You are on page 1of 1

Abstrak

Kanker adalah pembunuh nomor … pada manusia. Pada wanita kanker serviks merupakan
kanker keempat terbanyak yang menyerang wanita di seluruh dunia. Di tahun 2012 terdapat 527.624
kasus yang terjadi. 7,5% dari semua kematian wanita karena kanker, disebabkan oleh kanker serviks.
Di tahun yang sama, hampir 50% dari kasus baru kanker serviks mengalami kematian sekitar 265.653.
Sembilan dari sepuluh kematian wanita karena kanker terjadi di daerah tertinggal. Indonesia memiliki
populasi wanita sebanyak 89.070.000 yang berusisa sama dengan dan lebih dari 15 tahun beresiko
terkena kanker serviks. Di Indonesia kanker serviks sendiri menempati posisi kedua setelah kanker
payudara. Kasus kanker serviks di Indonesia pada 14 juli 2014 yaitu 20.928 yang sering terjadi pada
wanita berusia 15-44 tahun. Sedangkan di Indonesia pada tahun 2012 sebanyak 9.498
Pada saat ini kanker serviks dapat dideteksi dengan dua metode, yakni pemeriksaan pap smear
atau IVA (inspeksi visual dengan menggunakan asam asetat). Pap Smear merupakan suatu tes untuk
mengetahui hasil usapan mulut rahim, dan mendeteksi berbagai penyakit pada rahim wanita, khususnya
pada kanker serviks. Sensitivitas dan spesifisitas Tes Pap bervariasi dari 50-98%. Selain itu juga
kenyataannya skrining massal dengan Tes Pap belum mampu dilaksanakan antara lain karena
keterbatasan ahli patologi/sitologi dan teknisi sitologi
Peralatan yang dipersiapkan adalah ruangan tertutup dan meja periksa ginekologis,
pencahayaan yang cukup untuk melihat serviks, spekulum vagina Asam asetat (3-5%), swab lidi kapas
dan sarung tangan. Cara pemeriksaan dari metode IVA adalah dengan menggunakan speculum untuk
melihat serviks yang telah dipulas dengan asam asetat 3-5%. Jika hasil positif akan terlihat adanya
bercak berwarna putih disebut Aceto white epithelium. Selain itu, metode IVA tidak dapat dilakukan
pada saat pasien wanita sedang mengalami menstruasi. Dikarenakan akan terjadi kesulitan dalam
mengidentifikasi perubahan yang diakibatkan usapan asam asetat.
Dengan demikian, metode efektif yang dapat dilakukan