You are on page 1of 2

THE INTEREST OF A COORPERATION BETWEEN INDONESIA-

MALAYSIA IN INVESTING IN AIRASIA AIRCRAFT

Advisor : Drs. Syafri Harto, M.Si


Bibliografi: 10 books, 5 Journal, 1 Essay, 6 Internet, 1 Working Paper.

Abstract

Airasia is an airline frugal cost and cheap leading in asia origin Malaysia
headquartered in kuala lumpur .In the last 12 years ,Airasia have served 88
destination , fly more than 220 million passengers .The strategy Airasia compete
with a focus on a cheap flight , or Low Cost Carrier (LCC).

Indonesia has enormous potential for the flight Indonesia has a


population of to 4 the world largest after China, America and India. No wonder
so many airlines operating in indonesia.In addition the state of geographical
Indonesia with thousands of the island spread.

Malaysia in it is actually as investors very favorable like an airline water


asia because they can take market air passengers Indonesia very tantalizing san
every year growth over 15% in the last decade since 2002 .

In this case the use of the writers of the theory of international


cooperation, and the theory of national interests, as involving both state as the
actor in doing bilateral cooperation between Indonesia and Malaysia. In have a
cooperative agreement

Keyword : Investment, Corporation, AirAsia, Low Cost Carier (LCC), business


strategy.

viii
MOTIVASI KERJASAMA INDONESIA-MALAYSIA DALAM BIDANG
INVESTAS PENERBANGAN MASKAPAI AIRASIA

Pembimbing : Drs. Syafri Harto, M.Si


Bibliografi: 10 buku, 5 jurnal, 1 Essay, 6 Internet, 1 Kertas Kerja.

Abstrak

AirAsia adalah maskapai hemat biaya dan murah terkemuka di Asia yang
berasal dari Malyasia yang berkantor di Kuala Lumpur. Dalam 12 tahun terakhir,
AirAsia telah melayani 88 tujuan, menerbangkan lebih dari 220 juta penumpang.
Strategi AirAsia bersaing dengan focus pada penerbangan murah, atau Low Cost
Carier (LCC).

Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk penerbangan


Indonesia yang memiliki populasi 4 terbesar di dunia setelah China, Amerika dan
India. Tak heran bila banyak maskapai penerbnagan yang beroperasi di
Indonesia. Selain itu keadaan geografis Indonesia dengan ribuan pulau tersebar.

Malaysia di dalamnya sebagai pihak investor sangat menguntungkan


karena mereka dapat mengambil penumpang pasar udara Indonesia yang sangat
menggoda setiap tahunnya tumbuh lebih dari 15% dalm decade tekahir sejak
tahun 2002.

Dalam hal ini penggunaan penulis teori kerjasama internasional. Dan


teori kepentingan nasional, karena melibatkan keduanya menyatakan sebagai
actor dalam melakukan kerjasama bilateral antara Indonesia dan Malaysia.
Dalam memiliki kesepakatan kerjasama.

Kata kunci : Investasi, Kerjasma bilateral, AirAsia, Low Cost Carier (LCC),
Strategi bisnis AirAsia.

viii