You are on page 1of 2

ABSTRAK

Nama : M. Denthafajar
NIRM : 2012-11-101
Fakultas : Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Judul : Hubungan Antara Profil Wajah Konveks dengan Nilai Sudut
I-SN di Klinik Ortodonti Fakultas Kedokteran Gigi
Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Jumlah Bab : VII
Jumlah Halaman : ix + 45
Jumlah Gambar : 12
Jumlah Tabel : 2
Jumlah Referensi : 22
Kata Kunci : profil wajah konveks, sudut I-SN
Pembahasan :

Pendahuluan : Berdasarkan analisis Steiner dan Riedel, pengukuran sudut I-


SN merupakan pengukuran yang digunakan untuk mendapatkan inklinasi insisif
sentral maksila terhadap basis kranial. Sudut yang diukur dalam pengukuran I-SN
adalah sudut inferior posterior yang dibentuk oleh perpotongan sumbu panjang gigi
insisivus rahang atas dan garis SN. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk
menjelaskan hubungan antara profil wajah konveks dengan nilai sudut I-SN di Klinik
Ortodonti Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).
Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan data yang
dikumpulkan dari data rekam medik di FKG UPDM(B) dan di analisis data dengan uji
univariat dan uji bivariat (chi-square). Hasil : Sebanyak 58 orang dijadikan subyek
penelitian dan didapatkan hasil 10 orang mempunyai sudut I-SN yang protrusif, 40
orang mempunyai sudut I-SN yang normal dan 8 orang mempunyai sudut I-SN yang
retrusif. Kesimpulan :

Jakarta, April 2016


Pembimbing

drg. Albert Suryaprawira, Sp.Ort

ABSTRACT
Name : M. Denthafajar
Number : 2012-11-101
Fakulty : Dentistry of Prof. Dr. Moestopo (Beragama) University
Title : Relation between convex facial profile with I-SN angle in
Orthodontic Clinic at Dentistry of Prof. Dr. Moestopo
(Beragama) University students.
Number of Chapter : VII
Number of Pages : ix + 45
Number of Picture : 12
Number of Table : 2
Number of References: 22
Key Words : convex facial profile, I-SN angle
Discussion :

Introduction : Based on analysis of Steiner and Riedel, I-SN angle


measurement is a measurement used to obtain the maxillary central incisor inclination
toward the cranial base. The angle measured in the measurement of I-SN is the
posterior inferior angle formed by the intersection of the long axis of the maxillary
incisor and the SN line. Objective : This study aims to clarify the relationship
between convex facial profile to the value of the angle I-SN in Clinical Orthodontics
Clinic at Dentistry of Prof. Dr. Moestopo (Beragama) University. Method : The
method used is analytical data collected himself through the object and data analysis
with univariate and bivariate test (chi-square). Results : 58 people were used as
research subject and the results obtained 10 people have a protrusive I-SN angle, 40
people have a normal I-SN angle and 8 people have a retrusive I-SN angle.
Conclussion : There is a relation between convex facial profile with I-SN angle in
Orthodontic Clinic at Dentistry of Prof. Dr. Moestopo (Beragama) University
students.

Jakarta, April 2016


Advisor

drg. Albert Suryaprawira, Sp.Ort