You are on page 1of 2

ABSTRAK

Untuk mewujudkan pembangunan kesehatan dan meningkatkan Indeks Pembangunan


Manusia (IPM) khususnya disektor kesehatan salah satunya dengan program Desa Siaga
Aktif. Gerakan dan pembinaan desa siaga berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor
564/Menkes/SK/VIII/2006. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi indikator keberhasilan
program desa siaga aktif yang terdiri dari indikator input, indikator process, indikator output
dan indikator outcome di wilayah Puskesmas Cisaga, Kabupaten Ciamis tahun 2016.
Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif evaluative,
dengan pengamatan observasional melalui wawancara mendalam untuk memberikan
gambaran Evaluasi Indikator Keberhasilan Program Desa Siaga Aktif di wilayah Puskesmas
Cisaga, Kabupaten Ciamis tahun 2016 dan dengan pengambilan data dari Puskesmas Cisaga
untuk melihat Indikator Output dan Indikator Outcome. Sampel dalam penelitian ini diambil
dengan cara non probability sampling yaitu dengan teknik purposif sampling. Sampel dalam
penelitian ini adalah 1 kepala puskesmas, 1 sekertaris desa, 1 kepala bagian promosi
kesehatan, 1 ketua paguyuban desa siaga, 2 orang bidan desa.
Berdasarkan hasil evaluasi indikator desa siaga di desa Kepel dan Desa Wangunjaya
didapatkan banyak kendala yang berasal dari indikator input hal ini dapat dilihat dari
indicator input, proses, output dan outcome menunjukkan bahwa desa siaga aktif di desa
Cisaga, Kabupaten Ciamis belum berjalan dengan baik dikarenakan belum ada pendanaan
untuk desa siaga aktif, belum adanya kerjasama litas sektor antara dinas kesehatan dan
pemerintah kecamatan/kelurahan, dan belum ditemukan data di desa siaga meskipun
sebenarnya semua kegiatan dilaksanakan, hanya saja masih dilakukan oleh masing masing
petugas tanpa adanya koordinasi yang baik. Untuk kedepan diharapkan perlu ditingkatkanya
koordinasi antar institusi serta pemberdayaan masyarakat.

Kata kunci : Desa Siaga Aktif, Cisaga.


ABSTRACT

To realize the health development and improve the Human Development Index (HDI), especially in
the health sector, one of them is the Desa Siaga Aktif program. Movement and guidance of alert
village based on Minister of Health Decree No. 564 / Menkes / SK / VIII / 2006. This study aims to
evaluate the success indicators of the active standby village program consisting of input indicators,
process indicators, output indicators and outcome indicators in Cisaga Public Health Center, Ciamis
Regency in 2016.
This research uses qualitative method with descriptive evaluative design, with observational
observation through In-depth interviews to provide an overview of the Successful Evaluation of Active
Village Activity Programs in Cisaga Community Health Center, Ciamis District in 2016 and with data
collection from Cisaga Community Health Center to see Output Indicators and Outcome Indicators.
The sample in this research is taken by non probability sampling that is by purposive sampling
technique. The sample in this research are 1 head of health center, 1 village secretary, 1 head of
health promotion division, 1 chairman of siaga village village, 2 village midwives.
Based on the evaluation of standby village indicator in Kepel and Desa Wangunjaya village, there are
many obstacles that come from input indicator that can be seen from indicator of input, process,
output and outcome indicate that active siaga village in Cisaga village, Ciamis Regency has not run
well since There are funding for active standby village, lack of sectoral cooperation between health
office and sub-district / kelurahan government, and not yet found data in alert village although in
fact all activities are carried out, only still done by each officer without good coordination. For the
future, it is expected to improve the coordination between institutions and community
empowerment.

Keywords: Active Alert Village, Cisaga.