You are on page 1of 18

MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN ANTENATAL CARE FISIOLOGIS

PADA Ny “M” GVP111A1 UMUR KEHAMILAN 32 MINGGU 3 HARI


DI POLI KIA/KB RSUD ABUNAWAS KENDARI
TANGGAL 28 – 12 - 2011

No. Registrasi : 694/2011


Tanggal masuk : 28-12-2011
Tanggal pengkajian : 28-12-2011
Diagnosa : GVP111A1, Umur
Kehamilan 32 minggu
Nama pengkaji : Sri Hardianti. T

I. IDENTIFIKASI DATA DASAR.


A. Identitas Ibu / Suami
Nama : Ny. “M” / Tn. “A”
Umur : 35 tahun / 35 tahun
Suku : Bugis / Bugis
Agama : Islam / Islam
Pendidikan : SMA / SMA
Pekerjaan : IRT / Swasta
Alamat : Jl. Jati Mekar

B. Data Biologis / Fisiologis


1. Keluhan utama : tidak ada keluhan
2. Riwayat kesehatan yang lalu
- Ibu mengatakan belum pernah imunisasi TT
- Ibu mengatakan tidak pernah menderita penyakit serius
- Ibu mengatakan tidak ada riwayat opname, operasi dan transfusi darah.

1
- Ibu mengatakan tidak alergi terhadap obat dan makanan tertentu
- Ibu mengatakan tidak ada riwayat adiksi terhadap obat, Rokok, alkohol dan
lain-lain.
3. Riwayat keluarga
Ibu mengatakan tidak ada riwayat penyakit menular maupun penyakit
keturunan dalam keluarga.
4. Riwayat reproduksi
a. Riwayat haid
- Menarche : 16 tahun
- Lamanya haid : 28-30 hari
- Durasi haid : 7 hari
- Perlangsungan : normal
b. Riwayat obstetri
1. Kehamilan, Persalinan, nifas lalu;
Kehamilan Persalinan Nifas
N
Umur BBL KU Lama Ket
o Tahun Penolong Jenis Perlangsungan JK Perlangsungan
(Minggu) (gr) (Ibu + Bayi) Menyusui
1 17-9-1997 Aterm Bidan Spontan Normal P 2700 Baik Normal ± 6 bulan Hidup
2 12
1999 Dokter Abortus Kuretase
Minggu
3 12-03-2007 Aterm Bidan Sponta Normal P 3900 Baik Normal ± 2 Tahun Hidup
4 12-05-2009 Aterm Bidan Spontan Normal P 3700 Baik Normal - Hidup
5 2011 Hamil Sekarang

2. Kehamilan sekarang: GVP111A1


 HPHT : 15-05-2011
 TP : 22-02-2012
 Ibu mengatakan pergerakan janin mulai dirasakan saat umur
kehamilan 16 minggu
 Ibu mengatakan mual dan muntah pernah dirasakan saat hamil
muda (trimester 1)
 Ibu mengatakan belum pernah mendapatkan imunisasi TT
 Ibu mengatakan mengkonsumsi obat yang diberikan oleh dokter

2
 Ibu mengatakan sejak amenorhoe tidak ada pendarahan, dan nyeri
perut yang hebat
6. Riwayat ginekologi
Ibu mengatakan tidak ada riwayat penyakit neoplasma (tumor). PMS, maupun
ISK.
7. Riwayat KB
a) Kontrasepsi yang lalu = Suntik
b) Lama Pemakaian = ± 7 tahun
c) Alasan berhenti = Ingin memiliki anak
8. Riwayat pemenuhan kebutuhan dasar
a) Kebutuhan nutrisi
Kebiasaan :
1. Pola makan Ibu = Baik, terdiri dari nasi, ikan, telur, sayur, dan
kadang-kadang buah
2. Frekuensi makan = 3 x sehari
3. Kebutuhan minum / cairan = 6-8 gelas sehari
Selama hamil :
Ibu mengatakan tidak ada perubahan pada pola makan dan minum selama
hamil
b) Kebutuhan eliminasi
Kebiasaan
1) Frekuensi BAK : 4-5 x / hari
2) Warna / bau : kekuning-kuningan / khas Amoniak
3) Frekuensi BAB : 1-2 x / hari
4) Warna/konsistensi : Kuning kecoklatan / lunak
Selama hamil :

3
Ibu mengatakan tidak ada perubahan pada pola eliminasi BAB, namun ibu
mengatakan pola eliminasi BAK pada awal kehamilan berubah menjadi
lebih sering
c) Kebutuhan kebersihan diri
Kebiasaan
- Ibu mengatakan keramas 3x seminggu menggunakan shampoo
- Ibu mengatakan Mandi 2x sehari menggunakan sabun mandi
- Gigi dibersihkan tiap kali mandi menggunakan pasta gigi
- Genitalia dibersihkan tiap kali BAB / BAK menggunakan sabun mandi
- Kuku tangan dan kaki dipotong tiap kali panjang
- Pakaian diganti tiap kali mandi atau kotor
Selama hamil
Tidak ada perubahan
d) Kebutuhan istirahat / tidur
Kebiasaan
1) Istirahat / tidur siang pukul : ± 2 jam (pukul 13.00 - 15.00 wita)
2) Istirahat / tidur malam pukul : ± 8 jam (pukul 21.00 - 05.00 wita)
Selama hamil
Tidak ada perubahan
9. Pemeriksaan fisik
a. Pemeriksaan umum
1. Keadaan umum ibu baik
2. Kesadaran Composmentis
3. BB : 54 kg
4. TB : 154 cm
5. Lila : 24 cm
6. Tanda-tanda vital
TD : 100/60 mmHg

4
N : 80 x / menit
S : 36,60C
P : 20 x / menit
b. Pemeriksaan khusus (Inspeksi, Palpasi dan auskultasi)
1) Kepala dan rambut
Kepala tidak ada benjolan/massa, rambut lurus dan tidak berketombe
2) Wajah/Muka
Tidak pucat, tidak ada oedema, tidak ada cloesma, ekspresi wajah
tenang
3) Mata
Simestris kiri dan kanan, kondungtiva tidak pucat, sklero tidak
ikhterus, indra penglihatan baik
4) Hidung
Lubang hidung Simestris kiri dan kanan, tidak ada secret
5) Mulut dan Gigi
Bibir tidak pucat, tidak ada caries, gigi tampak bersih dan lengket
6) Telinga
Tampak bersih dan tidak terdapat secret, simetris kiri dan kanan
7) Leher
Tidak ada pembesaran vena jugularis, kelenjar tiroid dan arteri karotis
8) Payudara
Simestris kiri dan kanan, putting susu menonjol, tidak ada tonjolan,
payudara tampak bersih
9) Abdomen
Pembesaran perut sesuai umur kehamilan, tidak ada bekas operasi,
tonus otot perut tidak tegang, tampak linea nigra
10) Genitalia
Tidak dilakukan pemeriksaan

5
11) Ekstremitas
Tidak ad avarices dan oedema
- Palpasi Leopold
1) Leopold 1 : TFU pertengahan pusat dan prosessus xyfoideus,
teraba bagian yang lunak, tidak bundar, tidak melenting, yaitu bokong
2) Leopold II : teraba tahanan paling besar pada sisi kanan abdomen
ibu, yaitu bagian yang keras dan lurus (punggung kanan)
3) Leopold III : teraba bagian yang keras, bundar dan melenting, yaitu
kepala (persentasi kepala)
4) Leopold IV : bagian terendah janin masih dapat digerakkan (kepala
belum masuk PAP)
- Auskultasi : DJJ (+) 130 x / menit, cepat dan teratur.
- Pemeriksaan laboratoium : tidak dilakukan
C. Data Psikologis / Sosiologis
1. Ibu senang dengan kehamilannya
2. Hubungan ibu dan keluarga baik

II. IDENTIFIKASI DIAGNOSA / MASALAH AKTUAL

GIPIIIAI, umur kehamilan 32 minggu 3 hari, intera uterine, janin tunggal, hidup,
presentase kepala, punggung kanan, kepala belum masuk (konvergen), KU ibu dan
janin baik.
1. GV PIII AI
Dasar
Data Subyektif (DS)
- Ibu mengatakan hamil yang kelima kalinya
- Ibu mengatakan pernah keguguran 1x pada umur kehamilan 3 bulan (12
minggu)
Data Obyektif (DO)
- Tonus otot perut tidak tegang

6
- Terdapat striae albicans dan linea nigra
Analisis dan interprestasi
- Pada ibu hamil multigravida, tonus otot perut tidak tegang karena telah
mengalami peregangan pada kehamilan sebelumnya. Selain itu, pada
multigravida akan tampak garis-garis putih pada perut yang disebut Striae
Albicans.
Adanya linea nigra karena pengaruh tingginya Hormon MSH (Melano
Stimulating hormon) yang dihasilkan kelenjar Hipofisis Lobus Inferior
(Sarwono, 2005).
- Abortus adalah pengeluaran buah kehamilan yang belum dapat hidup,
yaitu umur kehamilan yang belum dapat hidup, yaitu umur kehamilan di
bawah 20 minggu. (fat tenso the 2007)
2. Umur kehamilan 32 minggu 3 hari
Dasar
Data Subyektif (DS)
- Ibu mengatakan hamil 8 bulan
- Ibu mengatakan haid terakhir tanggal 15 – 5 – 2011
Data Obyektif (DO)
- TP = 22 – 2 – 2012
- Leopold 1 : TFU pertengahan pusat dan processus xifodeus
-
Analisis dan interprestasi
Dari HPHT tanggal 15 – 05 – 2011 sampai dengan tanggal kunjungan 28 –
12 – 2012, masa gestasi yaitu 32 minggu 3 hari, ukuran TFU pertengahan
pusat dan processus xifodeus (Sarwono, 2005)
3. Kehamilan Intra Uterine
Dasar
Data Subyektif (DS)

7
- Ibu mengatakan tidak pernah merasakan nyeri perut yang hebat selama
hamil
- Ibu mengatakan tidak pernah mengalami pendarahan sela kehamilan
Data Obyektif (DO)
- Pada saat dilakukan palpasi, ibu tidak merasa nyeri
Analisis dan Interprestasi
Dari sejak Amenorheae hingga kehamilan 32 minggu hari, ibu tidak pernah
ada keluhan nyeri abdomen. Sehinggga dapat diduga kehamilan intra uterine
(Wiknjosastro, Hanifa, 2006)
4. Janin tunggal
Dasar
Data Surjektif (DS)
- Ibu mengatakan tidak ada riwayat kehamilan kembar dalam keluarganya.
Data Obyektif (DO)
- Pembesaran perut sesuai umur kehamilan
- Leopold I : TFU pertengahan pusat dan processus xifoideus
- Leopold II : teraba tahanan paling besar pada sisi kanan Abdomen ibu,
yaitu bagian yang keras dan lurus (punggung kanan)
- Leopold III : pada bagian terendah janin, teraba bagian keras, dan
melenting (persentase kepala)
- Leopold IV : Bagian terendah janin belum masuk PAP
- Saat Auskultasi, DJJ (+).
Analisis dan Interpretasi
- Pada pemeriksaan Leopold teraba 2 bagian besar janin, menunjukkan
kehamilan tunggal (Wiknjosastro, Hanika, 2002)
- Saat Auskultasi, DJJ hanya terdengar pada satu sisi perut ibu, ini
menunjukkan kehamilan tunggal (Wiknjosastro, Hanika, 2002)

8
5. Janin hidup
Dasar
Data Subyektif (DS)
- Ibu mengatakan pergerakan janin mulai dirasakan sejak umur kehamilan
16 minggu.
Data Obyektif (DO)
- Pembesaran perut sesuai umur kehamilan
- Saat palpasi, bagian-bagian janin dapat teraba
- Saat gulkultasi, DJJ 130 x / menit, cepat dan teratur
Analisis dan Interpretasi
- Janin yang bergerak kuat dan DJJ (+), menunjukkan bahwa janin hidup
- Tanda-tanda pasti adanya kehamilan yaitu terdengar DJJ, saat palpasi
teraba bagian-bagian janin (Wiknjosastro, Hanifa, 2002)
6. Punggung kanan
Dasar
Data Subyektif (DS)
-
Data Obyektif (DO)
Pada Leopold II, teraba datar seperti papan yaitu punggung janin pada bagian
kanan uterus ibu, dan teraba bagian-bagian terkecil janin pada bagian kiri
uterus ibu.
Analisis dan Interpretasi
Pada Leopold II jika teraba datar seperti papan pada bagian kanan uterus ibu,
menandakan punggung janin dan teraba bagian-bagian yang terkecil janin pada
bagian kiri uterus ibu berarti posisi janin punggung kanan (Sarwono, 2005)
7. Presentase kepala
Dasar

9
Data Subyektif (DS)
-
Data Obyektif (DO)
Pada Leopold III teraba bundar dan keras dan melenting pada bagian terendah
janin sedangkan fundus teraba belakang
8. Kepala belum masuk PAP
Dasar
Data Subyektif (DS)
-
Data Obyektif (DO)
Pada Leopold IV teraba bagian terendah janin belum masuk PAP
Analisis dan Interpretasi
Pada Leopold IV jika teraba bagian terendah janin masih dapat digerakkan
dan tangan dapat bertemu (Konvergen) menandakan bagian terendah janin
belum masuk PAP (Winkjosastro, Hanifa, 2006)
9. Keadaan Ibu dan janin baik
Dasar
Data Subyektif (DS)
- Ibu mengatakan pergerakan janin dirasakan sejak umur kehamilan 16
minggu
Data Obyektif (DO)
- Keadaan Emosional ibu baik
- Kesadaran Composmentis
- TTV
TD : 100 / 60 mmHg
P : 20 x / menit
N : 80 x / menit
S : 36,60C

10
- Tampak pergerakan janin saat palpasi
- DJJ (+) 130 x / menit, cepat dan teratur
Analisis dan Interpretasi
TTV ibu dalam batas normal, tidak ada oedema pada wajah dan ekstremitas
menunjukkan keadaan umum ibu baik, DJJ (+), teratur dan kuat menandakan
menandakan keadaan janin baik. (Winkjosastro, Hanifa, 2006).

III. IDENTIFIKASI DIAGNOSA / MASALAH POTENSIAL


Tidak ada data yang mendukung untuk terjadinya masalah potensial

IV. TINDAKAN SEGERA / KOLABORASI


Tidak ada data yang mendukung untuk dilakukannya tindakan segera/kolaborasi

V. RENCANA ASUHAN
1. Tujuan :
- Keadaan ibu dan janin baik
- Kehamilan berlangsung normal
2. Kriteria keberhasilan
- Tanda-tanda vital dalam batas normal
- Tidak terjadi komplikasi kehamilan
- Ibu dapat beradaptasi dengan keadaan yang dialaminya
Rencana Tindakan
1. Senyum, Salam dan Sapa
Rasional :
Senyum, Salam dan sapa yang baik dapat memberikan rasa nyaman pada ibu dan
dapat menciptakan keakraban antara ibu dan petugas kesehatan
2. Menjelaskan prosedur pemeriksaan yang akan dilakukan dan sampaikan hasil
pemeriksaan yang dianggap penting.

11
Rasional :
Menjelaskan prosedur yang akan dilakukan penting, agar ibu tidak ragu
melakukan pemeriksaan. Dan mejelaskan hasil pemeriksaan kepada ibu sangat
penting agar ibu dapat mengetahui perkembangan kehamilan yang merupakan
tujuan utama ANC (APN, 2004).
3. Observasi TTV dan DJJ
Rasional :
TTV dan DJJ merupakan salah satu indikator untuk mengetahui KU ibu dan janin.
4. Anjurkan ibu untuk mengkonsumsi suplemen Zat besi dan suplemen yang
dianjurkan
Rasional :
Suplemen zat besi dapat meningkatkan kadar HB ibu, disamping mengkonsumsi
makanan yang mengandung zat besi, mineral khususnya sehingga tidak terjadi
devisiensi calcium, dan bagi janin diperlukan untuk pertumbuhan tulang.
(Winjosastro, hanifa, 1999)
5. Anjurkan pada ibu untuk istirahat yang cukup
Rasional :
Istirahat merupakan keadaan relaks tanpa adanya tekanan emosional dan bukan
hanya dalam keadaan tidak beraktivitas tapi juga berhenti sejenak pada kondisi
yang membutuhakan ketenangan (Musrifatul, Uliyah, 2006)
6. Anjurkan ibu untuk selalu menjaga kebersihan diri (personal Hygiene) serta
menjaga kebersihan daerah genitalia
Rasional :
Mencegah masuknya Mikroorganisme dalam tubuh, serta memberi rasa nyaman
pada ibu (Winjoksastro, Hanifa, 1999)
7. Beritahu ibu tentang tanda-tanda bahaya kehamilan
Rasional :
Dengan mendiskusikan pada ibu dan keluarga tentang tanda-tanda bahaya dalam
kehamilan akan memudahkan ibu untuk memberitahukan bidan jika ia mengalami

12
salah satu tanda bahaya tersebut dan bagi bidan akan mudah mendeteksi secara
dini sehingga Diagnosa secara cepat dapat ditegakkan dan rencana asuhan dapat
dibuat secara tepat dan cepat (PUSDIKNAKES-WHO-JHPIEGO)
8. Anjurkan ibu untuk ANC secara rutin, sesuai jadwal kunjungan
Rasional :
Kunjungan yang bertujuan untuk mendeteksi komplikasi kehamilan,
mempersiapkan kelahiran dan kegawatdaruratan serta memastikan keadaan ibu
dan janin baik.(PUSDIKNAKES-WHO-JHPIEGO, 2003)
9. Diskusikan dengan ibu tentang persiapan persalinan
Rasional :
Untuk mempersiapkan ibu dan keluarga secara fisik dan psikis.(PUSDIKNAKES-
WHO-JHPIEGO, 2003)

VI. IMPLEMENTASI
Tanggal 28 -12- 2012, Pukul 09.00 WITA
1. Senyum, sapa dan salam
2. Menjelaskan prosedur pemeriksaan yang akan dilakukan dan sampaikan hasil
pemeriksaan yang dianggap penting
3. Mengobservasi TTV ibu dan DJJ.
4. Menganjurkan kepada ibu untuk mengkonsumsi zat besi dan kalsium yang
diberikan secara teratur.
 Sf : 1 x 1 / hari
 Calak : 1 x 1 / hari
 Vit. C : 2 x 1 / hari
5. Menganjurkan ibu untuk istirahat yang cukup.
6. Menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan diri (Personal Hygiene) terutama di
daerah Genitalianya.
7. Mendiskusikan pada Ibu tentang tanda-tanda bahaya kehamilan

13
8. Mendiskusikan dengan ibu tentang persiapan persalinan
9. Menganjurkan ibu untuk kembali memeriksakan kehamilannya secara teratur

VII. EVALUASI
1. Ibu tampak senang
2. Ibu mengerti dengan penjelasanyang diberikan
3. Keadaan umum ibu dan janin baik. TTV dalam batas normal :
TD : 100/60 mmHg
P : 20 x / m
N : 80 x / m
S : 36,60C
4. Ibu mengerti dan bersedia mengkonsumsi makanan yang mengandung serat dan
menu seimbang
5. Ibu telah mempersiapkan tentang kelahiran bayinya
6. Ibu bersedia melakukan kunjungan ulang sesuai jadwal yang ditentukan

14
DOKUMENTASI HASIL ASUHAN KEBIDANAN
TANGGAL 28 - 12- 2012
(SOAP)

SUBYEKTIF (S):
- Ibu mengatakan hamil yang kelima
- Ibu mengatakan pernah keguguran pada usia kehamilan 3 buan (13 minggu)
- Ibu mengatakan hamil memasuki usia 8 bulan
- Ibu mengatakan HPHT tanggal 15 – 05 – 2011
- Ibu mengatakan tidak pernah nyeri perut maupun pendarahan
- Ibu mengatakan pergerakan janin mulai dirasakan saat umur kehamilan 16
minggu dan paling sering dirasakan pada perut bagian kiri
- Ibu mengatakan merasa berat pada perut bagian bawah

OBYEKTIF (O) :
- TP : 22 – 02 - 2012
- Keadaan umum baik, kesadaran composmentis
- Tanda-tanda vital :
TD : 100/60 mmHg
P : 20 x / m
N : 80 x / m
S : 36,60C
- Muka tidak pucat, dan tidak oedema
- Konjungtiva tidak pucat, sklera tidak ikhterus
- Tidak ada oedema pada tangan
- Tonus otot perut tidak tegang
- Tampak striae albicans dan linea nigra
- Terasa pergerakan janin
- Palpasi Leopold

15
a. Leopold I : TFU pertengahan pusat dan processus xyfoideus, teraba
bagian yang lunak, tidak bundar, tidak melenting, yaitu bokong.
b. Leopold II : Teraba tahanan paling besar di sisi kanan abdomen ibu, yaitu
bagian yang keras dan lurus seperti papan (punggung kanan)
c. Leopold III : Teraba bagian yang keras, bundar, melenting, yaitu kepala
(presentasi kepala)
d. Leopold IV : Bagian terendah janin masih dapat digerakkan (kepala belum
masuk PAP)
- DJJ (+) : 130 x/menit cepat dan teratur
- Pembesaran perut sesuai umur kehamilan

ASSESMENT (A)
GVPIIIAI, umur kehamilan 32 minggu 3 hari, intra uterine, janin tunggal, puka hidup,
presentasi kepala, kepala belum masuk PAP, keadaan ibu dan janin baik.

PLANING (P)
Tanggal 28 - 12 - 2011
1. Menyapa ibu dan senyum serta salam
Hasil :
Ibu senang dan menerima dengan baik
2. Menjelaskan pada ibu tentang pemeriksaan yang dilakukan dan sampaikan hasil
pemeriksaan yang dianggap perlu.
Hasil :
Ibu mengerti dengan penjelasan yang di berikan
3. Mengobservasi tanda-tanda vital:
Hasil :
TD : 110/60 mmHg
P : 20 x/m
N : 80 x/m

16
S : 36,60C
4. Menganjurkan ibu untuk mengkonsumsi suplemen zat besi dan mineral.
Hasil:
Ibu mengerti dan bersedia melakukan anjuran
5. Menganjurkan ibu untuk istirahat yang cukup
Hasil:
Ibu mengerti dan bersedia melakukan anjuran
6. Menganjurkan ibu untuk menjaga kebersihan diri (Personal Hygiene) terutama
daerah Genitaliaya
Hasil:
Ibu mengerti dan bersedia melakukan anjuran
7. Menjelaskan pada ibu tentang tanda-tanda bahaya kehamilan
Hasil:
Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan
8. Mendiskusikan dengan ibu tentang persiapan persalinan
Hasil:
Ibu sudah mempersiapkan persiapan persalinannya
9. Menganjurkan ibu untuk datang memeriksa kehamilannya secara teratur
Hasil:
Ibu bersedia melakukan anjuran

17
MASA GESTASI
HPHT :15 - 05 – 2011
Tanggal kunjungan: 28 – 12 - 2011

Tanggal/Bulan Minggu Hari


15 – 05 – 2011 2 Minggu 2 hari
06 4 Minggu 2 hari
07 4 Minggu 3 hari
08 4 Minggu 3 hari
09 4 Minggu 2 hari
10 4 Minggu 3 hari
11 4 Minggu 2 hari
28 - 12 – 2011 4 Minggu
----------------------------------- +
30 Minggu 17 hari (2 minggu 3 hari)
Masa Gestasi = 32 Minggu 3 hari

18