You are on page 1of 9

RESUME ANATOMI DAN FISIOLOGI

SISTEM REPRODUKSI

Disusun Oleh:

Ikrimah Syam

70300116033

Keperawatan B

PRODI KEPERAWATAN

FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR

2017
ANATOMI DAN FISIOLOGI SISTEM REPRODUKSI

PRIA DAN WANITA

A. Sistem Reproduksi

Sistem genital adalah sistem organ seks dalam organisme yang bekerja sama untuk

tujuan reproduksi seksual. Banyak zat non-hidup seperti cairan, hormon, dan feromon juga

merupakan aksesoris penting untuk sistem reproduksi.

1. Sistem Reproduksi Pria

Genetalia eksternal

a. Penis

Penis (dari bahasa Latin ang artinya“ekor”, akar

katanya sama dengan phallus, yang berarti sama) adalah alat

kelamin jantan. Fungsi penis secara biologi adalah sebagai alat pem buangan sisa

metabolisme berwujud cairan (urinasi) dan sebagai alat bantu reproduksi.

b. Skrotum

Skrotum adalah kantung (terdiri dari kulit dan

otot) yang mem bungkus testis atau buah zakar. Skrotum


terletak diantara penis dan anus serta didepan perineum.
Fungs skrotum adalah untuk memberikan kepada testis suatu lingkungan yang memiliki

suhu1- 8ºC lebih dingin dibandingkan temperatur rongga tubuh.Fungsi ini terlaksana

adanya pengaturan oleh sistem otot rangkap yang menarik testis mendekati dinding tubuh

untuk memanasi.

Genetalia Internal

a. Testis

Testis merupakan organ kelamin jantan yang berfungsi sebagai tempat sintesis

hormon androgen (terutama testosteron) dan tempat berlangsungnya proses

spermatogenesis. Kedua fungsi testis ini menempati lokasi yang terpisah di dalam testis.

Biosintesis androgen berlangsung dalam sel Leydig di jaringan inter tubuler, sedangkan

proses spermatogenesis berlangsung dalam epitel tubulus seminiferus. Testis merupakan

sepasang struktur berbentuk oval, agak gepeng dengan panjang sekitar 4 cm dan diameter

sekitar 2,5 cm. Bersama epididimis, testis berada di dalam skrotum yang merupakan

sebuah kantung ekstra abdomen tepat di bawah penis.

b. Saluran Reproduksi

1) Epididimis(tempatpematangansperma)

Epididimis berfungsi sebagai tempat


penyimpanan sementara sperma sampai sperma

menjadi matang dan bergerak menuju vasdeferens.

2) Vasdeferens(saluranspermadaritestiskekantongsp

erma)

Vasdeferens atau saluran sperma (duktusdeferens) merupakan saluran lurus

yang mengarah keatas dan merupakan lanjutan dari epididimis. Berfungsi sebagai

saluran tempat jalannya sperma dari epididimis menuju kantung semen atau kantung

mani (vesikulaseminalis).
3) Saluranejakulasi
Saluran ejakulasi merupakan saluran pendek yang menghubungkan kantung

semen dengan uretra. Berfungsi untuk mengeluarkan sperma agar masuk kedalam

uretra.

4) Uretra

Uretra merupakan saluran akhir reproduksi yang terdapat didalam penis.

Berfungsi sebagai saluran kelamin yang berasal dari kantung semen dans aluran

untuk membuang urin dari kantung kemih.

c. KelenjarKelamin

1) Vesikulaseminalis(tempatpenampungansperma)

Vesikula seminalis atau kantung semen (kantungmani) merupakan kelenjar

berlekuk- lekuk yang terletak dibelakang kantung kemih. Dinding vesikula seminalis
menghasilkan zat makanan yang merupakan sumber makanan bagi sperma.
2) Kelenjar prostat (penghasilcairanbasauntukmelindungisperma)
Kelenjar prostat melingkari bagian atas uretra dan terletak dibagian bawah

kantung kemih Kelenjar prostat adalah kelenjar pensekresi terbesar. Cairan prostat

bersifat encer dan seperti susu, mengandung enzim

antikoagulan, sitrat (nutrient bagi sperma), sedikit asam,

kolesterol, garam dan fosfolipid yang berperan untuk

kelangsungan hidup sperma.

3) Kelenjar bulbouretra / cowper(penghasil lendir untuk melumasi saluran sperma)

Kelenjar bulbouretralis adalah sepasang kelenjar kecil yang terletak

disepanjang uretra, dibawah prostat. Kelenjar Cowper (kelenjar bulbouretra)

merupakan kelenjar yang salurannya langsung menuju uretra. Kelenjar Cowper

menghasilkan getah yang bersifat alkali (basa).


2. Sistem Reproduksi Wanita

Organ reproduksi perempuan terbagi atas organ genitalia eksterna dan organ genitalia

interna. Organ genitalia eksterna adalah bagian untuk sanggama, sedangkan organ genitalia

interna adalah bagian untuk ovulasi, tempat pembuahan sel telur, transportasi blastokis,

implantasi, dan tumbuh kembang janin.

Genitalia Eksterna

a. Vulva atau pudenda

Vulva meliputi seluruh struktur eksternal yang dapat dilihat mulai

daripubis sampai perineum, yaitu mons veneris, labia mayora dan labiaminora,

klitoris, selaput darah (hymen), vestibulum, muara uretra,berbagai kelenjar dan

struktur vascular.

b. Mons veneris (mons pubis)

Mons veneris (mons pubis) adalah bagian yang menonjol di atassimfisis

dan pada perempuan setelah pubertas ditutup oleh rambut kemaluan.Pada

perempuan umumnya batas atas rambut melintang sampai pinggir atassimfisis,

sedangkan ke bawah sampai sekitar anus dan paha.


c. Labia mayora
Labia mayora (bibir-bibir besar) terdiri atas bagian kanan dan kiri,lonjong

mengecil kebawah, terisi oleh jaringan lemak yang serupa denganyang ada di

mons veneris. Ke bawah dan ke belakang kedua labia mayorabertemu dan

membentuk kommisura posterior.Labia mayora analog denganskrotum pada pria.

d. Labia minora (nymphae)

Labia minora (nymphae) adalah suatu lipatan tipis dari kulit sebelahdalam

bibir besar. Ke depan kedua bibir kecil bertemu yang diatas klitorismembentuk

preputium klitoridis dan yang di bawah klitoris membentukfrenulum klitoridis. Ke

belakang kedua bibir kecil juga bersatu danmembentuk fossa navikulare. Kulit

yang meliputi labia minora mengandungbanyak glandula sebasea dan juga ujung-

ujung saraf yang menyebabkan bibirkecil sangat sensistif.

e. Klitoris

Klitoris kira-kira sebesar biji kacang ijo, tertutup oleh preputium klitoridis

dan terdiri atas glans klitoridis, korpus klitoridis dan dua krura yang

menggantungkan klitoris ke os pubis. Glans klitoridis terdiri atas jaringanyang

dapat mengembang, penuh dengan ujung saraf, sehingga sangat sensitif.

f. Vestibulum

Vestibulum berbentuk lonjong dengan ukuran panjang dari depan


kebelakang dan dibatas di depan oleh klitoris, kanan dan kiri oleh kedua bibirkecil

dan di belakang oleh perineum (fourchette).

g. Introitus Vagina

Introitus vagina mempunyai bentuk dan ukuran yang berbeda-

beda.Introitus vagina ditutupi oleh selaput dara.

h. Perineum

Perineum terletak antara vulva dan anus, panjangnya rata-rata 4

cm.Jaringan yang mendukung perineum terutama ialah diafragma pelvis


dandiafragma urogenitalis. Diafragma pelvis terdiri atas otot levator ani danotot
koksigis posterior serta fasia yang menutupi kedua otot ini.Diafragma urogenitalis

terletak eksternal dari diafragma pelvis, yaitu didaerah segitiga antara tuber

isiadika dan simfisis pubis. Diafragmaurogenitalis meliputi muskulus transverses

perinea profunda, ototkonstriktor uretra dan fasia internal maupun eksternal yang

menutupinya.

Organ Genitalia Interna

a. Vagina (Liang Sanggama)

Vagina merupakan penghubung antara introitus vagina dan uterus.Dinding

depan dan belakang vagina berdekatan satu sama lain, masing-masingpanjangnya

berkisar antara 6-8 cm dan 7-10 cm. Bentuk vaginasebelah dalam yang berlipat-

lipat dinamakan rugae. Di tengah-tengahnya adabagian yang lebih keras disebut

kolumna rugarum. Lipatan ini memungkinkanvagina dalam persalinan melebar

sesuai dengan fungsinya sebagai bagianlunak jalan-lahir. Di vagina tidak

didapatkan kelenjar bersekresi.Vagina dapat darah dari (1) arteri uterine, yang

melalui cabangnya keserviks dan vagina memberikan darah ke vagina bagian

tengah 1/3 atas; (2)arteria vesikalis inferior, yang melalui cabangnya memberikan

darah kevagina bagian 1/3 tengah; (3) arteria hemoroidalis mediana dan
arteriapedundus interna yang memberikan darah ke bagian 1/3 bawah.
b. Uterus

Berbentuk advokat atau buah pir yang sedikit gepeng ke arah

depanbelakang. Ukurannya sebesar telur ayam dan mempunyai rongga.

Dindingnyaterdiri dari otot-otot polos. Ukuran panjang uterus adalah 7-7,5 cm,

lebardiatas 5,25 cm, tebal 2,5 cm dan tebal dinding 1,25 cm. Letak uterus

dalamkeadaan fisiologis adalah anteversiofleksio (serviks ke depan dan

membentuksudut dengan vagina, sedangkan korpus uteri ke depan dan

membentuk sudutdengan serviks uteri). Uterus terdiri atas fundus uteri, korpus

uteri dan serviks uteri.

c. Tuba Fallopi

Tuba Fallopi terdiri atas (1) pars interstisialis, yaitu bagian yangterdapat di

dinding uterus (2) pars ismikia, merupakan bagian medial tubayang sempit

seluruhnya; (3) pars ampularis, yaitu bagian yang berbentuksebagai saluran agak

lebar, tempat konsepsi terjadi; dan (4) infundibulum,yaitu bagian ujung tuba yang

terbuka ke arah abdomen dan mempunyafimbria

d. Ovarium (indung telur)

Perempuan pada umumnya mempunyai 2 indung telur kanan dan

kiri.Mesovarium menggantung ovarium di bagian belakang ligamentum latum


kiridan kanan. Ovarium berukuran kurang lebih sebesar ibu jari tangan

denganukuran panjang kira-kira 4 cm, lebar dan tebal kira-kira 1,5 cm. (Mashudi,

2011)
DAFTAR PUSTAKA
Mashhudi, Sugeng. 2011.Anatomi dan Fisiologi Dasar. Jakarta: Salemba Medika.

https://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&cad=rja&uact=8&ve
d=0ahUKEwi2lbORgubWAhXDI5QKHUIUCdoQFgglMAA&url=http%3A%2F%2Fdinus
.ac.id%2Frepository%2Fdocs%2Fajar%2Fsistem_reproduksi_pria1.pdf&usg=AOvVaw228
LANo6ocm7fnl0_kbNVP(diakses pada Selasa 11 Oktober 2017pada jam 02.35)

https://www.google.co.id/search?dcr=0&biw=1366&bih=662&tbm=isch&sa=1&q=sistem+repro
duksi+wanita&oq=sistem+repro&gs_l=psy-
ab.3.0.0l4.1362364.1363834.0.1365368.12.8.0.0.0.0.355.674.3-2.2.0....0...1.1.64.psy-
ab..10.2.671....0.oZ7kcWSuZjY#imgrc=ouLx-zl5w02oLM: (diakses pada Selasa 11
Oktober 2017 pada jam 01.00)