You are on page 1of 2

Opportunity

Kesempatan yaitu peluang yang menyebabkan pelaku secara leluasa dapat menjalankan
aksinya yang disebabkan oleh pengendalian internal yang lemah, ketidakdisplinan, kelemahan
dalam mengakses informasi, tidak ada mekanisme audit & sikap apatis. Pada makalah Phar Mor,
terjadi kelemahan internal control karena adanya limited sample size, dari 128 toko tetapi hanya
mengambil sample dari empat toko saja. Selain itu, Selama beberapa tahun, Monus telah
menyalurkan sejumlah dana (penggelapan) sekitar $10 juta ke Liga Basket Dunia. Sebagai mitra
umum di liga tersebut, 60% dia sebagai pengendali dari masing-masing tim, dengan demikian
Monus bertanggung jawab terhadap pembiayaan liga tersebut. Pemilik tim mengatakan bahwa
setiap kali mereka membutuhkan uang, mereka akan menghubungi direktur keuangan Phar Mor-
atau kontak ke divisi usaha kecil dan uang akan segera dikirimkan. sehingga, hal tersebut yang
menimbulkan peluang yang semakin besar agar fraud dapat terjadi.

Rationalisation/ Attitude

Sikap atau karakter yang dimiliki pelaku, akan menentukan rasionalisasi atas pembenaran
kecurangan yg dilakukan, contohnya bagi mereka yang umumnya tidak jujur, mungkin lebih
mudah untuk merasionalisasi penipuan. Major Players dari kasus Phar Mor inilah yakni Mickey
Monus, David Shapira, John Anderson, Pat Finn yang menganggap bahwa fraud yang dilakukan
adalah perilaku yang benar, mereka seolah-olah merasionalisasikan kecurangan yang telah
diperbuat seperti menggandakan laporan inventory yang mencatat inventory yang sebenarnya lalu
laporan inventory yang ditujukan untuk auditor eksternal, memanipulasi laporan keuangan
bulanan. Dapat dikatakan bahwa hal tersebut mencerminkan mereka memiliki attitude yang sangat
tidak baik dari fraud yang dilakukan. Selain itu, Top Management Phar Mor tidak menunjukkan
attitude yang baik karena manajemen merekrut staf auditor dari KAP Cooper & Librand untuk
turut dimainkan dalam fraud.

Pressure/ Motivation

Tekanan/Motif adalah sesuatu yang mendorong orang melakukan kecurangan dapat


disebabkan oleh tuntutan gaya hidup, ketidakberdayaan dalam soal keuangan, perilaku gambling,
mencoba-coba untuk mengalahkan sistem dan ketidakpuasan kerja. Mickey Monus selaku COO
yang merupakan dalang terjadinya fraud di Phar Mor memiliki gaya hidup yang sangat glamour.
Monus membangun rumah seluas 14.000 kaki, jalan-jalan selalu menggunakan mobil Limo putih,
dan menikmati gaya hidup yang sangat mewah. Hal tersebut merupakan salah satu alasan yang
mendorong monus untuk melakukan fraud, karena ketidakberdayaan Monus agar dapat
membiayai gaya hidup mewahnya tersebut.

Capability

Capability adalah sifat dan kemampuan pribadi seseorang yang mempunyai peranan besar
yang memungkinkan melakukan suatu tindak kecurangan. Terkait kasus Phar Mor, manipulasi
laporan keuangan bulanan , serta membuat dua laporan inventory tidak sembarang orang dapat
melakukannya, hanya yang memiliki jabatan tinggi serta diperlukan keahlian khusus untuk
melakukan aksi fraud tersebut, sehingga tidak diketahui pihak lain. Orang-orang yang memiliki
capability akan hal tersebut antara lain Mickey Monus selaku COO, David Shapira selaku CEO,
John Anderson selaku Accounting Manager, dan Pat Finn CFO, mereka adalah oranng-rang yang
memiliki kekuasaan dan kemampuan yang memadai atas fraud yang dilakukan