You are on page 1of 12

ANATOMI DAN FISIOLOGI HEWAN

A.ANATOMI HEWAN

Perbedaan utama antara hewan dan tumbuhan adalah bahwa hewan tidak memiliki dinding
sel.Karena sel hewan tidak berdinding,maka bentuk sel hewan tidak tetap.Selain perbedaan
dinding sel tersebut,perbedaan lainnya adalah bahwa hewan mempunyai daya gerak,cepat
tanggap terhadap rangsangan eksternal,tumbuh mencapai besar tertentu,memerlukan
makanan dalam bentuk kompleks,serta jaringannya lunak.

Tiap individu,baik pada hewan interselular maupun hewan multiselular merupakan satu
unit.Hewan itu berorganisasi,berarti tiap bagian dari tubuhnya merupakan subordinat dari
individu sebagai keseluruhan baik sebagai bagian suatu sel maupun seluruh sel.

Adapun struktur sel hewan adalah :

B.FISIOLOGI HEWAN

Masing-masing bagian sel dari hewan uniselular dan mulitiselular mempunyai posisi yang
berbeda-beda dan fungsinya juga berbeda-beda.Sel-sel sejenis yang mempunyai fungsi sama
membentuk suatu jaringan.Cara struktur bermacam-macam jaringan mengambil bagian
dalam aksi terpadu suatu organisme hidup disebut pembagian kerja sel.Kemudian
sekumpulan sel atau sekumpulan jaringan dapat dikombinasikan menjadi suatu struktur untuk
mengerjakan fungsi tertentu.Struktur ini disebut organ.Adapun beberapa sistem organ pada
hewan adalah : sistem reproduksi,sistem pencernaan,sistem pernapasan,sistem sekresi,serta
sistem kerangka tubuhnya.

Kingdom Animalia terbagi menjadi 2 kelompok hewan yaitu : vertebrata dan invertebrata.

a) Invertebrata

Invertebrata secara sederhana hewan tanpa tulang belakang. Invertebrata adalah kelompok
besar hewan yang terdiri dari lebih dari 97% dari semua spesies hewan dengan koleksi luas
hewan termasuk dalam banyak filum dan Subfilum. Porifera, coelenterata, echinodermata,
Annelida, Moluska,dan Arthropoda adalah semua milik invertebrata. Beberapa invertebrata
seperti Serangga dan banyak Mollusca memiliki kerangka eksternal, sementara yang lainnya
tidak. Karena kurangnya sistem pendukung, sebagian besar invertebrata berukuran kecil.
Sistem saraf sangat beragam di antara invertebrata mulai dari yang terorganisir secara longgar
saraf pada hydra sampai dengan otak Cephalopoda yang canggih. Cara makan pada sebagian
besar invertebrata bersifat parasit serta kebiasaan heterotrofik lainnya, dan sistem mereka
sangat sederhana. Kadang-kadang hanya ada satu lubang baik untuk makan dan buang air
besar. Sistem peredaran darah terbuka dalam banyak hal, dan jantung adalah dorsal. Sistem
pernapasan mereka sangat beragam yang dimulai dari difusi sederhana. Invertebrata
menunjukkan baik simetri radial dan simetri bilateral dalam organisasi tubuh mereka.

b) Vertebrata

Hewan vertebrata memiliki tulang punggung yang unik dengan sumsum tulang belakang.
Tulang punggung adalah kolom tulang belakang, yang merupakan bagian dari kerangka
internal mereka. Kerangka dapat berupa tulang atau tulang rawan. Di antara anggota
chordata, mereka adalah kelompok terbesar termasuk Burung, Mamalia, Ikan, Amfibi, Reptil
dan. Sumsum tulang belakang mereka berjalan di sepanjang tubuh antara daerah tengkorak
dan ekor dengan tabung hampa dari jaringan saraf yang disebut sumsum tulang belakang.

Vertebrata memiliki tubuh simetri bilateral. Fitur yang paling penting dari vertebrata adalah
otak yang berkembang dengan baik tertutup oleh struktur tulang yang disebut tengkorak.
Sistem pernapasan mereka berfungsi dengan baik paru-paru atau insang untuk pertukaran gas
antara hewan dan lingkungan. Kadang-kadang, ada pertukaran gas pada permukaan lainnya
yaitu rongga mulut dan kulit menjadi penting, terutama dalam amfibi. Sistem pencernaan
vertebrata adalah salah satu yang lengkap mulai dari mulut dan berakhir setelah rektum.
Saluran gastro intestinal ini terletak pada bagian perut ke sumsum tulang belakang. Selain itu,
mulut terbuka pada bagian anterior, dan anus terbuka dari ujung posterior tubuh. Sistem
peredaran darah adalah salah satu yang tertutup dengan jantung berada pada bagian perut.
Mereka adalah karakteristik utama dari vertebrata.

Perbedaan vertebrata dan invertebrata :

 Vertebrata memiliki tulang punggung dengan sumsum tulang belakang, sedangkan


invertebrata tidak.
 Keragaman ini sangat tinggi di antara invertebrata dibandingkan dengan vertebrata.
 Vertebrata selalu simetri bilateral, sementara invertebrata bisa menunjukkan simetri
bilateral atau simetri radial.
 Vertebrata biasanya berbadan besar dan bergerak cepat dibandingkan dengan invertebrata.
 Vertebrata memiliki sistem peredaran darah tertutup, otak berkembang dengan baik, baik
insang atau paru-paru untuk respirasi, dan sistem saraf yang kompleks dan canggih,
sedangkan invertebrata masih primitif.

Berdasarkan gambar di atas,Invertebrata terbagi menjadi 4 filum yaitu :


Cnidarians/Coelenterata,Cacing(platyhelminthes,nematelminthes,annelida),Arthropoda,serta
Mollusca.Sementara vertebrata terbagi menjadi : Aves,Pisces,Amphibi,Reptilia,dan Mamalia
CNIDARIANS/COELENTERATA

Istilah Colenterata berasal dari bahasa Yunani,yaitu : coilos yang berarti rongga dan enteron
yang berarti usus.Gabungan istilah tersebut tidak diartikan sebagai hewan yang ususnya
berongga,tetapi cukup disebut hewan berongga.Istilah tersebut juga mengindikasikan bahwa
hewan colenterata tidak memiliki rongga tubuh sebenarnya,melainkan hanya berupa rongga
sentral yang disebut coelenteron.Rongga tersebut berfungsi sebagai rongga pencernaan dan
sekaligus berfungsi sebagai pengedar sari makanan.Oleh karena itu,rongga tersebut disebut
juga sebagai rongga gastrovaskular.

Ciri-ciri coelenterata umum adalah sebagai berikut...

 Multiseluler, dan radial simetris


 Merupakan hewan invertebrata.
 Memiliki bentuk seperti tabung
 Dikelilingi tentakel di sekitar mulut
 Lapisan tubuh coelenterata terdri dari jaringan luar (eksoderm), jaringan dalam
(endoderm), serta sistem otot yang membujur dan menyilang (mesoglea)
 Memiliki knidoblast, yaitu sel eksoderm yang berisi racun yang berduri disebut
dengan nematocyt.
 Hidup di air tawar, air laut, secara solider (melekat pada dasar perairan) dan
berkoloni.
 Memiliki sel penyengat (nematosis)
 Merupakan hewan karnivora (memakan invertebrata kecil)
 Tidak memiliki organ atau sistem organ
 Tidak memiliki otak, namun hanya impuls saraf yang berjalan melalui tubuh mereka
dan dapat mendeteksi sinyal di lingkungannya.
 Sistem pencernaan coelenterata : di eksoderm terdapat tentakel berbentuk gelembung
disebut Hipnotoxin yang memiliki kait-kait dari benang. Jika menangkap mangsa,
tentakel menarik makanan ke arah mulut dan mendorongnya ke dalam rongga tubuh.
Makanan dicerna oleh enzim yang akan beredar ke seluruh rongga tubuh dan
kemudian diserap oleh endoderm. Sistem pencernaan coelenterata disebut dengan
Gastrovaskuler.
 Sistem pernapasan adalah sistem saraf difus (baur).
 Coelenterata memiliki alat gerak yang berupa tentakel
 Sistem reproduksinya adalah ada yang secara aseksual dengan membentuk tunas,ada
juga yang berkelamin terpisah

CACING (PLATYHELMINTHES,NEMATHELMINTHES,DAN ANNELIDA)

Platyhelminthes berasal dari bahasa Yunani,yaitu : platy yang berarti pipih dan nelminthes
yang berarti cacing.Jadi platyhelminthes sering disebut sebagai cacing pipih.Platyhelminthes
merupakan triploblastik yang paling sederhana.Cacing ini bisa hidup bebas dan hidup sebagai
parasit.Yang merugikan adalah platyhelminthes yang hidup sebagai parasit.
Adapun ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

1) Tubuhnya pipih dorsoventral dan tidak bersegmen.


2) Umumnya hidup di sungai,danau,laut atau sebagai parasit di dalam tubuh organisme
lain.
3) Sangat sensitif terhadap cahaya
4) Tergolong hewan triploblastik karena tubuhnya tersususun atas 3 lapisan yaitu
eksoderm,endoderm,dan mesoderm.Namun mesoderm cacing ini tidak mengalami
spesialisasi sehingga sel-selnya tetap seragam dan tidak membentuk sel khusus
5) Tidak memiliki darah.
6) Sistem pencernaannya bersifat gastrovaskuler
7) Sistem ekskresinya melalui mulut karena tidak melalui anus
8) Reproduksi secara seksual dan aseksual

Nemathelminthes berasal dari bahasa Yunani,nema yang berarti benang dan neminthes yang
berarti cacing.Sehingga cacing ini sering disebut cacing benang.Cacing ini memiliki tubuh
runcing di kedua ujung.Ukuran tubuh Nemathelminthes umumnya mikroskopis,tetapi ada
juga yang mencapai 1m.Nemathelminthes memiliki rongga pada tubuhnya walaupun rongga
tubuh itu bukan rongga tubuh sejati.Rongga ini disebut pseudoaselomata

Adapun ciri-ciri Nemathelminthes adalah sebagai berikut :

a. Tubuhnya tidak memiliki segmen


b. Lapisan luar tubuhnya licin dan dilindungi oleh kutikula agar tidak terpengaruh oleh
enzim inangnya
c. Triploblastik
d. Kulitnya tidak berwarna
e. Memiliki saluran pencernaan yang lengkap
f. Tidak memiliki sistem respirasi
g. Tubuhnya memiliki rongga, namun bukan rongga tubuh sejati sehingga rongga ini
disebut Pseudoaselomata.
h. Reproduksi secara seksual,berkelamin terpisah

Annelida berasal dari bahasa Yunani yaitu : annulus yang berarti cincin dan oidos yang
berarti bentuk.Jadi,Annelida adalah hewan dengan bentuk tubuh seperti susunan
cincin,gelang-gelang,atau ruas-ruas.
Annelida memiliki ciri-ciri/karakteristik antara lain sebagai berikut...

a. Memiliki tubuh bersegmen (beruas-ruas yang mirip dengan cincin) dan memiliki
otot.
b. Bersifat tripoblastik selomata, simetri bilateral, dan metameri
c. Mempunyai sistem pencernaan sempurna (mulut, kerongkongan, perut otot, tembolok,
usus, dan anus).
d. Tubuh dilapisi dengan kutikula tipis dan lembab
e. Sistem respirasi melalui permukaan kulit dan berlangsung difusi
f. Sistem saraf berupa ganglion otak dan tali syaraf yang tersusun dari tangga tali.
g. Sistem peredaran darah annelida adalah tertutup dengan tersusun dari pembuluh darah
yang mempunyai hemoglobin
h. Sistem ekskresinya berupa nefridia atau nefrostom
i. Sifat kelamin annelida adalah hermaprodit, jadi reproduksi secara generatif dengan
cara konjugasi, dan secara vegetatif dengan fragmentasi/ generasi (mempunyai daya
regenerasi yang tinggi)

MOLLUSCA

Istilah Mollusca berasal dari bahasa Yunani yaitu molluscus yang berarti lunak.Mollusca
adalah kelompok hewan tripbloblastik selomata dan invertebrata yang bertubuh lunak dan
multiseluler. Mollusca termasuk dalam hewan yang lunak baik yang dengan cangkang
ataupun tanpa cangkang. Seperti dari berbagai jenis kerang-kerangan, siput, kiton, dan cumi-
cumi serta kerabatnya. Mollusca merupakan filum yang terbesar kedua dari kerajaan binatang
(Animalia) setelah filum Arthropoda.

Adapun ciri-ciri umumya adalah :

a. Memiliki ukuran dan tubuh yang bervariasi


b. Hewan lunak dan tidak beruas-ruas
c. Merupakan tripoblastik selomata
d. Merupakan hewan invertebrata (tidak mempunyai tulang belakang)
e. Hidup di air dan didarat
f. Mempunyai cincin syarat yang merupakan sistem syaraf
g. Organ ekskresi berupa nefridia
h. Mempunyai radula (lidah bergigi)
i. Bersifat hewan heterotrof
j. Berkembangbiak secara seksual
k. Mollusca memiliki struktur tubuh yang simetri bilateral
l. Tubuh terdiri dari kaki, massa viseral, dan mineral
m. Merupakan hewan hermafrodit yaitu mempunyai 2 kelamin (jantan dan betina) dalam
satu tubuh.
n. Tubuhnya terdiri atas kaki muskular, dengan kepala yang berkembang beragam
menurut kelasnya. Kaki yang beradapatasi untuk bertahan di substrat, menggali dan
membor substrat, atau melakukan pergerakan.
ARTHROPODA

Istilah Arthropoda berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata yaitu arthro yang
berarti ruas dan podos yang berarti kaki. Arthropoda merupakan hewan tripoblastik selomata
dan bilateral simetris. Tubuh Arthropoda terdiri dari kepala, dada, dan abdomen yang
keseluruhan dibungkus oleh zat kitin dan kerangka luar (eksoskeleton). Umumnya diantara
ruas-ruas terdapat bagian yang tidak memiliki zat kitin sehingga ruas-ruas tersebut mudah
untuk digerakkan. Di waktu tertentu kulit dan tubuh Arthropoda mengalami pergantian kulit
(eksdisis)

Berikut ciri-ciri/karakteristik umum dari arthropoda :

 Mempunyai 3 bagian tubuh utama yakni : tubuh bersegmen (ruas), rangka luar
(eksoskeleton) keras, dan ekor.
 Tubuh yang terdiri dari caput (kepala), toraks (dada), dan abdomen (perut) yang
bersegmen-segmen
 Tubuh terbungkus kutikula sebagai kerangka luar yang terbuat dari zat protein dan zat
kitin
 Memiliki ukuran tubuh yang beragam
 Bentuk tubuh simteris bilateral
 Sifat hidup arthropoda adalah parasit, hetertropik, dan hidup dengan bebas
 Memiliki alat pernapasan yang berupa trakea, insang, dan paru-paru (berbuku)
 Bereproduksi secara aseksual dan seksual
 Alat pencernaan yang sempurna atau lengkap mulai adri mulut, kerongkongan, usus,
dan anus
 Arthropoda hidup di air tawar, darat, laut, dan udara
 Sistem peredaran darah arthropoda adalah terbuka dengan darah yang tidak
mengandung hemoglobin melainkan hemosianin
AVES

Aves adalah vertebrata yang tubuhnya ditutupi oleh bulu yang berasal dari epidermis dan
memiliki berbagai macam adaptasi untuk terbang. Aves meliputi burung, ayam, angsa, dan
bebek (itik). Tubuh aves terdiri atas kepala, leher, badan dan ekor. Pada aves terdapat
sepasang sayap yang digunakan dan berfungsi untuk terbang serta kaki yang digunakan untuk
berjalan. Tungkai belakang bersisik dengan bentuk tungkai belakang dengan cakar yang
bermacam-macam sesuai dengan jenis makanan dan cara hidup pada aves tersebut.

Aves memiliki sistem pencernaan makanan yang dimisalkan pada ayam, ayam memiliki
sistem pencernaan yang terdiri dari paruh, rongga mulut, esofagus, tembolok, perut kelenjar,
empedal, usus, rektum, dan kloaka. Kloaka adalah muara bersama dari saluran urine (ureter),
saluran reproduksi, dan saluran pencernaan makanan. Aves memiliki sistem pernapasan yang
bernapas dengan paru-paru. Selain dari itu, aves memiliki kantong udara yang membantu saat
aves terbang. Aves memiliki jantung yang terbagi atas empat ruang, yaitu serambi kanan,
bilik kanan, serambi kiri dan bilik kiri. Darah dari seluruh tubuh yang miskin oksigen tersebut
akan masuk ke serambi kanan, kemudian menuju ke bilik kanan. Bilik kanan tersebut akan
memompa darah ke paru-paru dimana paru-paru akan terjadi pertukaran gas. Karbon dioksida
dilepaskan dan oksigen diikat oleh Hemoglobin. Darah kaya oksigen tersebut kemudian
masuk ke serambi kiri lalu ke bilik kiri. Dari bilik kiri darah akan dipompa ke seluruh tubuh.

PISCES
Pisces (ikan) adalah hewan yang hidup didalam air, mereka dapat bernafas didalam air karena

insang yang mereka miliki. Pisces dapat ditemukan di air tawar (danau dan sungai) maupun

air asin (laut dan samudra). Pisces merupakan hewan berdarah dingin (poikiloterm), artinya

suhu tubuhnya berubah-ubah sesuai dengan suhu air ditempat dia hidup.

Ikan merupakan kelompok vertebrata yang paling beraneka ragam, dengan jumlah spesies

lebih dari 27.000 spesies di seluruh dunia. Struktur tubuh ikan sebagian besar dibentuk oleh

rangkanya, tulang penyusun tubuhnya ada tulang rawan, dan adapula tulang sejati. Insang dan

ekor yang mereka miliki membantu mereka untuk bergerak dengan cepat didalam air.
CIRI CIRI PISCES (IKAN)

 Tubuh terdiri atas kepala, badan. Tubuh ditutupi kulit yang umumnya berlendir dan
bersisik. Sisik juga berfungsi sebagai rangka luar (eksoskeleton)
 Pisces hidup di air, ada yang hidup di air tawar, ada juga yang hidup di air asin, yang
mana pengaturan pertukaran air dan garam didalam tubuh ikan di atur oleh insang.
 Pisces bernafas dengan insang. Pada beberapa spesies, insang memiliki penutupnya
yang disebut dengan operkulum
 Pisces bersifat poikiloterm (berdarah dingin). Jadi suhu tubuhnya dipengaruhi oleh
lingkungan.
 Alat kelamin hemafrodit (terpisah). Fertilisasi terjadi didalam atau diluar tubuh, ada
yang ovipar (bertelur).
 Pisces memiliki sirip yang memudahkannya untuk berenang. Sirip terdapat dikiri dan
kanan tubuhnya, juga di bagian ekornya.
 Pisces ada yang bertulang rawan, ada pula yang bertulang sejati.
 Tidak semua ikan termasuk dalam golongan pisces (paus dan lumba-lumba), akan
tetapi semua pisces merupakan ikan.
 Pisces memiliki vertebra (tulang belakang) yang membentuk rangka tubuhnya, dan
juga sebagai tempat lewatnya saraf-saraf yang mempersarafi organ didalam tubuhnya.

REPTILIA

Jadi, Reptil merupakan organism vertebrata (bertulang belakang) yang melata dan sebagian
berkaki empat, memiliki sisik yang menutupi seluruh permukaan tubuhnya dan bersifat
poikiloterm (berdarah dingin). Menurut para ahli, reptile merupakan organism pertama yang
dapat bertahan hidup di lingkungan yang kering.

Adapun ciri-cirinya yaitu:

 Reptil memiliki kulit bersisik dan kering yang terbuat dari zat tanduk yang fungsinya
untuk melindungi dari kekeringan.
 Reptil berjalan dengan melata dimana seluruh tubuh menelungkup ke tanah,
sedangkan pada bangsa ular bergerak dengan mengerutkan otot di kedua sisi tulang
belakang secara bergantian.
 Reptil memiliki dua pasang kaki dan pada tiap kaki memiliki cakar. Sedangkan pada
penyu kakinya memipih berbentuk kayuh untuk membantu ketika berenang.
 Reptil berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar) pada penyu dan bertelur
melahirkan (ovovivipar) pada ular boa. Fertilisasi secara internal, alat kelamin jantan
disebut sebagai hemipenis.
AMPHIBIA

Istilah Amphibia berasal dari bahasa Yunani yaitu amphi yang berarti kedua, dan bios berarti
hidup. Amphibia hidup didarat dan air tawar. Amphibia pertama kali muncul zaman
Devonian yaitu Era Paleozoic yakni sekitar 350 juta tahun lalu.

Ciri-ciri umum Amphibia adalah sebagai berikut...

 Amphibia memiliki dua pasang kaki yang digunakan untuk berjalan, melompat dan
berenang : Contohnya pada katak, kaki katak pada bagian belakang lebih panjang
daripada kaki depannya. Rangka kaki katak bagian depan terdiri dari humerus,
radioulna, karpal, metakarpal, dan falang (tulang jari-jari). Sedangkan rangka kaki
belakang adalah terdiri dari femur, tibio-fibula, tarsal, metatarsal, dan falang. Pada
kaki depan mempunyai empat jari, sedangkan pada kaki belakang mempunyai lima
jari dimana diantara jari-jari tersebut terdapat selaput renang.
 Bagian-bagian tubuh amphibia adalah kepala dan badan seperti katak, atau kepala,
badan ekor seperti yang terdapat pada salamander.
 Kulit yang lunak, berkelenjar dan juga selalu basah. Kulit amphibia tidak bersisik
kecuali salamander. Di antara kulit dan jaringan otot dimana dibawahnya terdapat
berupa rongga yang berisi cairan limfa. Pada bangkong yang berwarna cerah, kulitnya
menghasilkan cairan beracun bagi hewan lainnya.
 Pernapasan Amphibia berupa insang, kulit dan juga paru-paru. Seperti katak dewasa
yang bernapas dengan menggunakan paru-paru yang berupa kantong-kantong dengan
dinding yang memiliki sejumlah ruangan.
 Amphibia adalah hewan berdarah dingin (poikiloterm)
 Pada jantung Amphibia yang terdiri atas tiga ruangan. tiga ruangan itu adalah satu
ventrikel dan dua untuk atrium. Merupakan peredaran darah tertutup ganda, artinya
darah akan dua kali melewati jantung pada satu kali peredaran.
 Sistem pencernaan lengkap yaitu mulai dari mulut, faring, esofagus (kerongkongan),
lambung, usus, dan rektum yang langsung bersatu dengan kloaka. Contohnya katak,
memiliki mulut yang sangat lebar dan juga gigi-gigi yang kecil di sepanjang rahang
atas. Di langit-langit mulut terdapat gigi vormer. Lidah yang bercabang dua pada
bagian ujungnnya dan pada permukaannya mengandung zat perekat yang digunakan
untuk menangkap serangga. Amphibia juga memiliki hati, kantong empedu, dan
pankreas.
 Sistem ekskresi berupa ginjal tipe mesonefroid dan saluran kemih (saluran wolf atau
saluran mesonefros) yang membawa sekret ke kloaka. Amphibia juga memiliki
kandung kemih yang ada disebelah sisi ventral kloaka.
 Sistem Indra pada Amphibia terdiri atas mata, lubang hidung, dan juga telinga. Pada
mata dilindungi oleh membran niktitans (selaput tidur), kelopak mata atas dan
kelopak mata bawah. Hidup amphibia memiliki dua lubang hidung (nares) yang
berhubungan dengan rongga mulut melalui koane. Sedangkan pada telinga,
berkembang baik, karena terdiri atas dua bagian yaitu telinga tengah dan telinga
dalam dan tidak memiliki telinga luar. Pada telinga yang ada dibagian tengah
berhubungan dengan faring melalui tabung Eustachius. Katak dan bangkong memiliki
selaput telinga yang disebut membran timpani pada bagian telinga tengah. Pada
salamander tidak memiliki selaput telinga, sehingga hanya dapat merasakan gerakan
suara melalui kaki depan.
 Pada perkembangbiakan Amphibia, Amphibia memiliki alat kelamin yang terpisah.
Umumnya Amphibia bersifat ovipar, namun ada jugay ang ovovivipar dan vivipar
dimana telur tersimpan dalam saluran reproduksi betina.

MAMALIA

Pengertian Mammalia adalah kelas Vertebrata (bertulang belakang) yang memiliki kelenjar
susu yang digunakan untuk menyusui anaknya. Mammalia berasal dari bahasa latin yaitu
mammae berarti susu. Mammalia meliputi hewan-hewan yang memiliki kelenjar susu pada
betinanya, sedangkan jantan memiliki kelenjar susu tetapi mengalami reduksi (menyusut). Sel
telur pada mammalia hanya memiliki kuning telur yang sedikit, sehingga perkembangan
embrio itu berlangsung dalam rahim induknya.

Ciri-Ciri Mammalia adalah sebagai berikut...

 Tubuh mammalia terdiri atas bagian kepala, leher, badan dan ekor. Pada anggota
gerak mammalia dimana pada bagian depan dan belakang memiliki jari-jari yang
terdapat kuku dan cakar. Anggota gerak depan termodifikasi yang difungsikan untuk
berlari, menggali lubang, berenang, dan terbang.
 Memiliki kelenjar susu (glandula mammae) pada anggota badan seperti dada, perut,
atau ketiak. Kelenjar susu betina dapat keluar setelah kelahiran anaknya. Pada
Marsupialia (mammalia berkantong) dan Placentalia memiliki puting, sedangkan
Monotremata (mammalia bertelur) tidak memiliki puting. Pada mammalia jantan
tidak menghasilkan kelenjar susu
 Memiliki rambut, sedikitnya dalam satu fase siklus hidupnya. Setiap helai rambut
akan tumbuh didalam kantong yang mengeluarkan minyak pada kulit. Dari berbagai
kantong-kantong rambut itu terletak pada posisi yang miring sehingga rambut
memiliki arah tertentu. Rambut dapat berdiri karena otot-otot dalam kulit.
 Mammalia bersifat homoiotern (berdarah panas). Mammalia mempertahankan suhu
tubuh yaitu 36°C. Dari sebagian spesies mammalia melakukan hibernasi. Hibernasi
adalah tidak aktif atau tidur selama musim dingin. Pada saat udara yang panas,
kelebihan panas tubuh mammalia yang dibuang melalui keringat.
 Ruas tulang belakang leher pada Mammalia berjumlah tujuh buah
 Mammalia mempunyai sekat yang dapat mengatasi rongga dada dengan rongga perut,
yang disebut dengan diafragma.
 Memiliki sistem pencernaan yang lengkap, sistem pencernaan mammalia mulai dari
mulut, faring, esofagus, lambung, usus halus, usus besar (kolom), dan anus. Pada
rahang bawah mulut dibentuk oleh satu tulang tungga dan dipinggir rahang terdapat
gigi. Umumnya terdapat empat tipe gigi pada mammalia yaitu gigi seri, gigi taring,
gigi gerahan depan, dan gigi gerahan belakang. Mammalia hanya akan berganti gigi
satu kali. Mammaia memiliki sekum (usus buntu) pada pertemuan usus halus dengan
kolon.
 Bernapas dengan paru-paru. Mammalia bernapas dengan paru-paru yang terdiri dari
dua lobus dan terdapat didalam ruang pleura serta terdapat pita suara pada laring.
 Sistem ekskresi Mammalia mempunyai ginjal metanefros dengan dua ureter yang
mengalirkan urine ke kandung kemih (vesika urinaria).
 Alat indra yang berupa mata, telinga, lidah, dan hidung. Mata dilindungi oleh kelopak
mata atas dan kelopak mata bawah yang dapat dipejamkan. Mammalia mempunyai
tiga tulang pendengaran, yaitu martil (maleus), landasan (incus), dan sanggurdi
(stapes) yang pada akhirnya organ pendengar berbentuk gelung yang disebut dengan
koklea. Lidah mempunyai papila-papila pengecap rasa. Hidung berhubungan dengan
lubang tunggal di tengkorak.
 Mammalia memiliki otak yang berukuran besar dan berkembang baik yang
berpengaruh pada pendaian atau intelektualnya.
 Memiliki alat kelamin terpisah antara jantan dan betina. Fertilisasi yang terjadi secara
internal dan bersifat vivipar. Pada mammalia jantang memiliki alat kopulasi yang
berupa penis dan spermatozoid yang diproduksi oleh testis yang tersimpan di skrotum.
Pada mamalia betina, embrio berkembang didalam uterus dan pada pertukaran
metabolisme (misalnya respirasi dan nutrisi) antara embrio dengan induk menjadi
terpisah melalui plasenta. Lubang genital pada Mammalia terpisah dengan anus.