You are on page 1of 1

ABSTRAK

Pentingnya pendidikan anak usia dini memang baru dirasakan akhir-akhir


ini. Pendidikan pada anak usia dini merupakan kunci keberhasilan perkembangan
anak dimasa yang akan datang. Dalam penelitian ini hal yang dibahas yaitu
mengenai pentingnya empati yang dikembangkan melalui pembelajaran seni tari.
Seni tari sebagai media pembelajaran memungkinkan untuk anak dalam
mengembangkan kemampuan empatinya karena menurut observasi awal,
pendidikan empati yang dilakukan di sekolah kurang terfokus pada
pengembangan empati anak.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan
(action research) yang bertujuan untuk memperbaiki pengajaran di kelas tentang
pendidikan empati pada anak usia dini. Adapun masalah yang dikupas dalam
penelitian ini yaitu bagaimana proses peningkatan empati melalui pembelajaran
seni tari?, Bagaimana pendekatan yang digunakan untuk mengembangkan rasa
empati anak usia dini?, Bagaimana hasil pengembangan stimulus empati anak
melalui pembelajaran seni tari?. Kegunaan dari penelitian ini adalah agar proses
pengembangan empati pada anak usia dini dapat terealisasikan melalui pelajaran
seni tari.
Pelaksanaan penelitian ini dilakukan dalam tiga tahap pembelajaran, data
yang diperoleh dari hasil penelitian adalah pada pertemuan pertama siswa yang
memperoleh nilai B sebanyak 8,33%, nilai C sebanyak 56,25%, nilai K sebanyak
35,42%. Dari data tersebut dapat terlihat bahwa kemampuan empati anak masih
kurang sehingga untuk memperbaikinya terjadi siklus pertama pada pembelajaran
ke dua dengan hasil siswa yang memperoleh nilai B 54,17%, nilai C 35,42%, nilai
K 10,42%. Selanjutnya terjadi siklus dua siswa yang memperoleh nilai B 83,33%,
nilai C 12,50%, nilai K 4,17%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa
sebelum pelaksanaan tindakan anak kurang mampu untuk mengungkapkan dan
merasakan empati pada orang lain atau diri sendiri, tetapi setelah pelaksanaan
tindakan anak mampu untuk mengungkapkannya baik melalui ekspresi, perilaku
dan ucapan.