You are on page 1of 10

ANATOMI DAN FISIOLOGI SISTEM CARDIOVASKULAR

JOICE .M. LAOH Spd,S.kep,M.Kep

KELOMPOK 9

NOVELIA MANEBANG

JESSICA TUWONAUNG

RIBKA SELANG

TERESSA SUNDALANGI

CHEALSEA MUNTUUTU

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MANADO

2016
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Sistem kardiovaskuler merupakan sistem yang memberi fasilitas proses pengangkutan


berbagai substansi dari, dan ke sel-sel tubuh. Sistem ini terdiri dari organ penggerak yang
disebut jantung, dan sistem saluran yang terdiri dari arteri yang mergalirkan darah
dari jantung,dan vena yang mengalirkan darah menuju jantung. Jantung merupakan organ
berotot yang mampu mendorong darah ke berbagai bagian tubuh.Jantung manusia berbentuk
seperti kerucut dan berukuran sebesar kepalan tangan, terletak di rongga dada sebalah
kiri.Jantung dibungkus oleh suatu selaput yang disebut perikardium.Jantung bertanggung jawab
untuk mempertahankan aliran darah dengan bantuan sejumlah klep yang melengkapinya.Untuk
mejamin kelangsungan sirkulasi, jantung berkontraksi secara periodik.Fisiologi jantung terbagi
dalam beberapa bagian diantaranya sistem pengaturan jantung,aktivitas kelistrikan
jantung,siklus jantung,bunyi jantung,frekuensi jantung,curah jantung,cara kerja jantung. Oleh
karena itu kami akan membahas tentang Anatomi dan Fisiologi Jantung.

B. Tujuan Penulisan
1. Mengetahui pengertian jantung.
2. Mengetahui lapisan yang terdapat dalam jantung.
3. Mengetahui anatomi yang terdapat dalam jantung.
4. Untuk mengetahui definisi jantung.
5. Untuk mengetahui cara kerja jantung.
6. Untuk mengetahui bagian dari fisiologi jantung.

C. Rumusan Masalah
1. Apa pegertian dari jantung ?
2. Apa saja lapisan yang terdapat dalam jantung ?
3. Apa yang termasuk anatomi jantung ?
4. Apa definisi jantung ?
5. Bagaimana cara kerja jantung ?
6. Apa saja yang termasuk fisiologi jantung ?
BAB II

PEMBAHASAN

ANATOMI DAN FISIOLOGI JANTUNG MANUSIA

Pengertian jantung

Jantung adalah sebuah rongga organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh
kontraksi berirama yang berulang. Jantung terletak dalam rongga dada agak sebelah kiri,diantara paru-
paru kanan dan paru-paru kiri.massanya kurang lebih 300 gram,besarnya sebesar kepalan tangan,jantung
memiliki fungsi untuk memompa darah.dengan adanya jantung,darah dapat dialirkan ke seluruh tubuh
melalui pembuluh darah.

Lapisan dinding jantung

jantung dibungkus oleh membran perikardium,yang terdiri atas 3 lapis.lapisan terluar adalah
perikardium fibrosa,suatu kantong jaringan ikat fibrosa longgar yang meluas kebawah melewati
diafragma dan keatas melewati pangkal pembuluh darah besar yang masuk dan keluar jantung. Dibawah
pericardium fibrosa terdapat perikardium parietalis,suatu membran serosa .lapisan yang terletak pada
permukaan otot jantung dinamakan pericardium viseralis,juga disebut epikardium,membran serosa
lain.diantara membran pericardium parietalis dan viseralis terdapat cairan serosa yang berfungsi
mencegah gesekan pada saat jantung berdenyut.

Dinding keempat ruang jantung tersusun atas otot jantung yang disebut miokardium ruang ini dilapisi
endocardium,selapis epitel gepeng yang juga melapisi katup jantung dan melanjut ke pembuluh darah
sebagai pembungkusnya.endokardium merupakan jaringan yang sangat halus sehingga mencegah
pembekuan darah yang tidak normal,karena pembekuan akan dimulai dari kontak darah dengan
permukaan kasar.

Ruang Jantung

Jantung memiliki empat ruang yaitu :ruang atas jantung atrium kanan dan
kiri(tunggal:atrium),yang memiliki dinding penghubung tipis dan dipisahkan oleh sekat miokardium
yang disebut septum interatrial.ruang yang lebih bawah adalah ventrikel kanan dan kiri,yang berdinding
tebal dan dipisahkan oleh septum interventrikular. atrium menerima darah ,salah satunya dari tubuh
atau paru-paru, dan ventrikel memompa darah ke paru-paru atau tubuh.

Katup-katup jantung

Katup jantung berfungsi mempertahankan aliran darah searah melalui bilik-bilik


jantung(aurum,2007) setiap katup berespon terhadap perubahan tekanan(setiadi 2007:169).katup
terletak sedemikian rupa sehingga mereka membuka dan menutup secara pasif karena perbedaan
tekanan.katup jantung dibagi dalam dua jenis yaitu katup atrioventrikuler dan katup semilunar.

a. Katup atrioventrikuler , dimana pada setiap lubang tersebut terdapat katup: yang kanan
bernama katup(valvula)trikuspidalis dan yang kiri katup mitral atau katup bikuspidalis.katup
atrioventrikuler mengizinkan darah hanya mengalir ke satu jurusan,yaitu dari atrium ke
ventrikel; dan menghindarkan darah mengalir kembali dari ventrikel ke atrium.
b. Katup seminular memisahkan ventrikel dengan arteri yang berhubungan.katup pulmonal
terletak pada arteri pulmonalis,memisahkan pebuluh ini dari ventrikel kanan.katup aorta
terletak antara ventrikel kiri dan aorta.adanya katup semilunar ini memungkinkan darah
mengalir dari masing-masing ventrikel ke arteri pulomonalis atau aorta selama systole ventrikel
dan mencgah aliran balik waktu diastole ventrikel(setiadi,2007).

Pembuluh darah koronaria

Arteri koronaria kanan dan kiri merupakan cabang pertama aorta asenden,sedikit dibelakang katup
semilunaris aorta.kedua arteri bercabang menjadi arteri kecil dan arteriol,kemudian menjadi
kapiler.kapiler koronaria bersatu membentuk vena koronaria,mengosongkan darah melalui sinus
koronarius besar yang mengembalikan darah keatrium kanan.

Fungsi pembuluh darah koronaria adalah memaok darah ke miokardium itu sendiri ,karena oksigen
sangat penting untuk kontraksi miokardium secara normal.jika arteri koronaria mengalami
sumbatan,misalnya oleh bekuan darah,sebagian miokardium akan menjadi iskemik,sehingga
mengurangi persediaan darah.iskemia yang lama akan menimbulkan infark,daerah jaringan nekrotik
(mati).kondisi ini merupakan infark miokard,yang biasa dikenal sebagai serangan jantung .

FISIOLOGI JANTUNG

Sirkulasi Darah

Jantung adalah organ utama sirkulasi darah.aliran darah dari ventrikel kiri melalui arteri,arteriola,dan
kapiler kembali ke atrium kanan melalui vena disebut peredaran darah besar atau sirkulasi
sistemik.aliran dari ventrikel kanan,melalui paru-paru,ke atrium kiri adalah peredaran darah kecil atau
sirkulasi pulmonal.

Peredaran darah besar(sistemik)

Darah meninggalkan ventrikel kiri jantung melalui aorta,yaitu arteri terbesar dalam tubuh.aorta ini
bercabang menjadi menjadi arteri lebih kecil yang menghantarkan darah ke berbagai bagian tubuh
.arteri-arteri ini bercabang dan beranting lebih kecil lagi hingga sampai pada arteriola.arteri-arteri ini
mempunyai dinding yang sangat berotot yang menyempitkan salurannya dan menahan aliran
darah.fungsinya adalah : mempertahankan tekanan darah arteri dan dengan jalan mengubah-ubah
ukuran saluran-mengatur alira darah dalam kapiler. dinding kapiler sangat tipis sehingga dapat
berlangsung pertukaran zat antara plasma dan jaringan interstisiil.kemudian kapiler-kapiler ini
bergabung dan membentuk pembuluh yang lebih besar disebut venula.yang kemudian juga bersatu
menjadi vena ,untuk menghantarkan darah kemballi ke jantun semua vena bersatu dan bersatu lagi
hingga terbentuk dua batang vena ,yaitu vena cava inferior yang mengumpulkan darah dari badan dan
anggota gerak bawah ,dan vena cava superior yang mengumpulkan darah dari kepala dan anggota gerak
atas.kedua pembuluh darah ini menuangkan isinya kedalam atrium kanan jantung.

Peredaran darah kecil (pulmonal).

Darah dari vena tadi kemudian masuk kedalam ventrikel kanan yang berkontraksi dan memompanya ke
dalam arteri pulmonalis.arteri ini bercabang dua menghantarkan daranhnya ke paru-paru kanan dan
kiri.darah tidak sukar memasuki pembuluh-pembuluh darah yang mengaliri paru-paru.didalam paru-
paru setiap arteri membelah menjadi arteriola didalam jaringan paru-paru dan memungut oksigen dan
melepaskan karbon dioksida.kemudian kapiler pulmonal bergabung menjadi menjadi vena,dan ddarah
dikembalikan ke jantung oleh empat vena pulmonalis.dan darahnya dituangkan kedalam atrium kiri.darh
ini mengalir masuk kedalam ventrikel kiri.ventrikel ini berkontrasksi dan darah dipompa masuk ke
dalam aorta.

1. Sistem Pengaturan Jantung


Serabut purkinje adalah serabut otot jantung khusus yang mampu menghantar impuls
dengan kecepatan lima kali lipat kecepatan hantaran serabut otot jantung. Nodus sinoatrial
(nodus S-A) adalah suatu masa jaringan otot jantung khusus yang terletak di dinding posterior
atrium kanan tepat di bawah pembukaan vena cava superior.Nodus S-A mengatur frekuensi
kontraksi irama, sehingga disebut pemacu jantung.Nodus atrioventrikular (nodus A-V) berfungsi
untuk menunda impuls seperatusan detik, sampai ejeksi darah atrium selesai sebelum terjadi
kontraksi ventrikular.Berkas A-V berfungsi membawa impuls di sepanjang
septuminterventrikular menuju ventrikel.

2. Aktivitas Kelistrikan Jantung


Impuls jantung berasal dari nodus SA, pemacu jantung, yang memiliki kecepatan
depolarisasi spontan ke ambang yang tertinggi.Setelah dicetuskan, potensial aksi menyebar ke
seluruh atrium kanan dan kiri, sebagian dipermudah oleh jalur penghantar khusus, tetapi
sebagian besar melalui penyebaran impuls dari sel ke sel melalui gap junction.Impuls berjalan
dari atrium ke dalam ventrikel melalui nodus AV, satu-satunya titik kontak listrik antara kedua
bilik tersebut.Potensial aksi berhenti sebentar di nodus AV, untuk memastikan bahwa kontraksi
atrium mendahului kontraksi ventrikel agar pengisian ventrikel berlangsung sempurna.Impuls
kemudian dengan cepat berjalan ke septum antarventrikel melalui berkas His dan secara cepat
disebarkan ke seluruh miokardium melalui serat-serat Purkinje.Sel-sel ventrikel lainnya
diaktifkan melalui penyebaran impuls dari sel ke sel melalui gap junction.Dengan demikian,
atrium berkontraksi sebagai satu kesatuan, diikuti oleh kontraksi sinkron ventrikel setelah suatu
jeda singkat.Potensial aksi serat-serat jantung kontraktil memperlihatkan fase positif yang
berkepanjangan, atau fase datar, yang disertai oleh periode kontraksi yang lama, untuk
memastikan agar waktu ejeksi adekuat.Fase datar ini terutama disebabkan oleh pengaktifan
saluran Ca++ lambat.Karena terdapat periode refrakter yang lama dan fase datar yang
berkepanjangan, penjumlahan dan tetanus otot jantung tidak mungkin terjadi.Hal ini
memastikan bahwa terdapat periode kontraksi dan relaksasi yang berganti-ganti sehingga
dapat terjadi pemompaan darah.Penyebaran aktivitas listrik ke seluruh jantung dapat direkam
dari permukaan tubuh.Rekaman ini, EKG, dapat memberi informasi penting mengenai status
jantung.

3 .Bunyi Jantung
S1 (lub) terjadi saat penutupan katup AV karena vibrasi pada dinding ventrikel & arteri;
dimulai pada awal kontraksi/ sistol ventrikel ketika tekanan ventrikel melebihi tekanan
atrium.
S2 (dup) terjadi saat penutupan katup semilunar; dimulai pd awal relaksasi/ diastol
ventrikel akibat tekanan ventrikel kiri & kanan lebih rendah dari tekanan di aorta & arteri
pulmonal.
S3
disebabkan oleh vibrasi dinding ventrikel krn darah masuk ke ventrikel secara tiba-tiba
pada saat pembukaan AV, pada akhir pengisian cepat ventrikel. S3 sering terdengar
pada anak dengan dinding toraks yang tipis atau penderita gagal ventrikel.
S4
terjadi akibat osilasi darah & rongga jantung yang ditimbulkan oleh kontraksi atrium.
Jarang terjadi pada individu normal.
Murmur adalah kelainan bunyi jantung atau bunyi jantung tidak wajar yang berkaitan
dengan turbulensi aliran darah. Bunyi ini muncul karena defek pada katup seperti
penyempitan (stenosis) yang menghambat aliran darah ke depan, atau katup yang tidak
sesuai yang memungkinkan aliran balik darah.

4.Frekuensi Jantung
Frekuensi jantung normal berkisar antara 60 samapi 100 denyut per menit, dengan rata-
rata denyutan 75 kali per menit. Dengan kecepatan seperti itu, siklus jantung
berlangsung selama 0,8 detik: sistole 0,5 detik, dan diastole 0,3 detik.
Takikardia adalah peningkatan frekuensi jantung sampai melebihi 100 denyut per menit.
Bradikardia ditujukan untuk frekuensi jantung yang kurang dari 60 denyut per menit
Pengaturan Frekuensi Jantung

Impuls eferen menjalar ke jantung melalui saraf simpatis dan parasimpatis susunan saraf
otonom.Pusat refleks kardioakselerator adalah sekelompok neuron dalam medulla
oblongata.Efek impuls neuron ini adalah untuk meningkatkan frekuensi jantung.Impuls ini
menjalar melalui serabut simpatis dalam saraf jantung menuju jantung.Ujung serabut saraf
mensekresi neropineprin, yang meningkatkan frekuensi pengeluaran impuls dari nodus S-A,
mengurangi waktu hantaran melalui nodus A-V dan sistem Purkinje, dan meningkatkan
eksitabilitas keseluruhan jantung.Pusat refleks kardioinhibitor juga terdapat dalam medulla
oblongata.Efek impuls dari neuron ini adalah untuk mengurangi frekuensi jantung.Impuls ini
menjalar melalui serabut parasimpatis dalam saraf vagus.Ujung serabut saraf mensekresi
asetilkolin, yang mengurangi frekuensi pengeluaran impuls dari nodus S-A dan memperpanjang
waktu hantaran melalui nodus V-A.Frekuensi jantung dalam kurun waktu tertentu ditentukan
melalui keseimbangan impuls akselerator dan inhibitor dari saraf simpatis dan
parasimpatis.Impuls aferen (sensorik) yang menuju pusat kendali jantung berasal dari reseptor,
yang terletak di berbagai bagian dalam sistem kardiovaskular.Presoreseptor dalam arteri karotis
dan aorta sensitive terhadap perubahan tekanan darah. Peningkatan tekanan darah akan
mengakibatkan suatu refleks yang memperlambat frekuensi jantung.
Penurunan tekanan darah akan mengakibatkan suatu refleks yang menstimulasi frekuensi
jantung yang menjalar melalui pusat medular. Proreseptor dalam vena cava sensitif terhadap
penurunan tekanan darah. Jika tekanan darah menurun, akan terjadi suatu refleks peningkatan
frekuensi jantung untuk mempertahankan tekanan darah. Pengaruh lain pada frekuensi jantung
: Frekuensi jantung dipengaruhi oleh stimulasi pada hampir semua saraf kutan, seperti reseptor
untuk nyeri, panas, dingin, dan sentuhan, atau oleh input emosional dari sistem saraf pusat.
Fungsi jantung normal bergantung pada keseimbangan elektrolit seperti kalsium, kalium, dan
natrium yang mempengaruhi frekuensi jantung jika kadarnya meningkat atau berkurang.

5.Curah Jantung
Curah jantung adalah volume darah yang dikeluarkan oleh kedua ventrikel per
menit.Curah jantung terkadang disebut volume jantung per menit.Volumenya kurang lebih 5 L
per menit pada laki-laki berukuran rata-rata dan kurang 20 % pada perempuan.

Perhitungan curah jantung


(Curah jantung = frekuensi jantung x isi sekuncup)
Faktor-faktor utama yang mempengaruhi curah jantung
o Aktivitas berat memperbesar curah jantung sampai 25 L per menit, pada atlit yang
sedang berlatih mencapai 35 L per menit. Cadangan jantung adalah kemampuan
jantung untuk memperbesar curahnya.
o Aliran balik vena ke jantung. Jantung mampu menyesuaikan output dengan input-nya
berdasarkan alasan berikut :
a) Peningkatan aliran balik vena akan meningkatkan volume akhir diastolic.
b) Peningkatan volume diastolic akhir, akan mengembangkan serabut miokardial ventrikel
c) Semakin banyak serabut otot jantung yang mengembang pada permulaan konstraksi
(dalam batasan fisiologis), semakin banyak isi ventrikel, sehingga daya konstraksi
semakin besar. Hal ini disebut hukum Frank-Starling tentang jantung.
BAB III

PENUTUP

A.KESIMPULAN
Jantung merupakan sebuah organ yang terdiri otot. Cara bekerjanya menyerupai otot
polos yaitu di luar kemauan kita (dipengaruhi oleh susunan saraf otonom)
Lapisan jantung terdiri dari : Endokardium, Miokardium, Pericardium Ruang Jantung terbagi
atas empat ruang:Atrium kanan dan atrium kiri yang dipisahkan oleh septum
intratrial,Ventrikel kanan dan ventrikel kiri yang dipisahkan oleh septum.
Katup jantung terdiri dari : Katup Trikuspidalis, Katup pulmonal ,Katup Bikuspid, Katup Aorta.
Pembuluh darah dalam jantung : Arteri Koroner, Vena Kava Superior, Vena kava
Inferior, Vena Pulmonalis, Aorta, Arteri Pulmonalis.
Fisiologi jantung terbagi dalam beberapa bagian diantaranya Sistem pengaturan jantung
terdapat serabut parkinje yang merupakan serabut otot jantung khusus,nodus sinoatrial,nodus
atrioventrikular,dan berkas A-V. Aktivitas kelistrikan jantung ,siklus jantung,bunyi
jantung,frekuensi jantung,curah jantung,cara kerja jantung.

B.SARAN
DAFTAR PUSTAKA

ANATOMI DAN FISIOLOGI UNTUK PARA MEDIS . EVELYN C. PEARCE .PT GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

C.PEARCE ELYN, 2007.Anatomi dan Fisiologi untuk paramedis.PT.Gramedia,Jakarta

http://moccablogge.blogspot.co.id/2012/12/makalah-anatomi-dan-fisiologi-jantung.html