You are on page 1of 3

Anatomi dan Fisiologi Sistem Sirkulasi

Tubuh Manusia

Sistem Sirkulasi Tubuh Manusia

System sirkulasi merupakan penghubung antara lingkungan eksternal dan


lingkungan cairan internal yang ada didalam tubuh manusia. System ini membawa
nutrient dan gas ke semua sel-sel, jaringan, organ dan system organ yang ada di
dalam tubuh kita serta membawa produk akhir metabolik hasil metabolisme tubuh
kita kelur tubuh.

Komponen sistem sirkulasi

System sirkulasi didalam tubuh manusia tersusun atas beberapa organ yang
didalam fungsinya saling bekerja sama dan mendukung untuk tercapainya system
sirkulasi didalam tubuh manusia dapat berjalan dengan lancar.

Beberapa komponen system sirkulasi didalam tubuh manusia adalah sebagai


berikut:

Sistem kardiovaskuler

Sistemkardiovaskuler merupakan bagian dari system sirkulasi. System ini sangat


berperan penting dalam kelancaran fungsi system sirkulasi tubuh manusia. System
kardiovaskuler juga terdiri dari beberapa organ lagi
yaitu jantung, pembuluhdarah serta komponen darah yang mengalir didalam
pembuluh darah.

Sistem limfatik

Systemlimfatik juga merupakan bagian dari system sirkulasi tubuh manusia. System
ini terdiri dari pembuluh linfe dan nodus-nodus limfe yang terletak didalam pembuluh
limfe besar.

System limfatik ini merupakan komponen tambahan system sirkulasi. System ini
berfungsi mengembalikan kelebihan cairan jaringan, protein plasma dan juga
mentranspor nutrien yang terabsorbsi serta mengeluarkan zat-zat toksik dan debris
seluler. Baca selengkapnya system limfatik

Komponen system sirkulasi yang selanjutnya adalah organ-organ pembentuk dan


penyimpan darah seperti limfe, hati, sumsum-tulang, kelenjar timus dan jaringan
limfe. Organ-organ tersebut juga sangat berpengaruh dengan system sirkulasi
didalam tubuh manusia.

Fungsi system sirkulasi

System sirkulasi didalam tubuh manusia memiliki fungsi dan peran sebagai berikut:

Transpor

System sirkulasi memiliki fungsi sebagai transport makanan, gas, hormone, mineral,
enzim, serta zat-zat vital lainnya yang diperlukan tubuh dan dibawa oleh darah
selanjutnya disebarkan ke seluruh tubuh. Selain sebagai pembawa zat-zat diatas,
system sirkulasi juga berperan sebagai pembawa zat-zat sisa dari proses
metabolism tubuh menuju paru-paru, ginjal dan kulit untuk dikeluarkan dari dalam
tubuh.

Pertahanan suhu tubuh

System sirkulasi juga dapat berfungsi untuk mempertahankan suhu tubuh. Cara
kerja system sirkulasi mempertahankan suhu tubuhh adalah dengan cara pembuluh
darah berkonstriksi untuk mempertahankan suhu tubuh dan berdilatasi untuk
melepaskan panas melalui kulit yang dapat dideteksi dengan thermometer.
Perlindungan

Selain sebagai transport dan pertahanan suhu tubuh, system sirkulasi juga memiliki
fungsi sebagai perlindungan tubuh dengan cara bekerja sama antara system darah
dan limfatik untuk melindungi tubuh dari invasi benda asing atau infeksi melalui
system imun. Selain system imun, mekanisme pembekuan darah juga dapat
melindungi tubuh dari kehilangan darah dalam jumlah banyak.

Pendaparan (buffering)

Fungsi yang terakhir dari system sirkulasi adalah sebagai buffering atau penyangga
(penyokong) sebagai contoh disini adalah protein darah memberikan system buffer
kepada asam basa untuk mempertahankan pH darah tetam optimal.

Itulah penjelasan singkat system sirkulasi tubuh manusia. Untuk materi


selengkapnya silahkan baca artikel selanjutnya tentang system kardiovaskuler.
Di Tulis Oleh Ana Nurkhasanah

http://www.portalperawat.com/2016/02/anatomi-dan-fisiologi-sistem-sirkulasi.html