You are on page 1of 1

Abstrak:

 Latar Belakang : Meningkatnya kerentanan terhadap Virus Varicella-Zoster di antara


Dokter dan Perawat Israel yang lahir di Wilayah Timur Tengah: Gabriel CHODICK, dkk.
Sackler Fakultas Kedokteran, Universitas Tel-Aviv, Israel-transmisi nosokomial varicella-
zoster virus (VZV) dikenali sebagai penyebab morbiditas yang signifikan pada petugas
layanan kesehatan dan juga pada pasien berisiko tinggi.
Penelitian saat ini bertujuan untuk menyelidiki adanya antibodi VZV di antara dokter
dan perawat, untuk menilai variabel-variabel yang mempengaruhinya, dan
membandingkannya dengan penelitian internasional sebelumnya.
 Metode : Data diperoleh dengan kuesioner mengenai karakteristik sosiodemografi dan
pekerjaan serta penentuan antibodi serum terhadap varicella-zoster. Seroprevalensi
varicella-zoster di antara 335 peserta penelitian adalah 94,8% (95% CI: 91,9% -96,9%),
tanpa perbedaan yang signifikan antara perawat (94%) dan dokter (97%). Penurunan
risiko virus diamati pada pekerja yang berimigrasi ke Israel dari Asia atau Afrika (OR =
0,15; 95% CI: 0,04-0,51).
 Hasil: kekurangan kekebalan di antara para pekerja ini tetap signifikan dalam model
multivariat, yang juga mencakup usia, jenis kelamin, tahun pendidikan, jumlah saudara
kandung, dan kepadatan pada masa kecil. Data kami menunjukkan bahwa meskipun ada
kekebalan yang tinggi antara dokter dan perawat Israel pada umumnya, pelaksanaan
program vaksinasi skala kecil yang ditujukan untuk pekerja dari daerah yang lebih
hangat dan tropis, harus dipertimbangkan secara serius. (J Occup Health 2013; 48: 246-
252)