You are on page 1of 1

ABSTRAK

Bubur semen adalah campuran semen, air dan zat aditif lain yang digunakan
sebagai media penunjang dalam proses pengeboran minyak dan gas bumi. Salah
satu zat aditif yang digunakan adalah silica flour sebagai zat anti retrogrsif. Zat anti
retrogresif adalah zat yang dapat mencegah terjadinya penurunan nilai compressive
strength, karena sifat semen sendiri bila terkena suhu diatas 230°F akan mengalami
penurunan nilai compressive strength. Metode yang digunakan terdiri dari 3 tahap
yakni persiapan bahan baku, pembuatan bubur semen dan pengujian nilai
compressive strengh. Konsentrasi campuran bubur semen dengan zat aditif silica
flour 35% bwoc digunakan sebagai variable tetap dan sebagai variable bebas adalah
temperatur tinggi (>230°F). Konsentrasi dan temperatur tersebut merupakan
konsentrasi maksimal dan suhu yang biasa terjadi dalam pengeboran minyak
temperatur tinggi. Setelah 280°F nilai compressive strength menurun dan terjadi
breakdown. Pengujian bubur semen menggunakan alat Ultrasonic Cement
Analyzer dengan prinsip menggunakan gelombang ultrasonik sebagai media
pembaca nilai compressive strength. Dari penelitian didapatkan suhu optimal dalam
penggunaan bubur semen dengan zat aditif silica flour 35% bwoc adalah 280°F.
Penelitian ini dilakukan bulan Maret 2016 sampai Mei 2016 bertempat di PT BBP
Well Service.

ABSTRACT

Slurry of cement is a mixed liquid with cement, water and another additive
coumpound inside. It’s used for a support media in oil and gas drilling process. One
type additive that usually used is silica flour as an anti retrogressive. An anti
retrogressive is a substance that can prevent reduction value of compressive
strength. Methods used in 3 stages, first stage is raw material prepare, second stage
is manufacture of cement slurry, thrid stage is testing the compressive strength.
Cement slurry with silica flour 35% bwoc for an additive is used as a fixed variable
and high temperature (>230°F) as a free variable. Silica flour 35% bwoc and
>230°F for temperature is a maximum concetration and temperature that ussualy
happened at high tempetarure oil and gas drilling process. Decreassing
Compressive strength value started to happen at temperature above 280°F
accompanied by the breakdown. Ultrasonic Cement Analyzer is a tool that used for
measuring compressive strength value. Ultrasonic Cement Analyzer has a principle
of using ultrasonic waves as a media reader compressive strength value. The result
of this study found optimum temperature in the use of cement slurry with silica
flour 35% bwoc as an additive is 280°F. This study did from March 2016 until May
2016 at PT BBP Well Service.

iii