You are on page 1of 10

ANALISIS JABATAN DAN

PERHITUNGAN
KEBUTUHAN PEGAWAI
( MUSKAMAL.S.Sos, M.SIi)
PUSAT KAJIAN DAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN APARATUR II LAN
JL.RAYA BARUGA NOMOR 48 ANTANG - MAKASSAR
TELP. (0411) 490101 (Operator), 490108 (Kabid K3SDA), 490109 (Kabid KMKPOA), 490110
(Kabid Diklat Aparatur), Fax (0411) 490110
LATAR BELAKANG
• Peraturan bersama Menteri PAN dan RB Menteri dalam negeri ,
dan menteri keuangan Nomor : 02/SPB/M-RB/8/2011/800-
632 Tahun 2011 Tanggal : 24 Agustus 2011
• Pasal 3 Ayat (1) “ Dalam masa penundaan dilakukan perhitungan
jumlah kebutuhan pegawai negeri sipil yang tepat berdasarkan
analisis jabatan dan beban kerja “
• Pasal 6 “ Instansi Pusat dan daerah selain menghitung jumlah
kebutuhan PNS juga menyusun proyeksi kebutuhan PNS selama
5 ( lima ) tahun kedepan
FAKTOR –FAKTOR YANG
DIPERTIMBANGKAN
• Standar Kemampuan Rata-Rata
Norma waktu
Norma waktu adalah standar kemampuan rata-rata pegawai
dalam menyelesaikan tugas yang diukur berdasarkan satuan
waktu, dalam perhitungannya digunakan rumus :
Norma waktu = orang x Waktu
Hasil
Contoh : Operator komputer dalam waktu 60 detik dapat
menghasilkan beberapa lembar ketikan, misalnya 6 lembar
ketikan
Standar kemampuan rata –rata
( Lanjutan
 Norma Hasil
Norma Hasil adalah standar kemampuan rata-
rata pegawai dalam menyelesaikan tugas yang
diukur berdasarkan satu satuan hasil dapat
diperoleh dalam waktu beberapa lama, Dalam
penghitungannya digunakan rumus :

Norma Hasil = Hasil


Orang x waktu
Contoh :
Penganalisis Formasi Pegawai untuk
menghasilkan pertimbangan teknis atas usul
tambahan formasi CPNS dari satu instansi
diperlukan waktu 60 menit
WAKTU KERJA
Jam Kerja efektif (JKE) terdiri dari jumlah jam
kerja formal dikurangi dengan waktu kerja yang
hilang karena tidak bekerja seperti melepas
lelah, istirahat makan dan sebagainya.
Dalam menghitung jam kerja efektif digunakan
ukuran sebagai berikut :
a. JKE Perhari = 1 hari x 5 jam= 300 mnt
b. JKE Perminggu = 5 hari x 5 jama = 25 jam =
1.500 mnt
c. JKE Perbulan = 20 hari x 5 jam = 100 jam =
6000 mnt
d. JKE Pertahun = 240 hari x 5 jam = 1.200 =
72.000 mnt
PERHITUNGAN KEBUTUHAN
PEGAWAI (1)
Pendekatan Hasil Kerja
Pendekatan hasil kerja adalah metode
penghitungan kebutuhan pegawai
dengan mengidentifikasi beban kerja dan
hasil kerja jabatan
Metode ini dipergunakan untuk jabatan
yang hasil kerjanya fisik atau bersifat
kebendaan
Perlu diperhatikan juga bahwa metode ini
efektif dan mudah digunakan untuk
jabatan yang hasil kerjanya hanya satu
jenis
Lanjutan Penghitungan kebutuhan (1)
Rumus : ∑ Beban kerja x 1 Orang
Orang Standar kemampuan Rata-rata

Contoh :
Jabatan : Operator Komputer
Hasil kerja : Data entrian
Beban kerja : 200 Data entrian
Standar Kemampuan
Rata-rata ; 300 data/Hari

Kebutuhan Pegawai = 200 data entrian X 1 Orang


30 Data perhari
= 6,7 Orang
= 7 Orang (dibulatkan )
PENGHITUNGAN KEBUTUHAN
PEGAWAI (Pendekatan Tugas pertugas )
• Metode ini dipergunakan untuk menghitung
kebutuhan pegawai pada jabatan yang hasil kerjanya
abstrak atau beragam, artinya Hasil kerja dalam jabatan
tersebut banyak jenisnya.

Rumus : ∑ WPT X 1 Orang


WKE/Hari

 Waktu penyelesaian Tugas ( WPT)


Adalah waktu yang digunakan dalam menyelesaikan
tugas tersebut
 Waktu kerja Efektif ( WKE)
Adalah jam kerja efektif yang digunakan dalam 1 Hari
CONTOH PERHITUNGAN
KEBUTUHANPEGAWAI
Jabatan Pemroses Naskah Perjanjian Kerjasama dan kontrak pada SubBagian
Bantuan Hukum.
No Uraian Tugas Satuan Waktu Standar Beban Pegawai
Hasil penyelesaian kinerja kerja yang
dibutuhkan
1 Menerima dan Laporan 15 mnt 300 mnt 7 0,35
mengumpulkan
laporan
2 Mensortir dan Laporan 30 mnt 300 mnt 6 0,6
mengklarifikasi
laporan
3 Menyiapkan data Kegiatan 15 mnt 72.000 1 0,002
beban kerja mnt

4 Melaporkan kepada Laporan 15 mnt 72.000 1 0,002


Pimpinan bahan mnt
konsep laporan tahun
5 Melaksanakan tugas Kegiatan 5 mnt 300 mnt 3 0,05
lain yang diberikan
oleh pimpinan
Jumlah = 1,004
TERIMA KASIH