You are on page 1of 11

PEMBAHASAN

A. Pengertian metode analitik dan metode numerik


Metode numerik adalah teknik-teknik yang digunakan untuk
memformulasikan masalah matematis agar mereka dapat dipecahkan dengan
operasi perhitungan (Steven C. Chapra dan Raymond P, 1988, 1).

Metode numerik merupakan suatu cabang atau bidang ilmu


matematika. Khususnya matematika rekayasa, yang menggunakan bilangan
untuk menirukan proses matematik, proses matematik ini selanjutnya telah
dirumuskan untuk menirukan keadaan sebenarnya. Di dalam kegiatan rekayasa
dan penelitian, setiap analisis diharapkan dapat menghasilkan bilangan, yang
diperlukan dalam perencanaan teknik ataupun penghayatan masalah.(Harijono
Djojodihardjo, 2000, 2)
Metode numerik ialah teknik dimana masalah metematika
diformulasikan sedemikian rupa sehingga dapat diselesaikan oleh
pengoperasian aritmatika. Walaupun terdapat banyak, jenis metode numerik,
namun pada dasarnya, metode tersebut memiliki satu dasar karakteristik
umum. Metode numerik selalu mencakup jumlah besar kalkulasi aritmatika
yang menjenuhkan. Agak mengherankan bahwa dengan perkembangan
komputer digital yang cepat dan efisien, peranan metode numerik dalam
penyelesaian masalah teknik secara dramatis telah meningkat pada tahun-tahun
terakhir ini. (Steven C. Chapra dan Raymond P, 1988, 3)

Metode numerik adalah cara berhitung dengan menggunakan angka.


Metode numerik sebenarnya metode penyederhanaan dari permasalahan
matematika sehingga bisa diselesaikan dengan cara aritmatika
Metode analitik adalah metode penyelesaian model matematika dengan
rumus-rumus aljabar yang sudah lazim
(http://reni.lecturer.pens.ac.id/modul%ajar/modul%20metode%numerik/pend
ahuluan.pdf).

1
B. Kelebihan dan kekurangan metode analitik dan metode numerik
1. Kelebihan dan kekurangan metode analitik
kelebihan kekurangan

1. Memberikan solusi sejati 1. Hanya menyelesaikan


persoalan yang terbatas.
2. Memakan waktu tenaga dan
pikiran.
3. Kadang tidak menemukan
penyelesaian.

2. Kelebihan dan kekurangan metode numerik


(http:/dinus.ac.id/repositori/docs/ajar/11-metode-numerik.pdf)

kelebihan Kekurangan

1. Mampu menyelesaikan 1. Hanya memberikan solusi


persoalan yang rumit dan tidak hampiran.
terbatas 2. Tanpa bantuan alat hitung
2. Dengan bantuan komputer, (komputer), perhitungan
perhitungan menjadi cepat dan umumnya lama dan
hasilnya dapat dibuat sedekat berulang-ulang
mungkin dengan nilai
sesungguhnya.
3. Tampilan hasil perhitungan
dapat disimulasikan

C. Contoh metode analitik dan metode numerik


1. Metode Analitik (Menggunakan rumus dan teorema yang sudah baku di
dalam matematika)
a. 𝐶𝑎𝑟𝑖𝑙𝑎ℎ 𝑎𝑘𝑎𝑟 − 𝑎𝑘𝑎𝑟 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝑥 2 − 6𝑥 + 8 = 0 !
Jawab:

2
Dengan metode analitik faktorkan menjadi
(𝑥 − 4)(𝑥 − 2) = 0
𝑥 − 4 = 0 → 𝒙𝟏 = 4
𝑥 − 2 = 0 → 𝒙𝟐 = 2
b. 𝐻𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔𝑙𝑎ℎ 𝑛𝑖𝑙𝑎𝑖 𝑖𝑛𝑡𝑒𝑔𝑟𝑎𝑙 𝑑𝑖𝑏𝑎𝑤𝑎ℎ 𝑖𝑛𝑖:
1
∫ (4 − 𝑥 2 )𝑑𝑥
−1

𝐽𝑎𝑤𝑎𝑏:
1 1
2 )𝑑𝑥
𝑥3
∫ (4 − 𝑥 = [4𝑥 − ]
−1 3 −1

13 (−1)3
= [4(1) − ] − [4(−1) − ]
3 3
22
=
3
c. Dua buah vektor 𝐹1 dan 𝐹2 memiliki pangkal berhimpit dimana
nilainya berturut-turut adalah 4N dan 3N. Sudut yang dibentuk oleh
kedua vektor adalah 60° . Berapakah besar resultan vektor?

∑ 𝐹 = √(𝐹1 2 + 𝐹2 2 + 𝐹1 𝐹2 cos 60°)

1
= √(42 + 32 + 2.4.3. )
2

= √(16 + 9 + 12)
= √37 𝑁

2. Metode Numerik (Menggunakan pendekatan aproksimasi untuk mencari


solusi hanya dengan operasi aritmetiks biasa)
a. Tentukan akar persamaan Non linier berikut ini:
𝑓(𝑥) = 𝑥 2 − 5𝑥 + 6
Jawab:
 Menggunakan metode secant, dan ditentukan nilai 𝑥0 = 0 dan
𝑥1 = 2,5

3
 Mencari nilai 𝑓(𝑥), 𝑥𝑘+1 , dan 𝑓(𝑥𝑘−1 )
𝑓(𝑥𝑘 )
 𝑥𝑘+1 = 𝑥𝑘 − 𝑓(𝑥 )−𝑓(𝑥
− (𝑥𝑘 − 𝑥𝑘 − 1)
𝑘 𝑘 −1)

 𝑘 = 0,1,2
Dengan mengikuti langkah perhitungan diatas akan didapatkan hasil
berikut ini
k 𝑥𝑘 𝑓(𝑥𝑘 ) 𝑥𝑘 − 𝑥𝑘−1 𝑓(𝑥𝑘 ) − 𝑓(𝑥𝑘−1 )

0 0,00 6,00 - -

1 2,5 -0,25 2,50 -6,25

2 2,4 -0,24 -0,10 0,01

3 0,00 6,00 -2,40 6,24

4 2,31 -0,21 2,31 -6,21

5 2,23 -0,18 -0,08 0,03

6 1,75 0,31 -0,48 0,49

7 2,05 -0,05 0,30 -0,36

8 2,01 -0,01 -0,04 -0,04

9 2,00 0,00 -0,01 -0,01

Nilai dari 𝑓(𝑥9 ) = 0 sehingga operasi aritmatika tidak dilanjutkan


dan nilai 𝑥 = 2
b. Tentukan nilai 𝑥1 , 𝑥2 , 𝑥3 dari sistem persamaan berikut ini:
𝑥1 + 𝑥2 + 2𝑥3 = 9
2𝑥1 + 4𝑥2 − 3𝑥3 = 1
3𝑥1 + 6𝑥2 − 5𝑥3 = 0
Jawab:

4
Dengan menggunakan metode gauss jordan, maka langkah pertama
adalah merubah sistem persamaan di atas menjadi bentuk matriks,
kemudian dilakukan operasi matriks seperti berikut ini:
1 1 2 9
(2 4 −3| 1) B2 – 2.B1
3 6 −5 0

1 1 2 9
(0 2 −7| −17) B3 – 3. B1
3 6 −5 0

1 1 2 9
(0 2 −7 | −17) B2 / 2
0 −3 −11 −27

1 1 2 9
7 17
(0 1 − 2 | − ) B3 – 3. B2
2
0 −3 −11 −27

1 1 2 9
7 17
0 1 − |−
2| 2 𝐵3 / 1/2
1 3
0 0 −
( 2 2)

1 1 2 9
7 17
(0 1 − 2| − 2 ) B1- B2
0 0 1 3

1 0 11/2 35/2
7 17
(0 1 − | − ) B1 – 11/2 . B3
2 2
0 0 1 3

1 0 0 1
7 17
(0 1 − 2| − 2 ) B2 + 7/2 . B3
0 0 1 3

5
1 0 0 1
(0 1 0| 2)
0 0 1 3
Sekarang kita dapatkan nilai 𝑥1 , 𝑥2 , 𝑥3 = 1,2,3
D. Pentingnya metode numerik
Terdapat beberapa alasan tambahan mengapa anda harus
mempelajari metode numerik:
1. Metode numerik merupakan alat pemecahan masalah yang sangat
ampuh. Metode numerik mampu menagani sistem persamaan besar,
ketaklinieran, dan geometri yang rumit yang lazim dalam praktek
rekayasa dan yang sering kali tidak mungkin di pecahkan secara
analitis. Dengan demikian, metode numerik sangat mempertinggi
keterampilan anda dalam memecahkan masalah.
2. Selama karir anda, mungkin anda sering berksempatan memakai
“paket” program komputer yang tersedia secara komersial yang
melibatkan metode-metode numerik. Penggunaan program-program ini
secaca inteligen sering didasarkan pada pengetahuan dari teori pokok
yang mendasari metode tersebut.
3. Banyak masalah yang tak dapat didekati dengan memakai program
paket. Jika anda terbiasa dengan metode numerik dan mahir dalam
pemrograman komputer maka anda akan mampu ,erancang program
anda sendiri untuk memecahkan masalahnya tanpa harus membeli
perangkat lunak yang mahal.
4. Metode numerik adalah sarana yang efisien untuk mempelajari
komputer pribadi. Kita semua mengetahui bahwa cara yang efektif
untuk belajar pemrograman komputer adalah dengan menuliskan
program-program komputer tersebut dengan benar. Karena metode
numerik hampir sebagian besar dirancang untuk diterapkan pada
komputer, maka metode numerik sangat ideal untuk keperluan ini.
Lebih jauh, metode numerik khususnya sangat cocok untuk
menggambarkan ketangguhan dan keterbatasan komputer. Bilamana
anda berhasil mengimplementasikan metode numerik pada

6
suatukomputer pribadi dan kemudian menerapkannya untuk
memecahkan masalah-masalah lain yang sukar, untuk anda akan
disajikan suatu peragaan dramatis tentang bagaimana komputer dapat
melayani perkembangan keahlian anda. Pada saat yang sama, anda juga
akan belajar mengenali dan mnegendalikan galat hampiran atau
aproximasi yang merupakan bagian dan paket dari perhitungan numerik
skala besar.
5. Metode numerik menyediakan suatu sarana bagi anda untuk
memperkuat pengertian matematika anda. Karena salah satu kegunaan
metode numerik anda adalah menyederhanakan matematika yang lebih
tinggi menjadi operasi-operasi matematika yang mendasar,
metode-metode numerik langsung menanggani seluk beluk beberapa
topik lain yang sebelumnya kurang jelas. Dari perspektif alternatif ini
dapat dihasilkan pengertian dan wawasan yang lebih sempurna (Steven
C. Chapra dan Raymond P. Canale, 1988, 5).
E. Peranan komputer dalam metode numerik dan sebaliknya
1. Peranan komputer
Komputer berperan besar dalam perkembangan bidang metode
numerik. Penggunaan komputer dalam numerik antara lain untuk
memprogram. Langkah-langkah metode numerik diformulasikan
menjadi program komputer. Program ditulis dengan bahasa
pemrograman tertentu, seperti FORTRAN, PASCAL,C, C++, BASIC,
dan sebagainya.
Sebanarnya menulis program numerik tidak selalu diperlukan.
Dipasaran terdapat banyak program aplikasi komersil yang langsung
dapat digunakan. selain itu, terdapat juga library yang berisi rutin-rutin
yang siap digabung dengan program utama yang ditulis penguna,
misalnya IMSL (international mathematical and statical library) math/
library yang berisi ratusan rutin metode numerik. Selain mempercepat
perhitungan numerik, dengan komputer kita dapat mencoba berbagai
kemungkinan solusi yang terjadi akibat perubahan beberapa parameter.

7
Kemajuan komputer digital telah membuat bidang metode numerik
berkembang secara dramatis. Tidak ada bidang metematika lain yang
mengalami kemajuan penting secepat metode numerik. Tentu saja
alasan utama penyebab kemajuan ini adalah perkembangan komputer
itu sendiri, dari komputer mikro sampai komputer cray, dan kita melihat
perkembangan teknologi komputer tidak pernah berakhir. Tiap generasi
baru komputer menghadirkan keunggulan seperti waktu, memori,
ketelitian, dan kesetabilan perhitungan. Hal ini membuat ruang
penelitian semakin terbuka luas tujuan utama penelitian itu adalah
pengembangan algoritma numerik yang lebih baik dengan
memanfaatkan keungulan komputer semaksimal mungkin.
F. Tahap-tahap dalam menyelesaikan masalah metode numerik
Ada enam tahap yang dilakukan dalam pemecahan persoalan dunia
nyata dengan metode numerik, yaitu :
1. Pemodelan,
Ini adalah tahap pertama. persoalan dunia nyata dimodelkan
kedalam persamaan matematika
2. Penyederhanaan Model
Model matematika yang dihasilkan dari tahap 1 mungkin saja
terlalu kompleks, yaitu memasukkan banyak peubah (variabel) atau
parameter. Semakin kompleks model matematikannya, semakin rumit
penyelesaiannya. Mungkin beberapa andaian dibuat sehingga
beberapa parameter dapat diabaikan. Contohnya, faktor gesekan udara
diabaikan sehingga koefisien gesekan di dalam model dapat dibuang.
Model matematika yang diperoleh dari penyederhanaan menjadi lebih
sederhana sehingga solusinya akan lebih mudah diperoleh.
3. Formulasi Numerik
Setelah model matematika yang sederhana diperoleh, tahap
selanjutnya adalah memformulasikannya secara numerik. Antara lain:

8
a. Menentukan metode numerik yang akan dipakai bersama-sama
dengan analisis galat awal (yaitu taksiran galat, penentuan ukuran
langkah, dan sebagainya).
Pemilihan metode didasari pada pertimbangan
 Apakah metode tersebut teliti?
 Apakah metode tersebut mudah diprogram dan waktu
pelaksanaannya cepat?
 Apakah metode tersebut tidak peka terhadap perubahan data
yang cukup kecil?
b. Menyusun algoritma dari metode numerik yang dipilih.
4. Pemrograman
Tahap selanjutnya adalah menerjemahkan algoritma ke dalam
program komputer dengan menggunakan salah satu bahasa
pemrograman yang dikuasai.
5. Operasional
Pada tahap ini, program komputer dijalankan dengan data uji coba
sebelum data yang sesungguhnya.
6. Evaluasi
Bila program sudah selesai dijalankan dengan data yang
sesungguhnya, maka hasil yang diperoleh diinterpretasi. Interpretasi
meliputi analisis hasil run dan membandingkannya dengan prinsip
dasar dan hasil-hasil empirik untuk menaksir kualitas solusi numerik,
dan keputusan untuk menjalankan kembali program dengan untuk
memperoleh hasil yang lebih baik (Rinaldi Munir, 2003, 11).
G. Perbedaan metode numerik dan analisis numerik
Metode numerik dan analisis numerik adalah dua hal yang berbeda.
Metode adalah algoritma, menyangkut langkah-langkah menyelesaikan
persoalan secara numerik, sedangkan analisis numerik adalah terapan
matematika untuk menganalisis metode. Dalam analisis numerik hal utama
yang ditekankan adalah analisis galat dan kecepatan konvergensi sebuah
metode.

9
Berikut juga disajikan perbedaan metode numerik dan metode analitik:

Metode Numerik Metode Analitik

Solusi selalu berbentuk angka Solusi dam bentuk fungsi matematika

Solusi berupa hampiran atau Solusi Eksak


pendekatan

Terdapat galat Tidak ada galat (galat = 0)

10
DAFTAR PUSTAKA

http:/dinus.ac.id/repositori/docs/ajar/11-metode-numerik.pdf. Di akses pada


tanggal 8 Maret 2018.
Munir, Rinaldi. 2003. Metode Numerik Revisi Ketiga, Bandung:Informatika.
Steven C. Chapra dan Raymond P. Canale. 1988. Metode Numerik Edisi Kedua
Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

11