You are on page 1of 2

ANALYSIS OF THE TECHNICAL

FEASIBILITY OF MINING THE COAL MINES IN FRONT I


CV. AIR MATA EMAS IN THE UPPER KUMANIS, TANGAH TUMPUAK
VILLAGE, DISTRICT. TALAWI, SAWAHLUNTO
WEST SUMATRA

Name : Abdullah Syukron


Student id : 0710024427001
Supervisor I : Benny Azhar, Ir, Msi
Supervisor II : Rosben Aguswar, Ir.

ABSTRACT

CV. Air Mata Emas is a coal mining company located in Upper Kumanis,
Tangah Tumpuak Village, Districk Talawi, Sawahlunto, West Sumatra with a
production target of 3000 tons per month. Mining system made an open pit mine,
only mine is in the system has not been properly applied so that the achivement of
production targets per month.

Technical feasibility analysis is performed using the method of cross


section, with data such as geological conditions in the field, data outcrop, which is
applied to the supporting programs autocad and others.

The results of this research not that the calculation of the striping ratio
(SR) with overburden = 197,114.75 m3 volume and tonnage of coal = 58,166.87
tons , it can be obtained stripping ration (SR) of 1 : 3.39, and from the calculation
of break aven stripping ratio (BESR) with coal value of Rp. 500,000 / ton can be
obtained BESR > 1 is 21.28, then the coal mining business in the front mine I CV.
Air Mata Emas worth to be run by open pit methods.

Keywords : Stripping Ratio (SR), The Break Even Stripping Ratio (BESR),
Analysis of Technical feasibility.

i
ANALISIS KELAYAKAN TEKNIS
PENAMBANGAN BATUBARA PADA FRONT TAMBANG I
CV. AIR MATA EMAS DI KUMANIS ATAS DESA TUMPUAK
TANGAH, KEC. TALAWI, KOTA SAWAHLUNTO
SUMATERA BARAT

Nama : Abdullah Syukron


NPM : 0710024427001
Pembimbing I : Ir. Benny Azhar, Msi
Pembimbing II : Ir. Rosben Aguswar

RINGKASAN

CV. Air Mata Emas merupakan perusahaan tambang batubara yang


berada di Kumanis atas, Desa Tumpuk Tangah, Kecamatan Talawi, Kota
Sawahlunto, Sumatera Barat dengan target produksi 3000 ton/bulan. Sistem
Penambangan yang dilakukan merupakan tambang terbuka, hanya saja sistem
penambangan yang diterapkan belum baik dan benar sehingga tidak tercapainya
target produksi perbulan.

Analisis kelayakan teknis ini dilakukan dengan menggunakan metoda


cross section, dengan data- data seperti kondisi geologi di lapangan, data
singkapan, yang diaplikasikan dengan program – program pendukung seperti
Auto Cad dan lain-lain.

Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa dari perhitungan stripping ratio
(SR) dengan volume overburden = 197.114,75 m3 dan tonase batubara =
58.166,87 ton, maka dapat diperoleh stripping ratio (SR) sebesar 1 : 3,39, dan dari
perhitungan break even stripping ratio (BESR) dengan nilai batubara Rp. 500.000
/ ton dapat diperoleh BESR > 1 yaitu 21,28, maka usaha kegiatan penambangan
batubara pada front tambang I CV. Air Mata Emas layak untuk dijalankan dengan
metode tambang terbuka.

Kata Kunci : Nisbah Pengupasan (stripping ratio), Break Even Stripping Ratio
(BESR), Analisi Kelayakan Teknis.

ii