You are on page 1of 2

BAB III

PENUTUP

III.1 Kesimpulan
Tumor ginjal merupakan tumor urogenitalia nomor tiga terbanyak setelah
tumor prostat dan tumor kandung kemih. Semakin meluasnya penggunaan
ultrasonografi abdomen sebagai salah satu pemeriksaan screening (penyaring) di
klinik-klinik rawat jalan, makin banyak diketemukan kasus-kasus tumor ginjal yang
masih dalam stadium awal.
Tumor ginjal dapat dibagi mejadi 2 golongan besar yaitu tumor jinak
(benign) dan tumor ganas ( malignant) atau kanker. Perbedaan utama di antara
keduanya adalah tumor ganas lebih berbahaya dan fatal. Walaupun tumor ganas
atau kanker itu berada pada jaringan di kaki, hal itu dalam tahap lanjut dapat
mengakibatkan kematian. Tumor jinak hanya dapat menimbulkan kematian secara
langsung terkait dengan lokasi tumbuhnya yang membahayakan misalnya tumor di
leher yang dapat menekan saluran napas. Terdapat beberapa sifat yang
membedakan antara tumor jinak dan ganas ; Pertumbuhannya, Perluasannya, dan
Metastasis.
Tumor jinak terdiri dari angiomiolipoma ginjal, fibroma renalis, Adenoma
koreteks benigna, dan Onkositoma. Sedangkan tumor ganas terdiri dari
Adenokarsinoma ginjal, Wilms tumor atau nefroblastoma dan Tumor Plvis Renalis.
Adapun gejala dari tumor jinak dan ganas adalah untuk tumor ganas
pertumbuhannya cepat, hanya dibutuhkan beberapa minggu atau bulan saja
benjolan yang awalnya kecil dapat menjadi besar sekali. Sementara untuk tumor
jinak tumbuh lambat dibutuhkan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun
untuk mencapai besar tertentu.
Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan adalah. Prinsipnya semakin
aneh dan sulit suatu tumor maka diperlukan pemeriksaan yang lebih canggih dan
mahal. Antara lain pemeriksaan penunjang yang dilakukan adalah foto roentgen ,
CT-scan, MRI, USG, biopsy (sebagian atau seluruh jaringan yang dicurigai diambil
dan diperiksa dibawah mikroskopsecara patologi anatomi)
Pengobatan tumor ada berbagai macam, secara umum merupakan
kombinasi antara operasi, radiasi dan kimia (kemoterapi). Tumor jinak jika
mengganggu dan memungkinkan biasanya dioperasi dan diangkat. Dan selanjutnya
kekambuhan jarang terjadi. Tumor jinak tidak memerlukan terapi radiasi maupun
kemoterapi. Berbeda dengan tumor jinak, hanya kanker stadium sangat awal saja
yang dapat diterapi dengan operasi semata, selebihnya biasanya diterapi kombinasi
antar ketiga macam jenis terapi di atas.