( Mons veneris)
Bagian yang menonjol meliputi simpisis yang terdiri dari jaringan lemak,
area ini mulai dtumbuhi bulu pada masa pubertas.
b) Labia mayora
Merupakan dari mons veneris yang berbentuk lonjong. Kedua bibir ini
bertemu dibagian bawah dan berbentuk perinium.
c) Labia minora
Bibir kecil yang merupakan lipatan bagian dalam bibir besar ( labia
mayora), tanpa rambut.
d) Klitoris
Merupakan bagian penting alat reproduksi luar yang bersifat erektil.
Glands clitoridis yang banyak mengandung pembuluh darahdan sangat
sensoris sehingga sangat sensitif.
e) Vestibulum ( Serambi)
Merupakan rongga yang berada diantara bibir kecil ( labia minora). Pada
vestibula terdapat enam buah lubang yaitu orifisium uretra eksterna,
introitus vagina, dua buah muara kelenjar bartholini dan dua buah kelenjar
paraurethral. Kelenjar bartolini berfungsi mensekresikan cairan mukoid
ketika terjadi rangsangan seksual dan menghalangi masuknya bakteri
Neisseria dan bakteri patogen.
f) Himen ( selaput dara)
Terdiri dari jaringan ikat kolagen dan elastic, lapisan tipis ini menutupi
sebagian besar dari liang senggama, ditengahnya berlubang supaya
kotoran menstruasi dapat mengalir keluar.
g) Perinium ( Kerampang)
Terletak diantara vulva dan anus panjangnya kurang lebih 4cm yang
dibatasi oleh otot- otot muskulus levator ani dan muskulus coccygeus.
Otot-otot berfungsi untuk menjaga kerja spincter ani.

2. Genetalia Interna
a) Vagina
Merupakan saluran muskulo-membraneus yang menghubungkan rahim
dengan vulva. Vagina terletak antara kandung kemih dan rektum panjang
bagian depan sekitar 9cm dan dinding belakang sekitar 11 cm. Bagian
servik yang menonjol kedalam vagina disebut portio. Portio uteri membagi
puncak( ujung ) vagina menjadi fornik anterior- fornik dekstra dan fornik
posterior- fornik sinistra.
Fungsi utama vagina :
1) Saluran untuk mengeluarkan lendir uterus dan darah menstruasi.
2) Alat hubungan seks ( koitus)
3) Jalan lahir pada waktu persalinan
b) Uterus
Merupakan jaringan otot yang kuat, terletak di pelvis minor diantara
kandung kemih dan rektum.
Dinding uterus terdiri tiga lapisan :
1) Peritonium
Meliputi diding rahim bagian luar, menutupi bagian luar uterus.
Merupakan penebalan yang diisi jaringan ikat dan pembuluh darah
limfe dan urat syaraf.periy.peritonitonium meeelipuliputti tuuuba ba
dan mendan mencapi dinding abdomen.
2) Lapisan otot
Susunan otot rahim terdiri dari tiga lapisan yaitu lapisan luar, lapisan
tengah dan lapisan dalam.
3) Endometrium
Pada da endetrium terdapat lubang lubang kecil yang merupakan
muara da dari kelenkelenjar enjar endometrrium. Kedudukan uterus
dalam tulang panggul ditentukan oleh tonus otot rahim,tonus
ligamentum yang menyangga uterus.
c) Tuba Fallopi
Berfungsi untuk menangkap ovum yang dilepaskan saat ovulasi.

d) Ovarium
Kelenjar yang berbentuk kenari terletak dikiri dan kanan uterus
dibawah tuba uterina dan terikat disebelah belakang oleh ligamenutum
latum uterus.
Ovarium disebut juga indung telur mempunyai tiga fungsi yaitu
memproduksi ovum, memproduksi hormon estrogen dan hormon
progesteron.
B. Fisiologi Sistem Rproduksi Wanita

Hormon reproduksi pada wanita :

1. Hormon FSH yang berfungsi untuk merangsang pertumbuhan sel-sel folikel


sekitar sel ovum.
2. Hormon estrogen berfungsi merangsang sekresi hormon LH.
3. Hormon LH berfungsi merangsang terjadinya ovulasi.
4. Hormon progresteron yang berfungsi untuk menghambat sekresi FSH (folicle
stimulating hormone) dan LH ( Luteinizing hormone).
C. Anatomi Sistem Reproduksi Pria
Struktur luar dari sistem reproduksi pria terdiri dari penis, skrotum ( Kantong
zakar ) dan testis ( buah zakar).

1. Penis terdiri dari :


a. Akar ( menempel pada badan)
b. Badan ( bagian tengah dari penis)
c. Glans Penis ( ujung penis yang berbentuk kerucut)
d. Dua rongga yang berukuran lebih besar disebut korpus kavernosus terletak
bersebelahan.
e. Rongga yang ke tiga disebut korpus spongiosum yang mengelilingi uretra.
2. Skrotum
Merupakan kantong berkulit tipis yang mengelilingi dan melindungi testis dan
berfungsi sebagai sistem pengontrol suhu untuk testis.
3. Testis
Berbentuk lonjong dan terletak di dalam skrotum. Biasanya testis kiri agak
lebih rendah dari testis kanan.

Struktur dalamnya terdiri dari : Vas deferents, uretra, kelenjar prostat, dan vesikula
seminalis.

1. Vas deferents
merupakan saluran yang membawa sperma dari epididimis masuk kedalam uretra
dan membentuk duktus ejakulatorius.
2. Uretra
memiliki dua fungsi yaitu sebagai bagian dari sistem kemih yang mengalirkan air
kemih dari kandung kemih dan bagian dari sistem reproduksi yang mengalirkan
semen.
3. Kelenjar prostat
Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih di dalam pinggul dan
mengelilingi bagian tengah uretra.
4. Vesikula seminalis
Prostat dan vesikula seminalis menghasilkancairan yang merupakan sumber
makanan ssperma.
D. Fisiologi sistem reproduksi laki-laki
1. Hormon pada laki-laki
a) FSH : Menstimulir spermatogenesis
b) LH : Menstimulir sel interstial leydig untuk memproduksi testoteron.
c) testoteron : bertanggung jawab dalam perubahan fisik laki-laki terutama organ
seks sekundernya.
2. Efek hormon testoteron pada laki-laki sebelum lahir :
a) Maskulinasi saluran reproduksi dan genital eksterna.
b) Mendorong penurunan testis ke skrotum.
3. Efek reproduksi
untuk pertumbuhan dan pematangan organ reproduksi, penting dalam
spermatogenesis serta untuk pertumbuhan tanda kelamin sekunder.
E. Siklus Menstruasi

Siklus menstruasi terbagi menjadi 4, wanita sehat dan tidak hamil, setiap bulan
akan mengeluarkan darah dari alat kandungannya.

1. Stadium menstruasi ( Desquamasi) dimana endometrium terlepas dari rahim dan


adanya pendarahan selama 4 hari.
2. Stadium prosmenstrum ( regenerasi)
dimana terjadi pembentukan endometrium secara bertahap selama 4 hari.
3. Stadium intermenstrum ( proliferasi)
Penebalan endometrium dan kelenjar tumbuhnya lebih cepat.
4. Stadium praemenstrum ( Sekresi)
Perubahan kelenjar dan adanya penimbunan glikogen guna mempersiapkan
endometrium.
F. Hormon- hormon Reproduksi
1. Estrogen
Estrogen dihasilkan oleh ovarium, juga berguna pada siklus menstruasi
dengan membentuk ketebalan endometrium , menjaga kualitas dan kuantitas
cairan untuk penetrasi sperma.
2. Progesteron
Diproduksi oleh korpus luteum. Kadar progestron diperthankan terus selama
trimester awal kehamilan sampai plasenta membentuk hormon HSG.
3. Gonadotropin Releasing Hormon GNRH
Merupakan hormon yang diproduksi oleh hipotalamus di otak .GNRH akan
merangsang pelepasan FSH di hipofisis.
4. FSH (folikel stimulating hormon) dan LH ( luteinizing hormon )
Kedua hormon ini dinamakan gonadotropin hormon yang di produksi oleh
hipofisis akibat rangsangan oleh GNRH.
5. LH ( Luteinizing Hormon )
Berfungsi memicu perkembangan folikel dan mencetuskan terjadinya ovulasi
di pertengahan siklus .
G. Kesimpulan

Sistem reproduksi wanita dan laki-laki berbeda. Pada sistem reproduksi wanita
memiliki vagina dan ovarium untuk menghasilkan ovum. Kematangan sel telur atau
ovum ditandai menarche pada usia antara 13-16 tahun.Apabila terjadi pertemuan
anrata sel sperma dan sel ovum akan terjadi kehamilan yang akan berkembang
menjadi janin.
Pada reproduksi pria memiliki penis dan kelenjar testis untuk menghasilkan
sperma ditandai dengan mimpi basah pada usia pubertas.

H. Saran

Diharapkan materi ini dapat menambah pengetahuan mahasiswa dalam mengikuti


proses pembelajaran dan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya dalam
memberikan asuhan keperawatan maternitas. Hendaknya pengetahuan seks dan
seksualitas dimiliki oleh semua orang supaya orang tersebut menjaga alat
reproduksinya untuk tidak digunakan secara bebas tanpa mengetahui dampaknya.

Daftar pustaka
Anonim.2012.Anatomi Fisiologi sistem reproduksi.
Setiadi.2007. Anatomi dan Fisiologi Manusia.Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta.