You are on page 1of 1

RINGKASAN

Putri, Gita Kencana. 2017. “Penggunaan Metode Jaringan Syaraf Tiruan dan
Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dalam
Peramalan Volume Penumpang Kereta Api”. Skripsi. Jurusan
Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Negeri Semarang.
Pembimbing : Ir. Ulfah Mediaty Arief,M.T.

Kata Kunci : Peramalan, Volume Penumpang Kereta Api, Metode Jaringan Syaraf
Tiruan, Metode ARIMA

Kereta api merupakan salah satu moda transportasi di Indonesia dan


menjadi alat transportasi andalan bagi masyarakat. Peningkatan jumlah pengguna
kereta api pada masa-masa tertentu tidak sebanding dengan armada yang
disediakan dan mengharuskan PT. KAI untuk menambahkan beberapa armada
tambahan. Pengelolaan sistem transportasi yang efisien sangat diperlukan. Salah
satu upaya dalam pengelolaan sistem transportasi yang efisien adalah dengan
melakukan peramalan pada volume penumpang.
Penggunaan metode ARIMA dan jaringan syaraf tiruan telah
menunjukan keberhasilan dalam peramalan, namun penggunaan kedua metode
tersebut secara terpisah menunjukan kelemahan jika data yang digunakan
memiliki komponen linier sekaligus nonlinier. Kombinasi antara metode ARIMA
dan jaringan syaraf tiruan dalam peramalan merupakan pilihan terbaik dimana
bagian linier pada data akan ditangani oleh metode ARIMA dan bagaian nonlinier
pada data akan ditangani oleh metode jaringan syaraf tiruan. Peramalan volume
penumpang kereta api dalam penelitian ini menggunakan metode ARIMA,
jaringan syaraf tiruan backpropagation dan hibrida JST-ARIMA.
Penggunaan residual hasil peramalan metode jaringan syaraf tiruan
dengan arsitektur jaringan 12-8-1 dan model ARIMA (2,1,3)(0,1,1)12 dalam
metode hibrida jaringan syaraf tiruan dan ARIMA menghasilkan nilai MAPE
paling kecil yaitu 19% dibandingkan dengan metode ARIMA (0,1,1)(0,1,1)12
yang memiliki nilai MAPE 27% dan metode jaringan syaraf tiruan yang memiliki
nilai MAPE 22%. Hal tersebut menunjukan bahwa penggunaan metode hibrida
ARIMA dan jaringan syaraf tiruan dalam peramalan volume penumpang kereta
api Argo Muria menghasilkan nilai peramalan dengan tingkat akurasi paling baik
yaitu 81%.