You are on page 1of 2

SKRINING FITOKIMIA DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI

EKSTRAK KULIT BUAH TANAMAN JENGKOL


(Pithecellobium jiringa (Jack) Prain.) TERHADAP BAKTERI
Streptococcus mutans, Staphylococcus aureus, DAN Escherichia coli

Abstrak
Kulit buah tanaman jengkol (Pithecellobium jiringa (Jack) Prain.)
merupakan salah satu bagian tanaman yang perlu dikembangkan manfaatnya,
misalnya sebagai obat kumur, pencegah karies, infeksi pada kulit dan saluran
pencernaan. Selama ini kulit buah jengkol termasuk limbah organik di pasar
tradisional yang tidak memberikan nilai ekonomis, oleh karena itu perlu dilakukan
penelitian pemanfaatan kulit buah jengkol.
Pada penelitian ini dilakukan skrining fitokimia dan uji aktivitas
antibakteri ekstrak etanol kulit buah jengkol terhadap Streptococcus mutans,
Staphylococcus aureus dan Escherichia coli yang dilakukan secara in vitro
dengan metode difusi agar meggunakan lubang. Sampel kulit buah jengkol
diambil secara purposif dari pasar tradisional di Jalan Sei Kera, Kecamatan
Medan Timur, Medan, Provinsi Sumatera Utara.
Hasil skrining fitokimia dari simplisia dan ekstrak etanol kulit buah
jengkol menunjukan adanya senyawa golongan alkaloid, flavonoid, tanin,
glikosida, saponin, steroid/triterpenoid. Uji aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol
kulit buah jengkol menunjukan bahwa konsentrasi terkecil pada bakteri
Streptococcus mutans sebesar 30 mg/ml konsentrasi terkecil pada bakteri
Staphylococcus aureus sebesar 20 mg/ml, dan konsentrasi terkecil pada bakteri
Escherichia coli sebesar 20 mg/ml. Sedangkan batas daerah hambat yang efektif
dengan diameter 15,66 mm pada konsentrasi 90 mg/ml untuk bakteri
Streptococcus mutans, diameter 14,26 mm pada konsentrasi 90 mg/ml untuk
bakteri Staphylococcus aureus dan diameter 14,67 mm pada konsentrasi 60 mg/ml
untuk bakteri Escherichia coli.

Kata kunci : Skrining, Ekstrak, Kulit Buah, Jengkol, Antibakteri

Universitas Sumatera Utara


PHYTOCHEMICAL SCREENING AND ANTIBACTERIAL ACTIVITY
TEST OF JENGKOL PERICARP EXTRACT
(Pithecellobium jiringa (Jack) Prain.) WITH RESPECT TO
Streptococcus mutans, Staphylococcus aureus AND Escherichia coli

Abstract
Jengkol pericarp (Pithecellobium jiringa (Jack) Prain.) is one of the plants
part that need to be developed the benefits, such as mouthwash, dental caries
prevention, infection of the skin and gastrointestinal tract. During this, jengkol
pericarp includes organic waste in the traditional markets which do not provide
economic value, therefore the utilization of jengkol pericarp research needs to be
done.
In this research was conducted at the phytochemical screening and testing
antibacterial activity of ethanol extract of the jengkol pericarp against
Streptococcus mutans, Staphylococcus aureus dan Escherichia coli that was
conducted as invitro agar diffusion method by using the hole. Jengkol pericarp
sample purposively drawn from traditional market at Sei Kera Street, district of
East Medan, Province North Sumatra.
The results of phytochemical screening of jengkol pericarp simplisia and
ethanol extract indicate class of alkaloid compounds, flavonoids, tannins,
glycosides, saponins, steroids/ triterpenoids. The antibacterial activity test of
ethanolic extract of jengkol pericarp shows that the smallest concentration of
Streptococcus mutans bacteria at 30 mg/ml, the smallest concentration of
Staphylococcus aureus bacteria at 20 mg/ml, and the smallest concentration of
Escherichia coli bacteria at 20 mg/ml. Whereas the limit of effective drag area
with a diameter of 15,66 mm in the concentration 90 mg/ml for Streptococcus
mutans bacteria, a diameter of 14,26 mm in the concentration 90 mg/ml for
Staphylococcus aureus bacteria and a diameter of 14,67 mm in the concentration
60 mg/ml for Escherichia coli bacteria.

Keyword : Screening, Extract, Pericarp, Jengkol, Antibacterial

Universitas Sumatera Utara