You are on page 1of 1

Abstrak

Menjelaskan pengukuran dan pemodelan eksperimental gesekan antara dua lapisan dengan struktur
serat yang berbeda termasuk searah. Efek dari empat parameter meliputi suhu tekanan, laju
pembentukan dan orientasi. Hasil menunjukan parameter pengolahan yang palin berpengaruh karena
reduksi viskositas resin. Untuk yang sama kondisi pengolahan, searah memiliki gesekan maksimum.
Orientasi kain berpengaruh terhadap gesekan interplay, untuk kain, friksi simetris berkenaan dengan
orientasi kain 45 derajat. Karena simetri serat. Sebuah model gesekan dikembangkan berdasarkan
hubungan linier antara koefisien gesekan dan nomor yang bisa digunakan unuk memprediksi koefisien
gesekan untuk setiap set kondisi pengolahan ( suhu, laju tarik, tekanan normal) pada apapun orientasi
kain.

Kesimpulan

Gesekan antar-lapis satin 8-harness, 5-harness satin dan unidirectional carbon / epoxy prepreg adalah
diselidiki pada kondisi pengolahan yang berbeda dengan menggunakan uji coba gesekan dikembangkan
untuk penelitian ini. Hasil menunjukkan bahwa suhu, laju tarik dan tekanan normal berbeda dampak
pada gesekan antar lapis. Kenaikan suhu dan penurunan tingkat tarik dapat meningkatkan tergelincir
antara prepreg plies. Penurunan tekanannormal sangat membantu selip antar-lapus. Perubahan
orientasi serat pada lapisan prepreg memiliki pengaruh pada resistansi gesek antara lapisan laminasi
komposit. Untuk kain tenun, resistansi gesekan ditemukan maksimum pada 0 derajat kain orientasi dan
menurun saa orientasi serat berubah mendaj 15 deraja, 30 derajat, dan 45 derajat. Seperti sudut benang
lingsin meningkat, gaya gesekan menurun dan mencapai nilai minimum karena sudut serat melengkung
mencapai 45 derajat. Dari 45 derajat sampai 90 derajat koefisien gesekan meningkat lagi karena simetri
arsitektur kain. Koefisien gesekan menurun dari 0 derajat sampai 90 derajat. Analisis kurva stribeck
digunakan untuk memprediksi koefisien gesekan degan menggunakan linier hubungan antara koefisien
gesekan. Persamaan dikembangkan yang bisa digunakan untuk memprediksi koefisien gesekan untuk
setiap set kondisi pemrosesan (suhu, laju tarik, tekanan normal) pada kain apapun orientasi.