You are on page 1of 1

ABSTRAK

Pengaruh Pemberian Gula Pasir ( Sukrosa) Terhadap


Gambaran Histopotologis Kelenjar Pankreas
Tikus Putih Jantan Rattus novergicus Strain Wistar

Latar belakang. Gula pasir (sukrosa) adalah cairan sari tebu yang mengalami kristalisasi
menjadi butiran gula berwarna putih bersih atau putih agak kecoklatan (raw sugar).
Peningkatan kadar glukosa darah dalam batas fisiologis akan meningkatkan sekresi insulin
dan mekanisme persinyalan lain yang menguntungkan bagi tubuh. Akan tetapi, hiperglikemia
yang berlangsung kronis akan mengakibatkan timbulnya glukotoksisitas pada sel-sel β pulau
Langerhans. Glukotoksisitas akan menyebabkan disfungsi dan perubahan massa sel β,
sehingga terjadi penurunan sekresi insulin.

Metode. Penelitian experimental terhadap 24 ekor tikus putih jantan Rattus novergicus strain
wistar, dibagi 4 kelompok, kelompok I sebagai kontrol, kelompok II diberikan gula pasir 720
mg/grBB, kelompok III diberikan gula pasir 1800 mg/200 grBB, kelompok IV diberikan gula
pasir 3600 mg/grBB selama 4 minggu. Uji statistik yang digunakan yaitu uji normalitas data,
uji homogenitas parametric one-way ANOVA + post-hoc (LSD) test atau non-parametrik
Kruskal-Wallis post-hoc (Mann-Whitney test) dengan tingkat kemaknaan α = 0.05, CI = 95%.

Hasil. Gambaran histopatologis kelenjar pankreas untuk luas pulau Langerhans terbesar pada
kelompok gula pasir 3600 mg/grBB yaitu (15510±4063.8) dibandingkan dengan kelompok
gula pasir 1800 mg/kgBB dan kelompok gula pasir 720 mg/kgBB yaitu (13889.3±3655.8)
dan (12756.5±3773.7). Nilai median diameter pulau langerhans pada kelompok kontrol,
perlakuan 1, 2, 3 adalah 255 (44.7-303), 238.5 (189-338), 248 (217-317), 276 (207-303). nilai
median keliling pulau Langerhans pada kelompok kontrol, perlakuan 1,2,3 adalah 754.5
(310-928), 768 (634-976), 835 (683-1603), 934 (702-1015).

Kesimpulan. Ada perubahan luas, diameter, keliling pulau langerhans pada setiap
pemberian gula pasir dengan berbagai dosis tapi tidak signifikan secara statistik

Kata kunci : Gula pasir, histopatologis kelenjar pankreas