You are on page 1of 2

Nama : Fieska Azizah

Program Studi: Pendidikan Dokter Umum


Judul: Gambaran Pasien Kanker Payudara tipe Invasive Ductal Carcinoma (IDC)
Berdasarkan Subtipe secara Imunohistokimia di RSUD Abdul Wahab Sjahranie
Samarinda pada Tahun 2016

Kanker payudara adalah kanker pada wanita terbanyak kedua di dunia setelah kanker
paru dan tertinggi di Indonesia yang dapat berasal dari epitel duktus maupun lobulus.
Sampai saat ini, penyebab pasti kanker payudara belum dapat dipastikan. Banyak
teori epidemiologi dan penelitian menunjukkan bahwa kemungkinan peran beberapa
faktor, seperti faktor genetik, endokrin dan lingkungan. Dari seluruh jenis, tipe
Invasive Ductal Carcinoma (IDC) merupakan yang tersering ditemukan. Pemeriksaan
Imunohistokimia telah menjadi standardisasi protokol tes pada kanker payudara yang
sangat baik untuk memandu keputusan pengobatan, mengklasifikasikan kanker
payudara menjadi subtipe yang secara biologis berperilaku berbeda, dan sekaligus
digunakan sebagai faktor prognostik, serta prediktif. Penelitian deskriptif retrospektif
ini menggunakan data sekunder 106 pasien kanker payudara tipe IDC bersumber dari
rekam medik Instalasi Patologi Anatomi RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda
tahun 2016. Variabel yang diamati adalah subtipe kanker, usia, grading
histopatologis, dan stadium kanker. Hasil menunjukkan lebih dominan pada reseptor
hormonal negatif ganda (ER-, PR-) 50,00% dan HER-2 positif 73,58% dengan
subtipe HER-2 positif yang terbanyak (40,57%). Rentang usia terbanyak 40-49 tahun
37,74% dengan rata-rata usia 49 tahun, dan subtipe HER-2 positif didominasi pada
usia 50-59 tahun 51,43%. Grading histopatologis tertinggi pada grade III (65,09%)
dan terbanyak di setiap subtipe. 33,02% stadium didominasi oleh stadium IIIB.
Kesimpulan penelitian ini adalah kanker payudara tipe IDC paling banyak ditemukan
pada subtipe molekular HER-2 positif dengan diferensiasi yang jelek (grade III),
stadium IIIB, dan terbanyak pada rentang usia 40-49 tahun.

Kata Kunci: Kanker payudara, IDC, imunohistokimia


Name: Fieska Azizah
Study program: Medical education
Title: Invasive Ductal Carcinoma (IDC) type of Breast Cancer Based on Subtypes
Immunohistochemically in RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda in 2016

Breast cancer is the second most common female cancer in the world and the highest
in Indonesia that can come from ductal and lobular epithelium. Until now, the exact
cause of breast cancer can not be ascertained. Of all types, Invasive Ductal Carcinoma
(IDC) is the most common type. Many epidemiological and research theories suggest
that the possibility of the role of several factors, such as genetic, endocrine and
environmental factors. Immunohistochemical examination has been a standardized
test protocol in excellent breast cancer to guide treatment decisions, classify breast
cancer into subtypes that are biologically behaving differently, and used as
prognostic, as well as predictive factors. This retrospective descriptive study used
secondary data from 106 IDC breast cancer patients from the medical record of
Anatomy Pathology Installation of RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda in
2016. The variables observed were cancer subtype, age, grading histopathologic, and
stage of cancer. The results showed greater dominance in both of hormonal receptors
(ER-, PR-) 50.00% and HER-2 positive 73.58% with the highest HER-2 positive
subtype (40.57%). Majority patients were aged between 40-49 years 37.74% with an
average age is 49 years, and subtype HER-2 dominated by 50-59 years 51.43%. The
highest grading histopathologic in grade III (65.09%) and most on each subtype.
33,02% of stage is dominated by stage IIIB. The conclusions of this study are IDC
breast cancer most commonly found in molecular subtypes of HER-2 positive with
low grade (grade III), stage IIIB, majority patients were aged between 40-49 year.

Keyword: Breast cancer, IDC, immunohistochemistry