You are on page 1of 6

Anatomi pernafasan atas

Rongga hidung (nasal cavity) adalah bagian dalam hidung yang dilalui udara melalui lubang hidung.
Rongga hidung juga berisi sistem penciuman yang mengatur sensasi bau.

Rongga hidung berfungsi sebagai sistem sebagian tertutup untuk panas dan kelembaban. Ketika
udara melewati melalui hidung, kelembaban dan kehangatan rongga sinus menghangatkan udara
ke dalam 1 derajat suhu tubuh dan melembabkan untuk mencegah kejutan ke paru-paru.

Fungsi Rongga hidung memiliki empat fungsi:

 Menghangatkan dan humidifies udara terinspirasi.


 Menghapus dan perangkap patogen dan partikel dari udara inspirasi.
 Bertanggung jawab untuk indra penciuman.
 Saluran air dan membersihkan sinus paranasal dan saluran lakrimal.
(a) Memanaskan udara

fungsi rongga hidung terdapat suatu struktur yang disebut concha. Permukaan concha ini
diliputi banyak pembuluh darah kapiler, sehingga suhunya selalu hangat. Udara yang menuju
paru-paru bila melaluinya akan dihangatkan.

(b) Menyaring udara.


· Mencegah pemasukan gas-gas yang membahayakan ke dalam paru-paru. Hal ini
dimungkinkan oleh adanya indra pembau pada hidung, sehingga jika tercium bau gas yang
tidak enak merupakan petunjuk agar hidung ditutup. Gas CO yang tidak berbau akan lolos
dari penyaringan ini, sehingga dapat menimbulkan kematian.
· Mencegah masuknya debu-debu yang terkandung di dalam udara. Hal ini dimungkinkan
oleh adanya rambut-rambut halus disebut silia, yang meliputi selaput mukosa hidung. Ketika
dilalui udara silia bergerak menggelombang.
(c) Melembabkan udara
Keadaan selaput mukosa hidung selalu lembab dan selalu memberikan sebagian
kelembapannya untuk udara yang terisap masuk. Oleh karena itu, udara akan menjadi lembab
dan hangat sebelum masuk paru-paru.
Pengertian Hidung adalah fitur yang paling menonjol terletak di tengah wajah
manusia. Organ saluran pernapasan bagian atas, secara aktif terlibat dalam inhalasi.
Fungsi Hidung yang paling penting adalah menyaring udara atmosfir sebelum
melewati lebih jauh ke dalam sistem pernapasan dan memberikan indera
penciuman. Bahkan, ia bertindak sebagai antarmuka antara udara dari bagian
pernapasan tubuh dan udara atmosfer. Pada saat bernapas, udara yang masuk
melalui lubang hidung yang menyebabkan rongga hidung, yang selanjutnya lolos ke
faring, trakea, bronkus, dan akhirnya, ke paru-paru.

Fungsi faring adalah untuk mentransfer makanan dari mulut ke kerongkongan dan untuk
menghangatkan, melembabkan dan menyaring udara sebelum bergerak ke dalam trakea.
Faring adalah bagian dari kedua pencernaan dan sistem pernapasan.

Faring, dari bahasa Yunani, pharynx, adalah tenggorok atau kerongkongan yang merupakan
bagian dari sistem pencernaan dan sistem pernapasan. Istilah ini terutama dipakai dalam
kalangan ilmu kedokteran. Faring adalah tabung fibromuskular yang terdapat persis didepan
tulang leher yang berhubungan dengan rongga hidung, rongga telinga tengah, dan laring.

Pada umumnya faring dibagi menjadi tiga bagian yaitu: Faring nasal yang berhubungan
dengan rongga hidung, Faring oral yang berhubungan dengan rongga paru-paru, dan Faring
laryngeal yang berhubungan dengan epiglotis dari laring serta menuju ke Esofagus