You are on page 1of 2

Analisis SWOT

a. S (Strength)

1) Jenis pelayanan medik yang disediakan cukup lengkap


Pelayanan medik yang terdapat pada RST meliputi pelayanan rawat jalan yang
terdiri dari poli umum, poli gigi dan mulut/bedah mulut, poli kebidanan dan
kandungan, poli bedah ortopedi, poli bedah umum, poli penyakit dalam, poli anak,
poli spesialis mata, poli THT, poli jantung, poli kulit dan kelamin, poli rawat luka,
poli KIA, poli perawatan luka; pelayanan IGD; pelayanan HCU; ruang operasi;
dan ruang rawat inap yang berkapasitas 53 tempat tidur (ruang rawat dewasa pria,
ruang rawat dewasa wanita dan ruang rawat anak).

2) Fasilitas penunjang medik maupun non medik cukup lengkap


Fasilitas penunjang medis terdiri dari laboratorium, fisioterapi, instalasi
farmasi dan radiologi. Fasilitas lainnya yang disediakan oleh RS meliputi,
Mushola, kantin sehat, sekuriti 24 jam, arena bermain anak, terapi kaki, lahan
parkir yang luas, plasa danau, jalur refleksi, taman aroma terapi, plasa air terjun
dan taman herbal.

3) Tenaga medis yang ada cukup memadai


Dalam gambaran itu terdapat beberapa tenaga medik yang diantaranya Dokter
umum 8 orang, dokter gigi 3 orang, perawat 21 orang, non perawat 11 orang,
bidan 5 orang dan non medik terdapat 16 orang.

4) Mutu pelayanan yang diberikan cukup baik. Hal ini dapat dilihat dari nilai
LOS yang telah memenuhi standar.
LOS (Length Of Stay) adalah rata-rata lamanya perawatan seorang pasien.
Disamping merupakan gambaran tingkat efisiensi manajemen sebuah RS,
indikator ini juga dapat dipakai untuk mengukur mutu pelayanan apabila
diagnosis penyakit tertentu dapat dijadikan tracernya (yang perlu pengamatan
lebih lanjut), yang baik 5-13 hari atau maksimum 12 hari, 6-10 hari. Sebenarnya
LOS bukan ukuran efisiensi tetapi ukuran kualitas. Kalau LOS tinggi bisa berarti
pelayanan jelek, mungkin ada infeksi nosokomial dll.