You are on page 1of 5

1.

Anatomi fisologi pada janin

Genitalia dan Fisologi Gambar dan keterangan

Genitalia eksternal laki-laki A. Gambar perkembangan genital


1. Skrotum. eksternal pria pada minggu 10
 minggu ke-3 : membran kloakalis membentuk lipatan B. Potongan melintang skrotum
kloaka selama
 minggu ke – 6 : membran kokalis terbagi menjadi C. Pembentukan utetra pars kavernosa
membran urogenitalis dan analis .lipatan uretra D. Pembentukan uretra pars kavernosa
anterior menjadi lipatan uretra dan bagian posterior E. Pada bayi baru lahir
menjadi lipatan anus.
 Dikedua sisi lipatan uretra muncul tonjol genitalia
yang kelak akan membentuk tonjol srotum. Skrotum
dipisahkan oleh sekat skrotum.
2. Penis
 Perkembangan genitalia eksternal di pengaruhi oleh
hormon androgen yang disekresi oleh testis janin
ditandai memanjangnya tuberkulum genital yang
dinamakan phallus (penis)
 Phallus membentuk dinding lateral sulkus uretra yang
membentang sepanjang permukaan kaudal penis yang
disebut glans penis
 Akhir bulan ke- 3 lipatan uretra membentuk uretra pars
kavernosa
 Bulan ke 4 sel-sel ektoderm dari ujung glans menmbus
kedalam membentuk korda epitel yang pendek yang
akan memperoleh rongga membentuk orifisium uretra
eksternum
Internal laki- laki

 Minggu ke-1 dan 2 : pembentukan pembelahan sel yang cepat


 dan diferensiasi pada lapisan germinal
 Dibawah pengaruh kromosom Y, yang menjadikan factor penentu testis, korda kelamin
primitive terus menerus berploriferasi membentuk tubulus rete testis
 Sel interstisial leydig berkembang setelah diferensiasi korda testis
 Pada kehamilan minggu ke 8 produksi testosteron oleh sel leydig sudah mulai dan testis sekarang
mampu mempengaruhi diferensiasi seksual duktus genitalia dan organ kelamin luar
 Dalam bulan ke – 4 korda testis berbentuk tapal- kuda dan bersambungan dengan ujung rete
testis yang tersusun dari sel-sel benih primodial
 Korda testis akan berongga dan membentuk tubulus seminiferus yang akan bersambungan dengan
tubulus rete testis dan bermuara ke duktuli efferentes atau duktus deferens.

Eksternal wanita

 Eksternal wanita dipengaruhi oleh estrogen


 Tuberkulum genital sedikit memanjang membentuk klitoris
 Lipatan uretra tidak menyatu, tetapi menjadi labia minora, alur
orogenitalia terbuka membentuk vestibulum
Internal wanita

 Mudigah pada wanita mempunyai unsur kromosom XX dan


korda primitif terputus –putus menjadi kelompok sel yang tidak
teratur yang mengandung sel benih primodial terletak dibagian
medulla ovarium
 Dalam minggu ke-7 epitel benih primodial membentuk korda
korteks menembus masenkim dibawahnya
 Dalam bulan ke 4 korda pecah mengelilingi satu atau lebih sel
benih primitif yang berkembang menjadi oogonia dan sel epitel
lainnya membentuk sel folikuler.

2. Anantomi Fisiologi Pada Bayi

Alat kelamin Internal Bayi perempuan

Genitalia Fisiologi Gambar proses turun ovarium

Uterus Ketika lahir, rahim berada dekat dengan


vagina. uterus bayi baru lahir lebih besar
dari pada anak kecil karena bayi masih
mengalami pengaruh estrogen yang sewaktu
hamil memasuki tubuh janin melaui plasenta

ovarium Setelah lahir jumlah primodial pada kedua ovarium telah lengkap sebanyak
750.000 butir. Dan Ovarium tumbuh kecil hingga remaja akan meningkat 20 x.

Serviks Pada waktu lahir, perbandingan serviks dan korpus adalah 1 : 1 karena hipertropi
korpus. Setelah pengaruh estrogen tidak ada lagi, perbandingan lambat laun
menjadi 2: 1.
Alat kelamin eksternal bayi perempuan

genitalia Fisiologi Gambar

vagina Vagina sudah terbentuk. Dan Ketika baru


lahir Epitel vagina relatif tebal dan PH
vagina 5. Setelah 2-3 minggu epitel vagina
menjadi tipis dan PH menjadi 7.

Labia mayora dan Bagian eksterna biasanya edematosa disertai pigmentasi yang
minora banyak. Labia mayora menutupi labia minora dan Ditemukan tag
pada vagina dan hymen

Payuudara Estrogen dapat menimbulkan pembengkakan payudara pada bayi


wanita maupun pria selama 10 hari pertama disertai sekresi cairan
seperti air susu.

Alat kelamin internal Bayi laki- laki

genitalia Fisiologi Gambar

Testis  Testis mulai turun menuju anulus


inguinalis maka terbentuklah bagian
ekstra abdomen gubernakulum dan
tumbuh dari daerah inguinal menuju
tonjolan skrotum
 Setelah lahir, tubulus seminiferus
testis adalah padat
Genitalia eksternal bayi laki-laki

Penis  Penis relatif besar saat lahir dan preputium yang


tidak sempurna dipisahkan dari kelenjar
 Prepusium menutupi muara uretra dan tidak dapat
ditarik kebelakang selama 3-4 tahun

Skrotum Testis turun dalam skrotum

Chamley, A Carol. 2010. Development Anatomy and Physiology Of Children A


practical Approach. Churchill livingstone : Elsevier

Sadler TW. 2000. Embriologi Kedokteran Langman . (Langman Medical


Embriologi ). Jakarta : ECG

Smeltzer, Suzanne C. 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner &
Suddarth. Edisi 8. Volume 1. EGC. Jakarta .

Syarifudin, Haji.2014. Anatomi Fisiologi, ed 4 Jakarta : ECG