You are on page 1of 1

ABSTRAK

Fatia Pujiati A.H. Manajemen Diabetes Melitus Secara Holistik Komprehensif


Dengan Menggunakan Pendekatan Kedokteran Keluarga Di Puskesmas
Jumpandang Baru Kota Makassar, dibimbing oleh Dr. dr. Burhanuddin Bahar, MS
(IV+68 halaman+14 tabel+5 gambar)
Latar Belakang : Diabetes mellitus merupakan penyakit gangguan
metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh
tidak dapat menggunakan insulin yang di produksi secara efektif. Penyakit
Diabetes Mellitus merupakan penyakit tidak menular yang mengalami
peningkatan terus menerus dari tahun ke tahun. Diabetes mellitus tipe 2
merupakan jenis diabetes mellitus yang paling sering ditemukan di praktek.
Tujuan Penelitian : Tujuan dari penulisan laporan Studi Kasus ini adalah
dapat menerapkan penatalaksanaan diabetes melitus dengan pendekatan
kedokteran keluarga secara komprehensif dan holistik, sesuai dengan Standar
Kompetensi Dokter Indonesia, berbasis evidence based medicine (EBM) pada
pasien dengan mengidentifikasi faktor risiko dan masalah klinis serta prinsip
penatalaksanaan diabetes melitus dengan pendekatan diagnostik holistik di
Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar tahun 2018.
Metode Penelitian : Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu dengan
melakukan anamnesis dan observasi langsung terhadap penderita Diabetes
Melitus.
Hasil : Didapatkan Ny. A, wanita 50 tahun datang ke Puskesmas
Jumpandang Baru pada tanggal 18 April 2018 dengan keluhan badan terasa lemas
dan kepala pening. Keluhan tersebut dirasakannya sejak 2 hari yang lalu.
Kunjungannya ke Puskesmas kali ini adalah kunjungan yang kesekian kalinya
dalam hal pengobatan rutin penyakit kencing manisnya (Diabetes Melitus). Dari
pemeriksaan fisis didapatkan keadaan umum pasien sakit sedang, kesadaran
compos mentis. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 120/80
mmHg, nadi 90x/menit, pernapasan 18x/menit, suhu 37,3°C, tinggi badan 156 cm,
berat badan 60 kg. Pasien didiagnosa dengan DM tipe 2 dan diberikan terapi
berupa terapi nonfarmakologis dan terapi farmakologis. Serta edukasi kepada
pasien untuk mengkonsumsi obat secara rutin dan kontrol teratur di pelayanan
kesehatan.
Kesimpulan : Diagnosis klinis pada pasien ini adalah penyakit DM Tipe 2.
Diagnosis psikososial yaitu kurangnya kesadaran untuk menjaga diet dan pola
makan yang baik.
Kata Kunci : DM Tipe 2, Penatalaksanaan Holistik Komprehensif, Kedokteran
Keluarga.

iv