You are on page 1of 3

Anatomi dan Fisiologi Kelenjar Adrenal

Terdapat dua buah di dalam tubuh, masing-masing mempunyai berat 4 gram.


Terletak di kutub superior ginjal. Secara anatomis kelanjar adrenal dibedakan atas.
a. Adrenal korteks yang tersusun atas:
- Zona glomerolusa
o Zona ini secara eksklusif memproduksi mineralokortikoid, terutama
aldosteron.
o Efek aldosteron adalah meningkatkan jumlah natrium dan menurunkan
jumlah kalium dalam cairan ekstraseluler, selama proses pembentukan urine.
Efek berlebihnya kadar aldosteron:
Menyebabkan hipokalemia, yaitu keadaan menurunnya konsentrasi kalium
dalam plasma darah sampai di bawah nilai normal.
Penderita mengalami kelemahan otot yang berat.
o Efek rendahnya kadar aldosteron:
Konsentrasi ion kalium dalam cairan
ekstraseluler meningkat sampai jauh
di atas nilai normal.
Peningkatan 60 100% dari nilai
normal menyebabkan keracunan
jantung. Peningkatan di atas itu,
menyebabkan gagal jantung.
- Zona fasikulata
o Zona ini mensintesis glukokortikoid, terutama kortisol.
o Peran kortisol:
Mengontrol metabolisme karbohidrat, protein, dan
lemak.
Membantu menolak efek destruktif dari stres mental
dan fisik.
o Kortisol yang berlebih menyebabkan
timbulnya Addison yang ditandai oleh:
Menurunkan kadar glukosa darah
(hipoglikemia), menurunnya protein,
dan meningkatnya timbunan lemak.
Glukosa tercampur dalam urine
(glukosuria), mirip dengan DM
sehingga disebut Diabetes Adrenal
Sebagian glukosa diendapkan sebagai lemak tubuh di atas bahu dan
wajah, sehingga disebut punuk kerbau ( buffalo hump) dan muka
bulan ( moon face).
- Zona retikularis
o Zona ini menghasilkan hormon seks adrenal (androgen dan estrogen) yang
identik dengan yang dihasilkan gonad. Namun androgen dan estrogen adrenal
ini tidak cukup kuat untuk menimbulkan efek
maskulinitas dan feminitas.
o Beberapa kelainan terkait dengan meningkatnya androgen adrenal.
Maskulinitas pada wanita dewasa, tanda-tanda:
Hirsutisme yaitu mengalami pola pertumbuhan rambut tubuh
pria.
Suara berat
Otot lengan dan tungkai berkembang
Payudara mengecil
Menstruasi mungkin terhenti
Pseudohermafroditisme pada bayi perempuan yang ditandai dengan
pertumbuhan genetalia eksternal pria.
Pubertas prekoks pada anak laki-laki pra-pubertas.
Sekresi androgen adrenal tidak disertai dengan pembentukan
sperma atau aktivitas gonad karena testis masih berada dalam
status pra-pubertas non-fungsional.
Gejala pubertas prekoks, antara lain:
o Suara menjadi berat o
Tumbuh jenggot
o Penis membesar
b. Adrenal medulla yang menghasilkan:
Adrenal medulla adalah kelenjar adrenal bagian dalam yang menempati 20% dari kelenjar
adrenal.
- Epinefrin
Epinefrin menimbulkan efek yang kurang lebih sama dengan nor-epinefrin.
Perbedaan yang bisa dicatat adalah:
o Epinefrin mempunyai efek metabolik 5 10 kali lebi h besar daripada
nor-epinefrin. Akibatnya, perangsangan terhadap jantung juga menjadi
lebih besar.
Efek epinefrin dalam mengkontriksikan pembuluh darah dalam otot lebih
lemah dibanding nor-epinefrin.
- Nor-epinefrin
Nor-epinefrin yang ada dalam sirkulasi darah menyebabkan konstriksi seluruh
pembuluh darah tubuh. Hal ini menyebabkan peningkatan aktivitas jantung,
penghambatan saluran gastrointestinal, dan pelebaran pupil mata.
Gambar 1. Anatomi kelenjar adrenal