You are on page 1of 24

NOVEMBER 2017

#55
INDONESIA

BULETIN SKK MIGAS

Mengubah Pola Pikir Pengelolaan


Limbah
HAL. 4 HAL. 14 HAL. 18
Fokus Figur Perspektif
Mengelola Limbah Efisiensi Pengelolaan Teknologi Informasi
Menciptakan Limbah Sisa Produksi Percepat Proses Tata
Keberlanjutan Migas Kelola Hulu Migas
Indonesia Energy Cloud, Solusi Bank
Data Mutakhir di Hulu Migas 14
SALAM REDAKSI
18 Teknologi Informasi Percepat Proses
Tata Kelola Hulu Migas

3 Mengubah Pola Pikir Pengelolaan Limbah

FOKUS

4 Mengelola Limbah Menciptakan Keberlanjutan

8
Menjadikan Limbah Ramah Lingkungan

Strategi Pemanfaatan Limbah


20 Nilai Kepemimpinan yang Harus
Ditanam di SKK Migas

SEREMONIAL

10 Kerja Sama SKK Migas-Garuda Indonesia SPEKTRUM

10 Memotivasi Pelajar Melalui Lomba Cerdas Cermat 20 Nilai Kepemimpinan yang Harus Ditanam di
SKK Migas
11 SKK MIGAS Juarai Petro Tennis Cup 2017
21 Menteri ESDM Minta SKK Migas Kawal Pengadaan
11 Sinergi Pengamanan Wilayah Operasi Hulu Migas

11 Rapat Tindak Lanjut Blok Masela BIANGLALA

12 Wilayah Operasi Hulu Migas Diakomodasi dalam 22 Sosialisasi Polis Asuransi Konstruksi Hulu Migas
RTRW
23 SKK Migas Apresiasi Kinerja Rantai Suplai
12 Pelatihan Survival di Air untuk Media Perusahaan Migas

INFO SEHAT
REDAKSI
13 Waspada Katarak di Usia Muda, Bagaimana
Mengobatinya?

TEKNOLOGI

14 Indonesia Energy Cloud, Solusi Bank Data PELINDUNG Amien Sunaryadi, Arief S. Handoko
Mutakhir di Hulu Migas PENANGGUNG JAWAB Wisnu Prabawa Taher
PEMIMPIN REDAKSI Ryan B. Wurjantoro
TJS FORUM EDITOR Adhitya C. Utama
TIM REDAKSI Alfian, Febrian Dama Asmara, Agatha
15 Pemkab Kukar Apresiasi Program TJS Kontraktor Citara, Ruby Savira, Suhendra Atmaja
KKS
REDAKSI MENERIMA MASUKAN MELALUI
FIGUR hupmas@skkmigas.go.id, acutama@skkmigas.go.id
REDAKSI
16 Efisiensi Pengelolaan Limbah Sisa Produksi Migas
Departemen Komunikasi SKK Migas
ALAMAT
PERSPEKTIF Gedung Wisma Mulia Lt. 39
Jl. Jend. Gatot Subroto No. 42. Jakarta 12710
18 Teknologi Informasi Percepat Proses Tata Kelola
Humas SKK Migas HumasSKKMigas
19 Pemerintah Inggris Buka Peluang Kerja Sama www.skkmigas.go.id

2 BUMI / #55 November 2017


SALAM REDAKSI

Mengubah Pola Pikir Pengelolaan


Limbah
TAK BISA DIPUNGKIRI INDUSTRI HULU MINYAK DAN GAS BUMI (MIGAS) MEMBERI
DAMPAK PADA LINGKUNGAN, TERUTAMA MUNCULNYA LIMBAH, BAIK LIMBAH
EKSPLORASI MAUPUN PRODUKSI. LIMBAH YANG UTAMANYA BERUPA SLUDGE OIL ITU
TERMASUK LIMBAH BAHAN BERACUN DAN BERBAHAYA (B3).

Limbah sering dinilai sebagai hal yang buruk dalam diapresiasi secara luas oleh publik sebagai wujud
industri. Beleid yang diberlakukan pemerintah terkait pertanggungjawaban perusahaan (Kontraktor
limbah sudah jelas yakni Peraturan Pemerintah (PP) KKS) terhadap lingkungannya. Mengingat indikator
Nomor 101 tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah keberhasilan sebuah bisnis harus bisa diukur melalui
B3. Artinya, limbah tersebut harus diperlakukan tiga pendekatan; profit (keuntungan), people
sedemikian rupa terlebih dulu baru dapat dibuang ke (masyarakat), dan planet (lingkungan). Oleh karena
tempat yang aman. itu, SKK Migas sangat mengapresiasi capaian yang
dilakukan Kontraktor KKS dalam pengelolaan
Sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam lingkungan yang berujung pada pemberian PROPER
kegiatan operasional Kontraktor Kontrak Kerja Sama (penilaian terhadap kinerja lingkungan) yang
(Kontraktor KKS), Satuan Kerja Khusus Pelaksana dilakukan KLHK.
Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi
(SKK Migas), terus berupaya agar limbah yang Raihan tingkat PROPER yang mencapai angka di atas
telah dihasilkan oleh kegiatan industri bisa dikelola 90 persen, menunjukkan bagaimana kiprah Kontraktor
dengan baik. Tidak hanya meminta para Kontraktor KKS dalam mengikuti peraturan perundangan
untuk menyesuaikan dengan peraturan yang yang ada, utamanya pada pengelolaan limbah B3.
ada, tetapi berupaya secara proaktif memasilitasi Perolehan penghargaan ini tentu saja punya makna
penanganannya dengan beberapa stakeholder dan dampak tersendiri bagi industri. Setidaknya
(pemangku kepentingan) terkait; seperti di kerja keras yang telah dilakukan telah mendapat
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pengakuan yang sangat positif dari publik. Betapapun
(ESDM), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kami menyadari, masih ada sejumlah Kontraktor KKS
Kehutanan (KLHK), maupun Badan Usaha Milik yang perlu meningkatkan kinerja lingkungannya agar
Negara (BUMN). Upaya positif ini telah menghasilkan lebih baik lagi. Kami berharap semua upaya positif
sebuah rekomendasi untuk membentuk sebuah ini bisa menjadi inspirasi berbagai pihak untuk bisa
usaha atau badan yang secara khusus akan mengubah mindset persoalan limbah, yang biasanya
menangani limbah industri yang dihasilkan oleh salah selalu dikonotasikan dengan hal-hal buruk, menjadi
satu Kontraktor KKS. peluang reputasi yang dapat mendorong kinerja
positif bagi industri atau perusahaan.
Kami sangat menyadari, tata kelola limbah,
tidak hanya berkait dengan cara penanganan
hingga ke tempat yang aman, tetapi juga WISNU PRABAWA TAHER
bagaimana agar upaya yang dilakukan dapat Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas

#55 November 2017 / BUMI 3


FOKUS OLEH: TIM BULETIN/HUPMAS@SKKMIGAS.GO.ID

Mengelola Limbah Menciptakan


Keberlanjutan
LIMBAH ADALAH KENISCAYAAN UNTUK SEBUAH INDUSTRI, TAK TERKECUALI
INDUSTRI HULU MINYAK DAN GAS BUMI (MIGAS). PERLU PENGELOLAAN YANG
COMPLY TERHADAP ATURAN AGAR LINGKUNGAN TETAP TERJAGA.
Industri estraktif termasuk industri hulu migas kerap and Environment Biotechnology 2015 disebutkan
dihubungkan dengan persoalan lingkungan. Dalam bahwa limbah bisa terjadi pada saat masa eksplorasi
tahap produksi dan eksplorasi lapangan migas, maupun produksi. Harus dikenali terlebih dulu limbah
perlindungan lingkungan menjadi salah satu perhatian apa dan bagaimana penanganannya.
utama dalam industri hulu migas. Tata kelola
lingkungan yang baik akan membawa industri yang Dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 104 tahun
berkelanjutan. Sebaliknya, bila tata kelola buruk, tidak 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya
hanya kerugian finansial, lingkungan sekitar pun jadi dan Beracun disebutkan B3 adalah zat, energi, dan/
rusak. atau komponen lain yang karena sifat, konsentrasi,
dan/atau jumlahnya, baik secara langsung maupun
Menurut Kepala Divisi Penunjang Operasi dan tidak langsung, dapat mencemarkan dan/atau
Keselamatan Migas, Satuan Kerja Khusus Pelaksana merusak lingkungan hidup, dan/atau membahayakan
Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi lingkungan hidup, kesehatan, serta kelangsungan
(SKK Migas), Bagus Bina Edvantoro, pengelolaan hidup manusia dan makhluk hidup lain. Dari konteks
limbah sisa kegiatan operasional hulu migas sudah tersebut, limbah B3 yang dihasilkan karena aktivitas
baik. Kontraktor KKS (Kontraktor Kontrak Kerja eksplorasi dan produksi migas juga harus ditangani
Sama) sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam khusus dan tidak dapat dibuang langsung tanpa
mengelola limbahnya sudah mampu mematuhi seluruh pengolahan. Pengelolaan limbah B3 dilakukan dengan
standar yang diberikan SKK Migas dan Kementerian memerhatikan dampak jangka panjang dan harus
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Seluruh memiliki izin.
pelaksanaan kegiatan pengelolaan lingkungan hidup
dalam kegiatan usaha hulu migas selalu diawasi Sejak 2002, industri hulu migas mengikuti Program
SKK Migas. Ini dilakukan sejak tahap eksplorasi hingga Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam
produksi. Mulai saat menyusun rencana kerja dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER). Program
anggaran (work program and budget/WP&B), hingga dari KLHK ini berupa pengawasan dan pembinaan
tahap pelaksanaan di lapangan. terhadap penanggung jawab, baik usaha ataupun
kegiatan di bidang pengendalian pencemaran dan
SKK Migas juga mewajibkan Kontraktor KKS kerusakan lingkungan hidup, serta pengelolaan
melakukan kajian awal saat akan mengoperasikan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Setiap
sebuah wilayah kerja melalui penyusunan Rona tahun, KLHK memberikan penghargaan PROPER
Lingkungan Awal (Environmental Baseline dengan tujuan mendorong perusahaan untuk taat
Assessment/EBA). Studi EBA akan menginformasikan terhadap peraturan lingkungan hidup dan mencapai
daya dukung lingkungan permukaan untuk kegiatan keunggulan lingkungan. “Jumlah pencapaian kategori
eksplorasi dan produksi migas. Sementara dalam taat Kontraktor KKS di atas 90 persen dari penilaian
melakukan pengelolaan limbah sisa operasi dan sisa PROPER yang dilakukan KLHK tiap tahun,” ungkap
produksi, Kontraktor KKS didorong untuk menerapkan Bagus.
prinsip 5RTD, yakni reduce, reuse, recycle, replace,
return to supplier, treatment, serta disposal. Pencapaian itu menandakan bahwa industri hulu
migas turut peduli terhadap pengelolaan lingkungan
Menurut Helmy dan Kardena (2015), masalah yang dalam menjalankan kegiatan usaha dan bertanggung
terjadi pada limbah industri hulu migas di Tanah jawab kepada masyarakat sekitar.
Air di antaranya adalah lumpur minyak (sludge oil),
tercemarnya tanah, sedimentasi, air permukaan, dan “
udara yang terpapar racun dan partikel berbahaya.
Dalam jurnal ilmiah berjudul Petroleum Oil and Gas
“Studi EBA akan menginformasikan daya
Industry Waste Treatment; Common Practice in dukung lingkungan permukaan untuk
Indonesia yang diterbitkan oleh Journal of Petroleum kegiatan eksplorasi dan produksi migas.”

4 BUMI / #55 November 2017


Perolehan PROPER 2016
48

21

4 3
0

2016

Tingkat Penataan Jumlah %


Taat (Emas, Hijau, dan Biru) 73 96.05%
Tidak Taat (Merah dan Hitam) 3 3.95%

Ada Limbah di Setiap Tahapan


Helmy dan Kardena (2015) dalam tulisan lapangan migas konstruksi dibangun untuk
di Journal of Petroleum and Environment menghasilkan migas sebelum komersial.
Biotechnology 2015 menyebutkan bahwa dengan Limbah umum dari tahap konstruksi yakni
tingkat produksi minyak 860 ribu barel per hari, pelumas bekas, cat, pelarut dan limbah domestik.
ada limbah sludge oil sekitar 51 ribu m3 tiap tahun.
Selain itu, jurnal tersebut menyebut ada sejumlah Produksi (P) - Produksi dimulai dari sumur
limbah umum dalam tahapan eksploitasi migas produksi yang sudah dibor dan selesai
seperti berikut: mengekstrak minyak dan gas dari reservoir.
Survei seismik (S) - Survei seismik adalah metode Limbah yang umum dalam tahap ini adalah air
geofisika terpenting untuk menemukan minyak produksi, produksi bahan kimia, hingga lumpur
karena memungkinkan pencitraan di bawah dasar (sludge bottom).
permukaan. Limbah umum pada tahap ini adalah
limbah domestik hingga limbah bahan peledak. Pemeliharaan (M) - Aktivitas perawatan umum
untuk semua tahapan/kegiatan proses E dan P,
Pengeboran (D) - Setelah struktur geologi yang mulai dari pengeboran, perbaikan rig, pemeriksaan
menjanjikan diidentifikasi, satu-satunya cara semua peralatan dan infrastruktur. Limbah umum
untuk mengonfirmasi keberadaan minyak bumi yang terkait dengan aktivitas pemeliharaan
dan gas, tekanan internal reservoir, dan perkiraan meliputi pelumas bekas, filter, pelarut, dan tanah
kuantitas adalah dengan mengebor sumur yang terkontaminasi.
eksplorasi. Limbah yang umum dari pengeboran
eksplorasi meliputi lumpur/cairan pengeboran, Nonaktif (A) - Penonaktifan suatu ladang
limbah semen, limbah tes produksi, limbah kimia produksi termasuk meninggalkan semua
pengeboran hingga limbah domestik. sumur, pembongkaran secara permanen, dan
pembongkaran semua fasilitas dan peralatan.
Konstruksi (C) – Setelah pengeboran eksplorasi Limbah yang umum adalah lumpur minyak, dan
sukses,dibangunlah tahap konstruksi. Pada tanah yang terkontaminasi limbah migas.

LIMBAH UMUM YANG TERJADI DI FASE EKSPLORASI DAN PRODUKSI MIGAS (Helmy & Kardiana, 2015)
E and P Operation
Waste Constituents
S D C P M A
Oil spill/leaks X X X X X Hydrocarbons, chemicals
Contaminated soil X X X X X X Hydrocarbons, heavy metals, chemicals
Domestic waste X X X X X X Organic, solids, oil and grease, nutrients
Waste lubricant X X X Hydrocarbons, heavy metals
Ballast water X Hydrocarbons, heavy metals
Boiler blow down X X Biocides, heavy metals, scale
Drilling fluids, muds and cutting X X Biocides, metals, surfactant, viscosifiers
Hydrocarbons, heavy metals, organic,
Produced water X X
ammonia, H2S, BTEX
Produced sand X Hydrocarbons, heavy metals
Oil sludge/bottom wastes X X Hydrocarbons, heavy metals, chemicals

#55 November 2017 / BUMI 5


FOKUS

Menjadikan Limbah
Ramah Lingkungan

LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) DARI INDUSTRI HULU


MINYAK DAN GAS BUMI (MIGAS) DAPAT DIKELOLA AGAR TIDAK MENCEMARI
LINGKUNGAN. BUTUH KOORDINASI DENGAN PIHAK TERKAIT.
Ibarat membawa bola panas di tangan. Pengandaian pasta berwarna hitam, kadang tercampur tanah,
ini rasanya tepat menggambarkan bagaimana limbah kerikil, air, dan bahan lainnya. Umumnya lumpur
B3 sebagai salah satu dampak dari eksplorasi dan ini terjadi karena pengendapan partikel halus dari
produksi migas. Selain memperoleh minyak bumi minyak bumi. Endapan tersebut makin lama makin
dan gas, Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor menumpuk pada bagian bawah tangki penyimpanan
KKS) harus memikirkan bagaimana limbah B3 tidak atau pada pipa-pipa penyaluran minyak bumi.
berdampak negatif bagi masyarakat. Limbah lain yang kerap ditemui adalah serbuk bor,
tanah terkontaminasi minyak (oil contaminated
Beleid mengenai limbah B3 sudah cukup jelas yaitu soil), oli bekas, bahan-bahan kimia bekas, hingga
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 101 tahun 2014 majun atau kain bekas dan bahan habis pakai
tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya terkontaminasi.
dan Beracun. Dalam aturan tersebut dijelaskan
bahwa pengolahan limbah B3 adalah kegiatan yang Pada aturan tersebut, pemerintah menetapkan
meliputi pengurangan, penyimpanan, pengumpulan, kategori limbah B3 yaitu kategori 1 dan 2. Limbah B3
pengangkutan, pemanfaatan, pengolahan, dan/ kategori 1 merupakan limbah B3 yang berdampak
atau penimbunan. Artinya dari definisi tersebut, akut dan langsung terhadap manusia dan dapat
pengelolaan limbah B3 di industri hulu migas dipastikan akan berdampak negatif terhadap
juga harus meliputi pelbagai aktivitas. Langkah lingkungan hidup. Sedangkan limbah B3 kategori 2
pengurangan misalnya dapat dilakukan melalui tata adalah limbah B3 yang mengandung B3, memiliki
kelola yang lebih baik dengan mengedepankan efek tunda (delayed effect), dan berdampak tidak
kedisiplinan, sehingga penggunaan bahan B3 langsung terhadap manusia dan lingkungan hidup
dilakukan dengan sangat hati-hati. serta memiliki toksisitas sub-kronis atau kronis. Untuk
menentukan kategori 1 dan 2, pemerintah melakukan
Beberapa limbah B3 yang dihasilkan dari industri serangkaian uji laboratorium untuk menentukan
hulu migas seperti lumpur minyak bumi (oil sludge). sebuah kegiatan masuk dalam limbah B3 kategori 1
Ini adalah limbah pada pengolahan, penyaluran, atau 2. Sejumlah aktivitas di lingkungan industri hulu
dan penampungan minyak bumi. Lumpur ini seperti migas masuk dalam kategori seperti tabel berikut.

6 BUMI / #55 November 2017


LIMBAH INDUSTRI HULU MIGAS BERDASARKAN PP NOMOR 101 TAHUN 2014

Jenis industri/
Sumber limbah Kode limbah Uraian limbah Kategori bahaya
kegiatan
1. Kegiatan eksplorasi dan
Eksplorasi dan
produksi
produksi minyak, B329-5 Sludge dari IPAL 2
2. Kegiatan pemeliharaan
gas, dan panas bumi
fasilitas produksi
3. Kegiatan pemeliharaan Residu dasar tangki
A330-1 1
fasilitas penyimpanan minyak bumi
Residu proses
A330-2 1
produksi
Limbah lumpur bor
berbahan dasar
B330-1 2
oil base dan/atau
synthetic oil
Limbah serbuk bor
4. Tangki penyimpanan minyak berbahan dasar
B330-2 2
dan gas oil base dan/atau
synthetic oil
Limbah karbon aktif
selain limbah karbon
B330-3 2
aktif dengan kode
limbah A110d
Absorben dan/atau
B330-4 2
filter bekas

Pengelolaan limbah B3 hulu migas dilakukan dengan sludge. Apabila hasil kajian menyebutkan limbah B3
beberapa tahap oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana tidak ekonomis untuk dikelola secara mandiri dan
Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). harus dikelola oleh pihak ketiga, maka Kontraktor
Pertama, melakukan evaluasi terhadap rencana kerja KKS wajib mengajukan penghapusan aset ke Divisi
dan anggaran usulan pengelolaan limbah B3 yang Pengelolaan Aset SKK Migas sebelum limbah B3
dilaksanakan di akhir tahun untuk tahun mendatang. diserahkan ke pihak ketiga. Penghapusan dapat
Kedua, monitoring perkembangan pelaksanaan dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan dibuktikan
pengelolaan, evaluasi laporan, pertemuan, dan dengan manifest pelaksanaan pekerjaan.
tinjauan lapangan. Ketiga melakukan diskusi, tinjauan
lapangan dan memberi pernyataan limbah B3 sudah Jadi, dengan pengelolaan limbah B3 yang baik maka
dihapus (closed out). limbah tersebut tidak memberi efek negatif bagi
masyarakat. Bahkan, bila dikelola dengan tepat,
Khusus untuk penghapusan limbah B3, limbah limbah B3 dapat dimanfaatkan untuk pelbagai hal
sisa operasi dan sisa produksi kegiatan industri mulai sebagai campuran bahan bangunan hingga
hulu migas masuk dalam kategori aset negara katalis di industri semen.
berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor
165/PMIC06/2010. Contoh, Limbah B3 Sisa Operasi:
majun, filter bekas, lampu TL, oli bekas. Contoh “ “...pengolaan limbah B3 di industri
Limbah B3 Sisa Produksi : sludge, lumpur OBM (oil
based mud) dan SBM (synthetic based mud), cutting hulu migas juga harus meliputi
bekas pengeboran yang menggunakan lumpur OBM pelbagai aktivitas. Langkah
dan SBM. pengurangan misalnya dapat
dilakukan melalui tata kelola yang
Pemilihan alternatif pengelolaan limbah B3 wajib
lebih baik dengan mengedepankan
melalui kajian teknis dan keekonomian, serta
memperoleh persetujuan dari Departemen Fasilitasi kedisiplinan, sehingga penggunaan
Keselamatan Kerja dan Lindungan Lingkungan bahan B3 dilakukan dengan sangat
SKK Migas. Harus dibuktikan bahwa limbah B3 hati-hati.”
tersebut sudah tidak memiliki value, terutama untuk

#55 November 2017 / BUMI 7


FOKUS

Strategi Pemanfaatan Limbah


DENGAN SEDIKIT UPAYA, LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) SEBAGAI
DAMPAK EKSPLORASI DAN PRODUKSI HULU MINYAK DAN GAS BUMI (MIGAS)
DAPAT DIMANFAATKAN. DARI INDUSTRI SEMEN HINGGA BAHAN BANGUNAN BISA
MEMANFAATKAN LIMBAH TERSEBUT.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 101 tahun 2014 tersebut. Cara paling umum untuk membersihkan
tentang Pengelolaan Limbah B3 juga mengatur limbah lumpur minyak adalah ekstraksi fisika atau
tentang pemanfaatan limbah B3. Seperti di Pasal kimia melalui gaya sentrifugal untuk memisahkan
54 ayat (1) huruf b dan c disebutkan bahwa minyak serta menggunakan metode bio-remediasi
contoh pemanfaatan limbah B3 sebagai substitusi dan co-processing.
sumber energi antara lain: Pemanfaatan limbah B3
sludge minyak, seperti oil sludge, oil sloop, dan oli Prinsip dari co-processing adalah pembakaran
bekas, yang dimanfaatkan sebagai bahan bakar dengan memanfaatkan panas untuk
alternatif pada industri semen. Sedangkan contoh menghilangkan limbah. Aplikasi ini hanya dapat
pemanfaatan limbah B3 sebagai bahan baku yaitu mencapai temperatur 800 derajat Celcius dan
pemanfaatan limbah B3 oli bekas yang dimanfaatkan mesti sesuai dengan regulasi yang ada karena
sebagai bahan baku utama pada industri daur ulang tetap ada limbah debu dan partikel. Sedangkan
oli bekas. proses bio-remediasi adalah proses pembersihan
secara biologis menggunakan mikroba khusus,
Dalam artikel di Journal of Petroleum and sehingga bisa mengurangi kadar polusi limbah.
Environmental Biotechnology, dua ilmuwan Institut Metode umum pengolahan limbah yang dilakukan
Teknologi Bandung (ITB) yaitu Helmy Qomaruddin di Tanah Air adalah land farming bioremediation
dan Kardena Edwan menulis bahwa untuk alasan atau proses bio-remediasi di hamparan tanah yang
sederhana, limbah pengeboran hingga produksi air cukup luas. Tetapi untuk mengaplikasikan metode
biasanya kerap dilakukan dengan menaruhnya di ini butuh TPH (total petroleum hydrocarbon)
tanah berbentuk kolam khusus. Efek kontaminasi di lumpur minyak bumi sebesar 15 persen. Riset
bergantung kepada tipe minyak yaitu minyak mereka menunjukkan bahwa kombinasi mikroba
yang lebih ringan akan berada di lapisan tanah dan biosurfactant di hamparan tanah berlapis
atas dan dengan cepat akan masuk ke lapisan geo-membran berhasil menghilangkan 46 gram
berikutnya. Sedangkan minyak yang lebih berat TPH tiap kilogram tanah di area dengan volume
berlaku sebaliknya. Cara tercepat membersihkan 4.883 m3 lumpur minyak bumi (sludge oil) yang
tumpahan atau kebocoran minyak adalah mencoba mencemari tanah dengan pengolahan selama
menghentikan kontaminasi dari penyebaran material enam bulan.

8 BUMI / #55 November 2017


OLEH: TIM BULETIN/HUPMAS@SKKMIGAS.GO.ID

Pemanfaatan limbah B3 dari industri hulu migas dapat (Kontraktor KKS) menggunakan total injeksi 6 juta
dilakukan seperti pada tabel berikut: barel air per hari untuk mempertahankan tekanan
reservoir. Untuk mengolah limbah air ini biasanya
Jenis Limbah Pemanfaatan digunakan kombinasi antara pemisahan fisik dan
Sludge minyak • Bahan pencampur aspal proses biologis untuk mendapatkan air yang tidak lagi
(ashbuton) mencemari lingkungan.
• Bahan material bangunan
Ikhtiar untuk menjadikan limbah sebagai sesuatu
• Fuel combustion (bahan
bakar tungku cement kiln) yang manfaat memang membutuhkan biaya tidak
sedikit. Pengelolaan jasa limbah saat ini masih
Katalis bekas • Bahan baku semen
tersentralisasi di Pulau Jawa. Untuk mengefisienkan
• Bahan pengisi (filler)
biaya operasi terutama di saat harga minyak anjlok
• Bahan material bangunan adalah dengan cara pengelolaan limbah bersama
Lumpur bor • Bahan material bangunan dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
• Fuel combustion (KLHK) mendukung selama tetap mengacu kepada
Pelumas bekas
aturan yang berlaku. Selain itu, ada peluang bagi yang
Pengolahan limbah lainnya adalah produksi air. Air mampu menyediakan fasilitas pengolahan limbah di
dalam kuantitas besar digunakan di seluruh lapangan dekat tempat operasi Kontraktor KKS, sehingga biaya
migas dunia. Produksi air ini semakin meningkat transportasi tidak terlalu berat seperti di Kalimantan
bila lapangan migas makin berumur. Karena itu Timur yang menjadi tempat banyak Kontraktor KKS.
produksi air untuk menggenjot produksi minyak
harus efisien. Masalahnya, produksi air tersebut Pendeknya, pengolahan limbah butuh upaya luar biasa.
kadang terkontaminasi racun, sehingga tidak ramah Tetapi demi keberlanjutan industri hulu migas tentu
lingkungan, serta harus diolah terlebih dulu bila akan itu harus dilakukan. Para pemangku kepentingan akan
dimanfaatkan atau dibuang. Salah satu penerapan memperoleh manfaat maksimal bila limbah B3 dampak
produced water yang besar adalah metode EOR dari hasil eksplorasi dan produksi dapat ditekan dan
(enhanced oil recovery) menggunakan well injection. atau malah didaur ulang menjadi bahan baku yang
Misalnya, satu Kontraktor Kontrak Kerja Sama bermanfaat.

#55 November 2017 / BUMI 9


SEREMONIAL OLEH: ALFIAN/ ALFIAN@SKKMIGAS.GO.ID

Kerja Sama SKK Migas-Garuda Indonesia


Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu
Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menandatangani
Nota Kesepahaman baru dengan PT Garuda
Indonesia (Persero) Tbk. terkait koordinasi dalam
menunjang kelancaran operasi industri hulu minyak
dan gas bumi (migas), seperti layanan kargo,
layanan carter pesawat, layanan katering dan
perawatan turbine machinery. Nota Kesepahaman
ini ditandatangani oleh Kepala SKK Migas, Amien
Sunaryadi, dan Direktur Utama Garuda Indonesia,
Pahala Nugraha Mansuri.

“Dilihat dari aspek bisnis, SKK Migas, Kontraktor


KKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) serta Garuda Garuda Indonesia akan memberikan pelayanan yang
Indonesia adalah lembaga bisnis yang mencari terbaik.
profit. Maka saya harap kerja sama antar tiga entitas
bisnis ini juga saling menguntungkan,” kata Amien “SKK Migas dan Kontraktor KKS menjadi salah satu
setelah penandatangan Nota Kesepahaman di segmen utama kami,” katan Pahala.
Kantor SKK Migas Pusat, Jakarta pada 13 Oktober
2017. Kerja sama antara Garuda Indonesia dengan
SKK Migas untuk penyediaan jasa angkutan
Pahala berharap dengan kerjasama ini pihak Garuda, penumpang sudah dimulai sejak 2010. Kerja sama
SKK Migas, dan Kontraktor KKS akan tercapai kinerja selalu diperbaharui setiap 2 tahun. Untuk periode
yang efisien dan cepat dalam industri hulu migas. setelah 31 Agustus 2017 menggunakan diskon baru
Pihaknya juga menyambut baik adanya peningkatan sesuai dengan kesepakatan antara SKK Migas dengan
kerja sama selain jasa angkutan penumpang. Tentu Garuda Indonesia.

OLEH: SOFIAN HADI/ SEKRE.SUMBAGSEL@SKKMIGAS.GO.ID Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha
Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan
Memotivasi Pelajar Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) dan Kontraktor
Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) Wilayah Jambi
Melalui Lomba Cerdas bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi

Cermat melaksanakan Lomba Cerdas Cermat di Jambi pada


11-13 Oktober 2017. Kegiatan ini diikuti siswa SMA/SMK
di wilayah Jambi, khususnya di sekitar wilayah kerja
minyak dan gas bumi (migas), baik di Tanjung Jabung
(Tanjab) Barat, Tanjab Timur, Muaro Jambi, dan Jambi.

“Sebelum berlomba para siswa akan disosialisasikan


secara singkat mengenai kegiatan usaha hulu migas.
Sebagai pembekalan saat lomba keesekokannya,” kata
Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumbagsel, Tirat
Ichtijar, saat membuka rangkaian kegiatan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Agus


Heryanto, mengapresiasi kegiatan ini. Apalagi selama
ini banyak anak didik tidak terinformasikan dengan
baik mengenai sumber daya alam yang dimiliki
Provinsi Jambi, termasuk migas. Lomba dimenangkan
SMAN 3 Kota Jambi, kemudian diikuti SMA Negeri
1 Betara sebagai juara 2, SMA Negeri 10 Geragai,
sebagai juara 3.

10 BUMI / #55 November 2017


OLEH: SETIYANTO AJI PRAHORO/SAPRAHORO@SKKMIGAS.GO.ID SEREMONIAL

SKK Migas Juarai Petro seperti olahraga,”

Tennis Cup 2017 kata Deputi


Perencanaan
Dalam rangka meningkatkan rasa solidaritas dan SKK Migas, Jaffee
kebersamaan antara pelaku di industri hulu minyak dan Arizon Suardi,
gas bumi (migas) di Indonesia, Satuan Kerja Khusus saat membuka
Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi kejuaraan.
(SKK Migas) mengadakan kejuaraan tahunan di cabang
olah raga tenis lapangan. Kejuaraan bernama “Petro Setelah melalui
Tennis Cup 2017” ini diselenggarakan di Jakarta pada 11 beberapa babak
– 12 November 2017. Di tahun ketiga ini, kejuaraan diikuti penyisihan, akhirnya SKK Migas dan PHE bertemu
SKK Migas, PHE, PEP, TEPI, Chevron, CNOOC, BP, di babak final. Melalui lima partai, yaitu ganda
ConocoPhillips, Schlumberger, Petrochina, dan Medco. manajemen, ganda campuran, ganda kategori umur
(KU) 90 tahun, ganda KU 80 tahun, dan ganda usia
“Kegiatan ini merupakan upaya menciptakan bebas, akhirnya SKK Migas berhasil mengalahkan PHE
kebersamaan dengan para pelaku industri hulu migas. dengan skor 3-2. Ini sekaligus membawa SKK Migas
Kebersamaan dilakukan, tidak hanya harus dengan menjadi juara untuk pertama kalinya di kejuaraan
pertemuan formal, tapi bisa dengan kegiatan positif tersebut.

OLEH: SINGGIH P. PERDANA OLEH: FERRY RUNTUWENE


ADMIN.SPPERDANA@SKKMIGAS.GO.ID SEKRE.FRUNTUWENE@SKKMIGAS.GO.ID

Sinergi Pengamanan Wilayah Rapat Tindak Lanjut Blok


Operasi Hulu Migas Masela
Tentara Nasional Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan
Indonesia (TNI) Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)
dan Kepolisian Perwakilan Papua dan Maluku (Pamalu) bersama
Republik Komisi VII DPR melakukan kunjungan kerja
Indonesia ke Kantor Gubernur Maluku, Ambon pada 3
(Polri) adalah Oktober 2017.Dalam rapat dibahas mengenai
unsur penting keberlanjutan rencana pengembangan Blok
dalam sistem Masela serta pemanfaatan masyarakat lokal
keamanan dan dalam proyek tersebut. “Dalam rapat kali ini
pengamanan dibahas kelanjutan dari Proyek Masela agar
di kegiatan operasi minyak dan gas bumi (migas) dapat segera dimulai,” kata Kepala Perwakilan
di Indonesia. Untuk meningkatkan sinergitas antara SKK Migas Wilayah Pamalu, Enrico CP
keamanan dan pengelolaan bahan peledak, Satuan Kerja Ngantung, saat membuka kegiatan.
Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan
Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Enrico menyampaikan, berdasarkan rencana
Sama (Kontraktor KKS) Jawa, Bali dan Nusa Tenggara pengembangan darat (onshore), SKK Migas
(Jabanusa) menyelenggarakan Forum Kesekuritian dan sudah menandatangani Memorandum of
Bahan Peledak IV 2017. Forum yang mengambil tema Understanding (MoU) dengan Universitas
“Sinergi Pengamanan dan Pengelolaan Bahan Peledak Pattimura (UPATTI) yang memberikan
Pada Kegiatan Hulu Migas” ini dilaksanankan di Malang beasiswa kepada putera daerah Maluku.
pada 18-19 Oktober 2017. “Momentum ini sangat baik Pemberian beasiswa akan dilakukan dalam
untuk saling berdiskusi, sehingga dapat meningkatkan tiga tahap dengan total 279 pelajar yang akan
sinergitas yang akan mendukung kondusifitas investasi disekolahkan di Jawa.
hulu migas,” kata Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas,
M. Atok Urrahman.

Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Jabanusa, Ali


Masyhar, mengatakan tujuan kegiatan ini sebagai bentuk
keseriusan SKK Migas-Kontraktor KKS, TNI dan Polri
untuk mendukung kegiatan hulu migas sebagai sektor
yang vital dan strategis.

#55 November 2017 / BUMI 11


SEREMONIAL
OLEH: NAIRA/ ADMIN.NAIRA@SKKMIGAS.GO.ID

Wilayah Operasi Hulu Migas Diakomodasi


dalam RTRW
Seluruh wilayah operasi kegiatan eksplorasi dan
eksploitasi Kontraktor KKS akan diakomodasi dalam
Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) agar tidak
mengalami hambatan. Untuk itu Satuan Kerja Khusus
Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas
Bumi (SKK Migas) Perwakilan Sumatera Bagian Utara
(Sumbagut) melakukan kerja sama dengan pemangku
kepentingan (stakeholder) Provinsi Riau.

“Kami harapkan RTRW Riau yang sedang disusun ini


bisa mengakomodasikan wilayah operasi Kontraktor
KKS. Hal lain, kepentingan negara dalam memenuhi
target produksi minyak dan gas bumi (migas) tidak Sunaryo, di Kantor DPRD Riau, Pekanbaru pada 12
terkendala,” kata Kepala Perwakilan SKK Migas Oktober 2017. Kemudian dilanjutkan esoknya kepada
Wilayah Sumbagut, Hanif Rusjdi di Pekanbaru. Direktur Jenderal (Dirjen) Biro Pembangunan Daerah
Kementerian Dalam Negeri, Diah. Kesimpulan yang
Kunjungan pertama kali dilakukan ke Ketua Dewan didapat dari kunjungan ini adalah wilayah Kontraktor
Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau, Septina Rusli KKS dimasukkan dalam Rancangan RTRW dengan
dan Koordinator Panitia Khusus RTRW Provinsi Riau, pola ruang kawasan pertambangan.

OLEH: DANANG AGUNG/HUMAS4_KALSUL@SKKMIGAS.GO.ID

Pelatihan Survival di Air untuk Media


di air (Basic Sea Survival/BSS). Kegiatan ini
dilaksanakan di Balikpapan pada 1 November
2017.

“Safety adalah prioritas utama bagi Total,


sehingga semua pekerja wajib menjadikan
safety sebagai budaya dalam bekerja,”kata
Vice President Authorization Coordination,
Communication & External Affairs, Total E&P
Indonesie, Agus Suprijanto.

Kegiatan operasi Total, sambung Agus,


berlangsung di Delta Mahakam yang banyak
menggunakan kapal dan membutuhkan
keterampilan keselamatan bagi pekerjanya.
Pekerjaan di sektor hulu minyak dan gas bumi Di antaranya, bagaimana mampu bertahan di air dan
(migas) mensyaratkan tingkat keselamatan (safety) menyelamatkan diri ketika mengalami kecelakaan.
yang tinggi. Tidak hanya di darat (onshore), tetapi Latihan dimulai dengan pengenalan peralatan standar
di laut (offshore). Untuk mengenalkan bagaimana safety, cara bertahan di air dengan baik, hingga
cara bertahan di air saat terjadi kecelakaan kerja di simulasi evakuasi saat kecelakaan terjadi.
offshore, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan
Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) “Kami harapkan dengan pelatihan ini, wartawan
Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul), serta dapat mengetahui dan memiliki keterampilan dasar
Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS) bagaimana bertahan di air dalam keadaan darurat,”
Total E&P Indonesie mengajak sejumlah wartawan kata Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Kalsul,
media nasional dan daerah berlatih dasar bertahan Nasvar Nazar.

12 BUMI / #55 November 2017


OLEH: DR. TRI WAHYU SETYANINGSIH, SP.M, SPESIALIS MATA RSPP INFO SEHAT

Waspada Katarak di Usia Muda,


Bagaimana Mengobatinya?
MATA KATARAK, YANG TELAH MENYEBABKAN MENURUNNYA DAYA
PENGLIHATAN, UMUMNYA DIALAMI OLEH KALANGAN LANJUT dr. Tri Wahyu
USIA (LANSIA). KATARAK HARUS SEGERA DIOBATI KARENA DAPAT Setyaningsih
MENYEBABKAN KEBUTAAN. BAGAIMANA MENGATASINYA?
Katarak pun bisa disebabkan oleh
kebiasaan merokok dan minum alkohol.
Perokok aktif memiliki kesempatan
dua kali lipat memiliki katarak. Rokok
dipercaya menyebabkan katarak dengan
mengubah sel-sel lensa melalui oksidasi.
Hal ini dibuktikan dengan ditemukan
akumulasi logam berat seperti cadmium,
salah satu kandungan rokok, dalam
lensa. Alkohol pun terbukti mengganggu
keseimbangan (homeostasis) kalsium
dalam lensa, sehingga berisiko
meningkatkan proses kerusakan
membran, mengubah interaksi protein
dalam mata, dan menghasilkan pro-
oksidan ketika dicerna di hati.

Penyakit ini dapat ditandai dengan gejala-


gejala seperti sensitif terhadap cahaya,
Anda mungkin sering mendapati warna bola mata, pandangan menjadi tidak jelas, cenderung buram
khususnya lansia, seperti mengalami pudar atau dan berkabut, serta kesulitan melihat saat malam
cenderung keruh. Inilah yang disebut dengan mata hari. Terkadang, saat melihat dengan salah satu
katarak. Katarak adalah kekeruhan yang terjadi mata, timbul bayangan yang membuat benda
pada sebagian maupun keseluruhan lensa mata. terlihat berganda. Jika sudah mengalami beberapa
Pasien katarak akan mengalami turunnya daya gejala yang disebutkan, sebaiknya segera diperiksa
melihat, karena kekeruhan tersebut menghalangi lebih lanjut.
cahaya untuk sampai di retina. Jika dibiarkan dapat
menyebabkan kebutaan. Tindakan medis yang bisa dilakukan untuk
mengobati katarak adalah dengan melakukan
Lalu apa sajakah penyebab katarak? Tidak hanya tindakan bedah katarak. Bedah dilakukan dalam
faktor usia, terdapat banyak faktor lain penyebab dua tahap, langkah pertama adalah pengambilan
mata katarak, antara lain faktor genetic (keturunan), lensa yang sudah keruh. Setelah dikeluarkan,
paparan ultra violet yang berlebihan, konsumsi obat lensa kemudian diganti dengan lensa buatan
seperti steroid, serta adanya trauma atau pernah (intraocularlens). Lensa tersebut dari plastik, akrilik,
mengalami kecelakaan pada mata. Penyakit ini juga dan silicon. Teknik operasi katarak Phacoemulsifikasi
dapat disebabkan oleh penyakit, seperti rubella, merupakan teknik yang paling umum dilakukan,
diabetes mellitus, dan glukoma. yaitu teknik yang menyedot lensa keruh
menggunakan alat getar ultrasonic.
Diketahui, 80 persen katarak diderita oleh mereka
yang sudah menginjak usia 40 tahun ke atas. Ini Beberapa kiat dapat dilakukan untuk mencegah
terjadi ketika protein dalam lensa menurun seiring mata katarak. Pertama, mengurangi paparan sinar
bertambahnya usia. Namun, katarak tidak hanya ultra violet. Dapat dilakukan dengan penggunaan
dialami oleh orang tua, usia muda berpeluang kacamata hitam saat siang hari. Upaya lainnya
mengalami katarak. Bahkan di beberapa kasus adalah mengurangi merokok dan konsumsi alkohol.
pernah ditemukan bayi yang sudah mengalami Selain itu konsumsi antioksidan seperti sayur dan
katarak sejak di dalam kandungan. buah-buahan untuk mencegah diabetes mellitus.

#55 November 2017 / BUMI 13


TEKNOLOGI OLEH: HERFAN F. PANDEIROT/ HFPANDEIROT@SKKMIGAS.GO.ID

Indonesia Energy Cloud, Solusi Bank Data


Mutkahir di Hulu Migas
SEBAGIAN BESAR DATA TERKAIT KEGIATAN HULU MINYAK
DAN GAS BUMI (MIGAS) BERIRISAN DENGAN KEAMANAN
NASIONAL. KETERBUKAANNYA DIBUTUHKAN UNTUK
OPERASIONAL, AKAN TETAPI TETAP DIBUTUHKAN SISTEM
YANG MEMILIKI TINGKAT KEAMANAN DAN KEHANDALAN
YANG TINGGI.

Teknologi informasi merupakan salah satu penunjang solusi layanan cloud dengan tingkat keamanan dan
produktivitas migas nasional. Dalam pelaksanaan kehandalan tinggi, didukung data center tier-3 yang
produksi migas, teknologi informasi penting dalam telah tersertifikasi ISO 9001:2008 untuk Data Center
memudahkan eksplorasi, monitoring produksi sumur, Operation, ISO 27001:2005 untuk Information Security
studi pengembangan dan lainnya. Untuk kemudahan Management System dan Uptime Institute untuk Data
akses data migas, PT Telekomunikasi Indonesia Center Tier 3 Design. “Solusi layanan ini tentunya akan
(Persero) Tbk (Telkom) bekerjasama dengan salah dapat mempercepat pertumbuhan bisnis perusahaan”,
satu penyedia utama jasa dan teknologi migas, kata Direktur Utama Telkomsigma, Judi Achmadi.
Schlumberger, menghadirkan terobosan baru yaitu
Indonesia Energy Cloud (IEC). Selain meningkatkan dukungan bisnis terhadap
industri migas, IEC membantu dalam pengembangan
Executive Vice President Divisi Enterprise Service kompetensi nasional migas yang masih membutuhkan
Telkom, Siti Choiriana, mengungkapkan IEC merupakan banyak tenaga ahli nasional untuk menemukan cadangan
wujud komitmen Telkom untuk mendukung minyak baru dan mengembangkan cadangan minyak
peningkatan produktivitas sektor migas di Indonesia. yang ada saat ini. Dengan mempermudah akses ke
“IEC dihadirkan untuk menyiasati tingginya capital teknologi terbaru ini, para tenaga ahli juga dapat dengan
expenditure yang harus dikeluarkan perusahaan dalam lebih akurat menganalisa data terkait migas. Hal ini
memenuhi kebutuhan solusi layanan Information dapat digunakan sebagai masukan untuk perencanaan
& Communication Technology (ICT),” katanya saat penggunaan teknologi mutakhir yang sesuai dengan
peluncuran IEC di Jakarta, beberapa waktu lalu. kebutuhan. Contoh pemanfaatan teknologi ini adalah
untuk memodelkan berbagai teknologi Enhanced Oil
Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Recovery (EOR) untuk menentukan treatment teknis
Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), yang paling sesuai dengan karakteristik lapangan minyak
Amien Sunaryadi dalam sambutannya berharap, sebelum diimplementasikan di lapangan, sehingga dapat
Indonesia Energy Cloud dapat meningkatkan kualitas mengurangi biaya operasi.
infrastruktur sehingga menambah daya tarik investor
untuk menanamkan modalnya di hulu migas Indonesia. Direktur Schlumberger, Amit Singh menyampaikan apresiasi
“Bila ini dilakukan, dapat memberikan manfaat dan terhadap kerja sama ini. Menurutnya, Telkom sebagai
penerimaan yang maksimal bagi negara,” katanya. perusahaan telekomunikasi yang memiliki keseluruhan
infrastruktur pendukung data center di Indonesia. Telkom
IEC memudahkan para pelaku migas dalam dapat memenuhi kebutuhan solusi cloud dengan
pengarsipan data. Dilakukan hanya dengan menyimpan tetap menjaga agar semua data migas tetap berada di
data di aplikasi cloud, yang kemudian akan tersimpan wilayah Republik Indonesia. Cloud service ini disediakan
di dalam data center kelas dunia dengan teknologi untuk memenuhi kebutuhan perusahaan migas dalam
cloud terbaik anak usaha Telkom, PT Sigma Cipta memanfaatkan teknologi terbaru yang membutuhkan
Caraka (Telkomsigma). Solusi layanan IEC didukung kemampuan komputasi yang semakin tinggi.
oleh jaringan backbone Telkom yang telah menjangkau
seluruh wilayah Indonesia. “Pada saat yang bersamaan para pemain industri
migas mendapatkan jasa tersebut yang mendukung
Telkomsigma siap dalam mendukung pengembangan kegiatan operasional mereka seraya melakukan
infrastruktur digital di Indonesia. Salah satunya adalah optimasi biaya kepemilikan total (Total Cost of
dengan memasilitasi sistem IEC sektor migas melalui Ownership-TCO ),” ujar Amit Singh.

14 BUMI / #55 November 2017


OLEH: SHINTA SWASTI SANTASAYACITTA/SSWASTI@SKKMIGAS.GO.ID TJS FORUM

Pemkab Kukar Apresiasi Program TJS


Kontraktor KKS
KEBERHASILAN KONTRAKTOR KONTRAK KERJA SAMA (KONTRAKTOR KKS) DALAM
MENGEMBANGKAN MASYARAKAT DAN PEREKONOMIAN DAERAH SEKITAR WILAYAH
KERJANYA MELALUI TJS (TANGGUNG JAWAB SOSIAL), MENDORONG PEMERINTAHAN
KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA (PEMKAB KUKAR) MEMBERIKAN APRESIASI.
Aturan mengenai TJS atau Corporate Social
Responsibility (CSR) telah mendorong Kontraktor
KKS untuk memberikan manfaat langsung atas
keberadaan bisnisnya bagi masyarakat di sekitar
wilayah operasi. Wilayah kerja (WK), tempat sumber
minyak dan gas bumi (migas) diproduksikan adalah
kekayaan negara, sehingga masyarakat di sekitarnya
harus bisa merasakan manfaatnya. Tidak hanya berupa
pemanfaatan energi dari hasil pengolahan migas,
tetapi pembangunan ekonomi, sosial, infrastruktur dan Pertambangan dan Energi, Bidang Pertanian dan
pemeliharaan lingkungan daerah. Agroindustri, Bidang Usaha Migas dan Jasa Lainnya
(Perbankan dan Telematika/Telekomunikasi). Peringkat
Keberadaan dari TJS pun kini telah dirasakan dalam penghargaan juga dibagi menjadi tiga, Platinum
manfaatnya. Beberapa daerah di sekitar wilayah Awards untuk pertama, Gold Awards untuk kedua, dan
operasi hulu migas telah mengalami kemajuan dan Silver Awards untuk ketiga.
peningkatan taraf hidupnya berkat dukungan program
dari Kontraktor KKS. Hal ini membuat Pemkab Terdapat tiga kategori yang dinilai. Kategori pertama
Kukar berinisiatif memberikan apresiasi atas prestasi adalah Green, dilihat dari pemanfaatan secara langsung
Kontraktor KKS melalui kegiatan “Penganugerahan ataupun tidak langsung oleh masyarakat terhadap
Kukar CSR Awards 2017” yang diselenggarakan kelestarian lingkungan. Kategori selanjutnya adalah
di Tenggarong, Kukar pada 8 November 2017. Inovatif, yaitu TJS yang diberikan kepada masyarakat
Selain perusahaan migas, penghargaan diberikan dalam menciptakan inovasi yang dapat mengubah
kepada perusahaan perkebunan, perbankan, dan secara efisien dan efektif daya sosial ekonomi
pertambangan batubara. masyarakat. Terakhir, Smart, yaitu TJS yang memberi
perubahan pola pikir dan kehidupan sosial di bidang
“Apresiasi diberikan kepada para Kontraktor KKS yang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, serta budaya
komitmen dan konsisten membangun masyarakat sehingga menjadi lebih optimal dan berdaya guna.
melalui program TJS,” kata Kepala Dinas Penanaman Sebagai peraih penghargaan Platinum, VICO Indonesia
Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), menerima “Panji Keberhasilan KUKAR CSR Awards
Bambang Arwanto, selaku Ketua Panitia. 2017”. Menurut Bambang, penghargaan yang diterima
VICO merupakan bentuk apresiasi agar perusahaan
Penganugerahan yang telah memasuki tahun kedua tersebut menjadi role model (model acuan) atau
ini terbagi dalam beberapa bidang, yaitu Bidang contoh teladan bagi perusahaan lain.

PLATINUM
Smart Program Sarana Air Bersih di Kelurahan Dondang, Kecamatan Muara Jawa.
AWARDS
VICO Indonesia
SILVER Green Pengelolaan Sampah di Muara Badak
AWARDS Inovatif Program Pengembangan Pertanian di Marangkayu.
GOLD Green Program Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat
AWARDS Smart Program tanggap Bencana Berbasis Masyarakat
Total E&P Indonesie
SILVER
Inovatif Program Kewirausahaan Masyarakat
AWARDS
Pertamina EP Asset 5 GOLD
Inovatif Program Pertanian dan Peternakan/Terpadu
Sangasanga AWARDS
Chevron Indonesia GOLD
Inovatif Program Investasi Sosial Menuju Kemandirian Masyarakat
Company AWARDS

#55 November 2017 / BUMI 15


FIGUR OLEH: SUHENDRA ATMAJA/SATMAJA@SKKMIGAS.GO.ID

Efisiensi
Pengelolaan
Limbah Sisa
Produksi Migas
LIMBAH PRODUKSI MINYAK DAN GAS
BUMI (MIGAS), BAGIAN YANG MUNGKIN
SANGAT KECIL DARI KESELURUHAN
KEGIATAN HULU MIGAS. NAMUN
PENGELOLAANNYA MEMBUTUHKAN
PERHATIAN DAN BIAYA YANG TIDAK
SEDIKIT. BESARNYA BIAYA TEKNOLOGI
PENGOLAHAN LIMBAH DAN
TRANSPORTASI LIMBAH KE TEMPAT
PENGOLAHAN SULIT DIHINDARI.
DIBUTUHKAN STRATEGI KHUSUS AGAR
KEGIATAN INI DAPAT DIEFISIENSIKAN. adalah menangani limbah menumpuk milik salah
satu Kontraktor KKS yang ditemukan di lahan milik
Kepala Divisi Penunjang Operasi dan Keselamatan penduduk. Berikut hasil wawancaranya.
Migas ,Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha
Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Bagus Bina APA SAJA BENTUK LIMBAH SISA PRODUKSI
Edvantoro, menyampaikan sejauh ini pengelolaan MIGAS? BAGAIMANA DAMPAK TERBURUK DARI
limbah sisa kegiatan operasional hulu migas sudah PENGELOLAAN LIMBAH YANG TIDAK BAIK?
baik. Kontraktor Kontrak Kerja Sama (Kontraktor Bentuk limbah sisa produksi migas dapat berupa
KKS), sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam limbah cair seperti air terproduksi, limbah pencemar
mengelola limbahnya sudah mampu mematuhi seluruh udara, terutama yang mengandung gas sulfur
standar yang diberikan SKK Migas dan Kementerian dan limbah padatan seperti sludge dari proses
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). pembersihan tangki (tank cleaning), katalis bekas,
powder hasil proses sulfur removal, dan limbah drill
“Hal ini ditunjukkan dengan pencapaian kategori cutting pada saat pemboran. Semua diolah hingga
taat Kontraktor KKS di atas 90 persen dari penilaian mencapai nilai oil contain satu persen. Baru bisa
PROPER dari KLHK tiap tahun,” katanya. dibuang ke dalam tanah, dibakar atau dibuang ke laut
untuk lapangan offshore. Kalau tidak dikelola dengan
Adapun masalah dalam pengelolaan limbah saat baik, limbah ini dapat mencemarkan lingkungan di
ini, tambah Bagus, adalah biayanya yang besar. sekitar lokasi produksi, kalau parah dapat menurunkan
Sebagian besar limbah produksi migas merupakan kualitas lingkungan. Nantinya akan berdampak
bahan kimiawi yang penguraiannya butuh waktu yang terhadap penurunan kesehatan masyarakat.
lama. Limbah ini dikenal dengan limbah B3 (Bahan
Berbahaya dan Beracun). Saat ini, teknologi pengurai SUDAH EFEKTIFKAH PENGELOLAAN LIMBAH
limbah B3 di Indonesia masih dimiliki satu perusahaan, PRODUKSI MIGAS SELAMA INI?
PT Prasada Pamunah Limbah Industri, yang berlokasi Pengelolaan limbah produksi migas saat ini masih
di Cileungsi, Jawa Barat. membutuhkan biaya yang besar. Akan tetapi
pembiayaan untuk pengelolaan limbah sebenarnya
“Kesulitannya, karena cuma ada satu tempat, Kontraktor hanya sebagian kecil saja dari seluruh pembiayaan
KKS yang berada di luar Jawa pun harus mengeluarkan kegiatan operasi Kontraktor KKS. Instalasi teknologi
biaya yang besar untuk mengirim limbah tersebut. Ini pengelolaan limbah kan dilakukan sejak awal proyek
yang harus diefisiensikan,” terang Bagus. untuk mengolah limbah, jadi ketika sudah memasuki
tahap operasi, biaya yang dikeluarkan relatif kecil.
Kepada tim BUMI, Bagus menjelaskan peran Sebagian besar digunakan hanya untuk biaya
SKK Migas dalam pengelolaan limbah oleh Kontraktor maintenance peralatan dan monitoring output dari
KKS. Dia juga menambahkan, saat ini fokus SKK Migas proses pengolahan limbah. Tapi secara keseluruhan

16 BUMI / #55 November 2017


sudah baik, dibuktikan dengan pencapaian kategori Produk turunan ada yang didapat melalui proses
taat Kontraktor KKS di atas 90 persen berdasarkan pemisahan dari limbah sludge hidrokarbon untuk
hasil penilaian Program Peringkat Kinerja Lingkungan bisa diambil kembali minyaknya. Setelah diolah, bisa
Perusahaan (PROPER) KLHK setiap tahun. didapatkan produk turunan seperti batu bata, road
barrier, material dasar konstruksi jalan, material
APA MASALAH UTAMA DARI PENGELOLAAN subtitusi produksi semen, sulfur sebagai bahan baku
LIMBAH PRODUKSI? industri,dan lainnya. Pasar produk turunan sangat
Dari sisi operasi, Kontraktor KKS tidak ada masalah bagus di Indonesia, akan tetapi kelemahannya
yang besar. Namun tantangan ke depan adalah adalah sedikitnya penyedia jasa pengolah limbah
pemanfaatan limbah yang lebih intensif, jadi bisa yang dapat mengolah limbah menjadi produk yang
meringankan beban pencemaran ke lingkungan. Hal dapat dimanfaatkan dan kendala proses perizinan di
ini dapat dilakukan melalui penerapan 3-R (reuse, KLHK.
reduce dan recycle) dari semua jenis limbah yang
dihasilkan. Untuk beberapa kasus pengolahan limbah BILA DIMUNGKINKAN ADA PENAMBAHAN
di Kontraktor KKS memerlukan perhatian khusus. TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR KHUSUS LIMBAH
Hal ini berkenaan dengan akumulasi limbah padat MIGAS, KRITERIA APA SAJA YANG HARUS
sisa produksi akibat operasi masa lalu yang tidak DIPENUHI?
sesuai standar, sehingga perlu dilakukan penanganan SKK Migas mendorong dan membantu pemerintah
limbahnya dengan volume yang sangat besar. Saat untuk membuka tempat pengelolaan akhir limbah
ini SKK Migas sedang mengupayakan pengelolaan B3 di lokasi lain sesuai dengan standar. Contohnya,
limbah dengan volume besar yang melibatkan adanya Memorandum of Understanding (MoU)
beberapa instansi, seperti KLHK, Kementerian ESDM antara SKK Migas dengan BUMN (Badan Usaha
(Energi dan Sumber Daya Mineral) dan Kementerian Milik Negara) untuk melakukan kajian prospek
BUMN. pengelolaan limbah kegiatan usaha hulu migas. Hasil
dari MoU tersebut adalah pembentukan BUMN yang
Masalah lainnya adalah di fasilitas, terbatasnya pihak khusus melakukan kajian dalam mengolah limbah
ketiga pengelola limbah B3 terintegrasi saat ini B3, terutama limbah CPI (Chevron Pacific Indonesia)
hanya ada di Pulau Jawa. Sehingga beberapa jenis yang volumenya besar. Jika kajian mengatakan
limbah B3 yang tidak bisa dikelola oleh Kontraktor teknis, operasional dan biayanya ekonomis maka
KKS di luar Jawa harus dikirimkan ke fasilitas BUMN tersebut diarahkan untuk mengolah limbah
pengelola limbah tersebut. Aspek lain yang menjadi terebut. Feasibility study itu ditargetkan rampung di
kendala adalah limbah padat berupa katalis bekas November ini, dan dapat segera dieksekusi hingga
yang mengandung merkuri (Hg) yang dihasilkan dari seluruh limbah CPI selesai diolah Agustus 2021 nanti.
gas processing plant harus diekspor ke luar negeri,
karena di Indonesia belum tersedia fasilitas tersebut. SKK Migas sebenarnya ingin fasilitas baru dapat
Ini yang menjadi pengelolaan limbah masih belum dibangun di pulau-pulau besar Indonesia, terutama
efisien. yang merupakan daerah produksi migas. Tujuannya,
agar lebih dekat sehingga dapat memotong biaya
BAGAIMANA PROSEDUR STANDAR DARI SKK pengiriman limbah ke fasilitas. Fasilitas pengolahan
MIGAS TENTANG PENGELOLAAN LIMBAH? limbah secara umum harus memenuhi standar
Prosedur standar dari SKK Migas mengacu kepada untuk pemilihan lokasi, desain, pilihan teknologi
rencana pengelolaan dan pemantauan yang terdapat dan meminimalisasi dampak negatif lingkungan
pada dokumen AMDAL (Analisis Mengenai Dampak dan masyarakat jangka panjang. Dari aspek regulasi
Lingkungan) dan pemenuhan baku mutu pada harus memiliki izin pengoperasian dengan memenuhi
peraturan lingkungan yang berlaku. SKK Migas juga ketentuan pengelolaan lingkungan, efisien yang
terus mendorong agar Kontraktor KKS melakukan berarti menggunakan teknologi yang efisien dan
inovasi sistem pengelolahan limbah Reuse, Reduce, ekonomis.
Recycle, Recovery, Replacement, Return to Supplier,
Treatment, Return to Supplier, dan Disposal. Selain itu, APA SANKSI YANG DIBERIKAN UNTUK
ada pula pemantauan dengan mengevaluasi pemilihan KONTRAKTOR KKS YANG MELANGGAR STANDAR
teknologi dari Kontraktor KKS yang akhirnya terkait PENGELOLAAN LIMBAHNYA?
dengan efisiensi waktu dan biaya. Kontraktor KKS yang melanggar biasanya diberi
Surat Peringatan (SP) terlebih dahulu. Kalau tiga
ADAKAH PRODUK TURUNAN YANG BISA kali diberi SP masih melanggar berikutnya adalah
DIDAPATKAN DARI PENGOLAHAN LIMBAH sanksi dari KLHK yaitu PROPER Merah/ Hitam
TERSEBUT? JIKA ADA, BAGAIMANA PASAR (kategori tidak taat). Ada sanksi administrasi sampai
PRODUK TURUNAN TERSEBUT DI INDONESIA? pemberhentian operasi.

#55 November 2017 / BUMI 17


PERSPEKTIF OLEH: ADHITYA C. UTAMA/ ACUTAMA@SKKMIGAS.GO.ID

Teknologi Informasi Percepat Proses


Tata Kelola
UNTUK MENINGKATKAN OPTIMASI DAN KERJA CEPAT SERTA EFISIEN DALAM
INDUSTRI HULU MINYAK DAN GAS BUMI (MIGAS) DIBUTUHKAN BERBAGAI
PERANGKAT PENDUKUNG. SALAH SATUNYA LEWAT TEKNOLOGI INFORMASI (TI).
Dengan demikian para auditor dapat
memanfaatkan waktu dengan optimal
dengan hasil yang akuntabilitasnya
terverifikasi.

Di samping AFE Manager, SKK Migas telah


sosialisasikan penggunaan Centralized
Integrated Vendor Database (CIVD), suatu
sistem penyimpan data terkait vendor hulu
migas yang dapat mengefisienkan proses
pengadaan barang dan jasa dalam industri
padat modal dan teknologi ini. “Salah satu
kelemahan dari proses pengadaan barang
dan jasa adalah data yang diberikan
belum cukup, dengan CIVD pihak yang
akan melakukan pengadaan dapat
dengan mudah menyeleksi vendor yang
Kemajuan teknologi informasi seharusnya sudah berpotensi” ungkap Taslim.
mampu mendukung seluruh kegiatan bisnis, tak
terkecuali industri hulu migas. Produksi, jumlah Aspek lain yang dapat memperlancar tata kelola usaha
lifting, performa sumur produksi kini sudah mudah hulu migas adalah faktor Sumber Daya Manusia (SDM).
dipantau tanpa harus membuang waktu dan biaya “Ini menyangkut kompetensi dan leadership dalam
untuk monitoring secara langsung. Begitu pula satu tim kerja sebuah perusahaan,” ungkap Taslim.
dengan audit. Kemudahan akses pembukuan suatu
perusahaan migas akan mamudahkan auditor Selain teknologi informatika, salah satu bentuk
melakukan audit secara optimal dan efisien. efisiensi yang tengah diupayakan pemerintah adalah
holdingisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN),
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha seperti yang akan diterapkan pada Perusahaan Gas
Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) kembali Negara (PGN) dengan Pertagas, anak perusahaan
menyelenggarakan Forum Auditor Migas Indonesia Pertamina. Bidang usaha yang sama membuat kedua
(FAMI). Forum yang megambil tema “Optimasi Tata perusahaan ini dipertimbangkan untuk dilakukan
Kelola untuk Efisiensi Proses Kerja yang Cepat dan holding, sehingga pembagian bisnis dapat lebih
Akuntabel” tersebut diselenggarakan di Kantor optimal.
SKK Migas Pusat, Jakarta pada 19-20 Oktober 2017.
Forum terbagi menjadi beberapa sesi panel diskusi. “Tujuan holding adalah untuk kesejahteraan rakyat.
Semakin besar dominasi BUMN di suatu negara maka
“Dengan bantuan TI proses kerja cepat dan rakyat semakin sejahtera,” kata Deputi Bidang Usaha
efisien bisa dicapai. Misalnya dengan perangkat Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi
Authorization for Expenditure (AFE) Manager,” kata Kementerian BUMN, Gatot Trihargo, saat menjadi
Pengawas Internal SKK Migas, Taslim Z. Yunus, saat narasumber di panel diskusi.
membuka FAMI 2017.
Dalam kesempatan tersebut hadir pula Komisaris
Taslim menganjurkan agar seluruh auditor migas Utama PT Pertamina (Persero), Tantri Abeng, yang
dapat mulai mencoba beberapa fasilitas basis memberikan paparan terkait urgensi manajemen dan
teknologi informatika yang sudah tersedia, salah leadership dalam sebuah perusahaan atau organisasi.
satunya adalah sistem AFE Manager. Menurutnya, “Perusahaan yang bagus ditentukan pula oleh kadar
penggunaan TI dapat mempercepat proses kapasitas dari seorang pemimpinnya,” kata Mantan
pengambilan keputusan yang hendak dilakukan. Menteri Pendayagunaan BUMN era Soeharto ini.

18 BUMI / #55 November 2017


OLEH: ADHITYA C. UTAMA/ ACUTAMA@SKKMIGAS.GO.ID PERSPEKTIF

Pemerintah Inggris Buka Peluang Kerja


Sama
INGGRIS, SATU DARI LIMA BESAR NEGARA DENGAN LAPANGAN MINYAK DAN
GAS BUMI (MIGAS) TERBANYAK DI DUNIA, TERMASUK DI INDONESIA. DENGAN
PENGALAMAN DAN KOMPETENSINYA, INGGRIS MEMBUKA PELUANG KERJA SAMA
DENGAN INDONESIA UNTUK MEMAJUKAN SEKTOR HULU MIGAS NASIONAL.

Potensi energi milik peran penting dalam


Indonesia rupanya masih kemajuan ekonomi Asia.
menarik bagi salah Diprediksikan 10 tahun
satu produsen migas mendatang, Indonesia
tertua di dunia, Inggris. akan masuk dalam 10
Dengan populasinya yang besar negara dengan
terbesar ketiga se-Asia ekonomi terbesar di Asia.
setelah Cina dan India, Ini merupakan tantangan
permintaan energi di besar untuk Indonesia.
Indonesia sangat tinggi.
Ekonomi Indonesia “Inggris akan mendukung.
diprediksi akan berkembang cepat jika kebutuhan Kami siap membantu dalam berbagi riset, teknologi
energinya terpenuhi. dan pengalaman. Aberdeen adalah pusat riset
pengembangan migas kami,” kata Malik.
Saat ini industri hulu migas yang merupakan pemasok
energi terbesar Indonesia, sedang mengalami Workshop yang bertema “Business Opportunities in
penurunan. Sedikitnya penemuan cadangan ekonomis Indonesia” ini terbagi dalam dua sesi. Sesi presentasi
membuat produksi migas Indonesia sangat bertumpu dan konsultansi. Terdapat 20 orang pembicara yang
pada sumur tua, yang sebenarnya produksi alaminya merupakan perwakilan dari investor maupun provider
sudah menurun. Kurangnya modal, teknologi, dan hulu migas asal Inggris. Di sesi konsultansi, Kontraktor
pengalaman adalah beberapa penyebab minimnya KKS dapat melakukan wawancara singkat terhadap
kegiatan eksplorasi di Indonesia. Terlebih eksplorasi provider tentang apa saja fasilitas yang mungkin
kini sudah mengarah ke laut dalam dan Indonesia dapat membantu operasional di lapangan.
Timur.
“Ini kesempatan Anda membangun network sebesar-
Kondisi ini kemudian mendorong asosiasi energi besarnya sehingga nantinya bisa bersama-sama
Inggris, The Energy Industry Council (EIC), menemukan solusi dari masalah di wilayah kerja
bekerjasama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Anda,” kata CEO EIC, Stuart Broadley.
Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas)
menyelenggarakan Workshop EIC Oil & Gas 2017 di Kepala SKK Migas, Amien Sunaryadi,mengapresiasi
Kantor SKK Migas Pusat, Jakarta pada 1 November berlangsungnya workshop ini karena akan mendorong
2017. Acara ini ditujukan sebagai wadah bertemunya pengembangan bisnis hulu migas di Indonesia
para investor maupun provider hulu migas asal dengan adanya pertukaran informasi antar peserta.
Inggris dengan para Kontraktor Kontrak Kerja Sama Menurutnya, industri hulu migas sangat berperan
(Kontraktor KKS) wilayah kerja Indonesia, sehingga penting untuk kapasitas nasional karena dapat
membuka peluang kerja sama dalam produksi migas. memberi peluang pada industri-industri penunjang
ikut berkembang. Dia pun menambahkan bahwa
“Kami melihat potensi yang besar di Indonesia dan pihaknya siap memberikan informasi yang penting
menyadari bahwa dengan pengalaman yang kami menyangkut wilayah kerja dan produksi migas dalam
miliki, dapat membantu Indonesia mengembangkan negeri.
hulu migasnya,” kata Duta Besar Inggris, Moazzam
Malik dalam sambutannya. “Pasar Indonesia lebih besar dari yang dibayangkan.
Terbukti produk Indonesia tidak hanya dijual di dalam
Malik menambahkan, Indonesia harus mengikuti negeri, tapi juga banyak yang dijual di luar negeri.
jejak Cina dan India yang sudah terlebih dahulu Oleh karena itu investor Inggris tidak perlu ragu
berkembang. Pasalnya, pasar Indonesia memiliki berinvestasi di Indonesia,” katanya.

#55 November 2017 / BUMI 19


SPEKTRUM OLEH: AGATHA CITARA/ACITARA@SKKMIGAS.GO.ID

Nilai Kepemimpinan yang Harus


Ditanam di SKK Migas
PARA PEJABAT SATUAN KERJA KHUSUS PELAKSANA KEGIATAN USAHA HULU MINYAK
DAN GAS BUMI (SKK MIGAS), DITUNTUT MAMPU SECARA BIJAK MENIMBANG BANYAK
HAL. KEPUTUSAN YANG DIAMBIL HARUS MEMENUHI TARGET NASIONAL. KEMAMPUAN
MENGGERAKKAN STAF JUGA DIBUTUHKAN AGAR KINERJA MENJADI OPTIMAL DAN
EFISIEN.

Dalam rangka mengevaluasi kegiatan hulu minyak dan


gas bumi (migas) selama setahun kepemimpinannya,
Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
(ESDM), Arcandra Tahar, memberikan arahan ke
manajemen dan pejabat hingga tingkat senior
manager di Kantor SKK Migas Pusat, Jakarta pada 14
Oktober 2017.

“Banyak hal yang sudah terjadi dan perubahan di


SKK Migas. Banyak yang baik, namun masih ada
yang membutuhkan perbaikan,” kata Archandra saat
membuka kegiatan yang dilangsungkan.

Menurut Arcandra, para petinggi di SKK Migas harus


mampu memanfaatkan seefisien mungkin waktu yang kegiatan hulu migas, SKK Migas bertanggung jawab
ada dalam bekerja. Harapannya, keputusan yang besar dalam perencanaan. Banyak kerja sama dengan
disertai pertimbangan yang masak dapat diambil kementerian maupun lembaga yang kemudian
dengan cepat nantinya. tertuang dalam Nota Kesepahaman. Akan tetapi
menurut Arcandra, jangan cepat merasa puas dengan
“Hal yang memotivasi saya setiap melaksanakan rapat keluarnya Nota Kesepahaman karena semuanya tetap
adalah pemikiran bahwa waktu saya belum tentu kembali pada eksekusi dari rencana yang ada.
lebih berharga dibanding waktu Bapak Ibu sekalian.
Rapat harus seefisien mungkin. Setiap peserta rapat Sifat keempat yang seharusnya dimiliki pemimpin
harus mengerti keseluruhan pekerjaannya. Jangan adalah ketegasan saat menjawab ya atau tidak. Untuk
mengandalkan staf saja,” katanya. Dalam kegiatan ini itu pemimpin harus memahami secara komprehensif
Arcandra berkesempatan menyampaikan beberapa tugas yang diembannya. Terakhir, sifat kelima adalah
hal mengenai kepemimpinan. passion (ketertarikan kuat). Dengan memiliki sifat
ini, seseorang bisa bekerja dengan ikhlas, tidak
Sebuah studi menyimpulkan terdapat lima sifat mengharapkan pengakuan atau penghargaan.
dasar pemimpin yang baik. Pertama, pikiran positif.
Disebutkan seorang pemimpin harus memiliki gen “yes Dari kelima sifat ini, menurut pakar hanya dua
we can”. Pemikiran bahwa semua masalah pasti memiliki yang bisa dilatih, yaitu ketegasan dan bakat
solusi terbaik. Dengan demikian pemimpin tersebut untuk mengeksekusi. Tiga lainnya adalah bakat.
akan berusaha hingga akhir agar dapat menyelesaikan “Sekarang bagaimana kita membalikkan teori ini.
apapun tujuan divisi maupun organisasinya. Kita harus berusaha agar passion, pikiran positif, dan
kemampuan memotivasi ini bisa kita miliki untuk bisa
Sifat kedua adalah kemampuan memotivasi stafnya. menjadi pemimpin yang baik,” katanya.
Bukanlah seorang pemimpin jika mematahkan
semangat stafnya. Kemampuan ini pun dapat Arcandra menambahkan, ke depannya SKK Migas
diterapkan kepada mitra kerja. “Seorang pemimpin mengemban tugas untuk mampu bekerja lebih efisien
tidak seharusnya discourage (menakut-nakuti) dan lebih cepat dalam mengambil dan mengeksekusi
bawahannya,” terangnya. suatu keputusan. Adapun hal yang perlu diperbaiki
dalam pengelolaan hulu migas adalah kemampuan
Ketiga, bakat untuk mengeksekusi. Sebagai eksekusi proyek nasional, contracting strategy, dan
perpanjangan tangan pemerintah dalam mengelola legal concern.

20 BUMI / #55 November 2017


OLEH: ADHITYA C. UTAMA/ACUTAMA@SKKMIGAS.GO.ID SPEKTRUM

Menteri ESDM
Minta SKK Migas
Kawal Pengadaan
TATA KELOLA HULU MINYAK DAN GAS
BUMI (MIGAS) INDONESIA HARUS
MAU MENERIMA PERUBAHAN. HARGA
MINYAK GLOBAL YANG TIDAK KEMBALI
TINGGI SEHARUSNYA MENJADI TITIK
BALIK PELAKU BISNIS HULU MIGAS
UNTUK MELAKUKAN EFISIENSI DI
KEGIATANNYA, TERMASUK PENGADAAN.
Dia menambahkan, di kondisi seperti saat ini tidak
Sebagai instansi khusus yang mengelola kegiatan bisa lagi mengharapkan pengelolaan bisnis hulu migas
hulu migas Indonesia, Satuan Kerja Khusus Pelaksana seperti saat harga minyak masih tinggi. Pembelian
Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi barang yang berlebihan hanya akan menyebabkan
(SKK Migas) dituntut ‘melek’ dengan bisnis migas ketidakefisienan dalam produksi, sehingga profit yang
global. Rendahnya investasi di hulu migas tidak didapatkan pemerintah dan Kontraktor KKS pun akan
hanya terjadi di Indonesia, tapi dialami semua negara lebih sedikit.
penghasil migas di dunia. Faktor utama fenomena ini
adalah harga minyak dunia yang tertahan di US$62 “Yang tidak bisa beradaptasi tidak bisa bertahan. Kalau
per barel untuk Brent Crude Oil, dari sebelumnya masih tidak efisien profit yang didapat juga sedikit.
berada di US$120 per barelnya. Jangan terlalu berharap harga minyak tiba-tiba kembali
seperti dulu, karena tidak ada orang yang mampu
Harga minyak yang rendah ini seharusnya tidak mengubahnya,” katanya.
serta merta membuat bisnis hulu migas terpuruk.
Banyak negara yang kemudian mencari cara lain Selanjutnya, Jonan meminta SKK Migas untuk
menarik investasi untuk tetap menghidupkan memeriksa kembali inventori Kontraktor KKS. Ini
kegiatan hulu migas di negaranya. Beberapa bisa menjadi referensi SKK Migas untuk menyetujui
kebijakan baru pun muncul. Lalu bagaimana dengan pengajuan belanja Kontraktor KKS, sehingga kegiatan
Indonesia? pengadaan Kontraktor KKS pun dapat diawasi. Jika
diperlukan, lanjutnya, bisa dibuat sistem pengelolaan
“SKK Migas harus lebih sensitif dengan harga inventori dengan standar.
minyak global. Kalau masih rendah seperti sekarang,
maka cost harus ditekan,” kata Menteri Energi dan “Maksimum tiga bulan untuk yang cepat habis.
Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, saat Kalau yang lifetime-nya panjang bisa ditentukan lagi
memberikan arahan kerja di Kantor SKK Migas Pusat, waktunya,” kata Jonan memberi contoh.
pada 1 November 2017.
Efisiensi inventori juga bisa diupayakan dengan
Menurut Jonan, pangkal dari industri hulu penggunaan gudang bersama untuk Kontraktor
migas adalah dari tahap perencanaan. Dimulai KKS yang lokasi wilayah kerja (WK) operasionalnya
dari pengajuan Kontraktor Kontrak Kerja Sama berdekatan. Selain dapat menghemat biaya belanja
(Kontraktor KKS) atas metode pengembangan yang harus dikeluarkan, cara ini dapat membantu
sumur, pembangunan konstruksi pendukung, sistem Kontraktor KKS dalam pendataan jumlah dan kondisi
distribusi, hingga pengadaan barang untuk kegiatan inventori di gudangnya.
hulu migas harus diperhatikan dengan teliti.
SKK Migas harus hati-hati dalam menyetujui rencana Di akhir acara, Jonan mengingatkan bahwa dunia
kerja dan anggaran (Work Plan and Budget/ WP&B). sudah mengalami banyak perubahan. SKK Migas juga
Di sinilah Divisi Perencanaan dan Divisi Pengadaan harus dapat menangkap spirit perubahan tersebut.
SKK Migas harus berfungsi dengan baik. “Beli yang “Intinya saya minta SKK Migas harus bekerja lebih baik
dibutuhkan saja,” kata Jonan. lagi,” katanya.

#55 November 2017 / BUMI 21


BIANGLALA OLEH: SUHENDRA ATMAJA/SATMAJA@SKKMIGAS.GO.ID

Sosialisasi Polis Asuransi Konstruksi


Hulu Migas
KEAMANAN KONSTRUKSI INFRASTRUKTUR PENDUKUNG OPERASI HULU MINYAK
DAN GAS BUMI (MIGAS) HARUS DIPERHATIKAN OLEH PIHAK OPERATOR KARENA
MEMILIKI RISIKO KECELAKAAN AKIBAT HUMAN ERROR MAUPUN BENCANA ALAM.
RISIKO TERSEBUT DAPAT DIKELOLA. SALAH SATUNYA DENGAN ASURANSI YANG
BERGUNA MENCEGAH DAN MENJAMIN OPERASI MASIH TETAP BERJALAN MESKIPUN
KECELAKAAN TERJADI.

Risiko kerja sangat mungkin terjadi di kegiatan betul detil pengasuransian yang cocok untuk wilayah
hulu migas, baik di darat (onshore) maupun di laut kerjanya. Proyek utama yang dimaksud adalah
(offshore). Untuk menjamin keselamatan pekerja Lapangan Bangka Indonesia Deepwater Development
dan konstruksi di lapangan. Semua Kontraktor (IDD), Banyu Urip, Jangkrik, Madura BD, Tangguh
Kontrak Kerja Sama (Kontraktor KKS), tidak hanya Train-3, serta Donggi, Matindok dan Senoro.
harus mematuhi standar internasional Kesehatan
Keselamatan Kerja Lindung Lingkungan (K3LL), tetapi “Diharapkan setelah workshop ada pemahaman
juga pemanfaatan asuransi. yang sama antar penanggung dan tertanggung
tentang pelaksanaan asuransi. Tujuannya, dapat
Dibutuhkan pemahaman yang sama antara meminimalisasi dispute yang mungkin terjadi, kata
Kontraktor KKS dan pihak asuransi mengenai proses Direktur Umum Jasindo yang juga Kepala Konsorsium
pengasuransian agar fasilitas yang didapatkan Asuransi, Solihah.
menjadi optimal. Untuk itu, Satuan Kerja Khusus
Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Workshop dilaksanakan menjadi dua sesi. Asuransi
(SKK Migas) bersama Konsorsium Asuransi yang konstruksi onshore dan offshore. Di onshore
diketuai Jasindo mengadakan Workshop Bedah Polis dipaparkan mengenai premi asuransi, perspektif
Asuransi Proyek Konstruksi. Workshop dilaksanakan di pasar internasional, periode asuransi, rincian nilai
Kantor SKK Migas, Jakarta pada 25-26 Oktober 2017. pertanggungjawaban hingga perluasan jaminan
Workshop diikuti oleh perwakilan Kontraktor KKS. dalam polis. Sedangkan di offshore, pembahasan
akan meliputi warning policy dan term and condition.
“SKK Migas mengapresiasi dan terus mendukung Selain itu, dipaparkan pula estimated contract value,
adanya continuous improvements dalam periode dimulai dan diakhirinya proyek, perumusan
pengansuransian di hulu migas. Upaya risk schedule, serta penentuan limit. Adapun narasumber
management merupakan fokus dari SKK Migas,” kata yang diundang merupakan perwakilan dari
Wakil Kepala SKK Migas, Sukandar, saat membuka perusahaan asuransi konstruksi internasional, seperti
workshop. Sompo Canopius dan MARSH.

Sukandar menambahkan, dengan adanya enam “Khusus offshore akan dijelaskan hal-hal yang penting
proyek utama yang sedang dikembangkan dipahami oleh tertanggung, mengingat luas jaminan
pemerintah, maka konstruksi fasilitas hulu pun akan dari jenis risiko pada konstruksi offshore sangat
besar-besaran dibangun. Apalagi sebagian dari berbeda,” kata Solihah. Dia menambahkan, dalam
proyek merupakan wilayah kerja (WK) offshore yang periode kerja Konsorsium Asuransi Konstruksi 2016-
tingkat kesulitannya tinggi. Workshop ini menjadi 2018, sudah ada tujuh proyek yang pengasuransiannya
peluang bagi para Kontraktor KKS untuk memahami sudah terlaksana dengan baik.

22 BUMI / #55 November 2017


OLEH: ALFIAN/ALFIAN@SKKMIGAS.GO.ID BIANGLALA

SKK Migas Apresiasi Kinerja Rantai


Suplai Perusahaan Migas
PERFORMA KONTRAKTOR KONTRAK Performance Indicator) pada rantai suplai dan
audit kepatuhan. Ini yang menjadi dasar pemberian
KERJA SAMA (KONTRAKTOR KKS) DALAM
apresiasi,” kata Kepala Divisi Pengelolaan Rantai Suplai
PENGELOLAAN RANTAI SUPLAI TURUT dan Analisis Biaya SKK Migas, Widi Susanto, saat
BERKONTRIBUSI ATAS KEEFEKTIFAN DAN memberikan paparan awal.
EFISIENSI KEGIATAN PRODUKSI HULU
KPI, lanjut Widi, dinilai berdasarkan aspek kepatuhan,
MINYAK DAN GAS (MIGAS).
kinerja, dan aspek umum. Kategori yang dinilai dibagi
menjadi tiga golongan, sesuai dengan besar rencana
kerja dan anggaran (Work Program and Budget/
WP&B) yang sudah disetujui.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemberian


penghargaan untuk “The Best KPI 2016”.

KINERJA TERBAIK PENGELOLAAN RANTAI SUPPLAI


Grup I PHE ONWJ
Grup II PHE WMO
Grup III Lapindo Brantas.
KINERJA TERBAIK PELAPORAN
Grup I BP Indonesia
Grup II Premier Oil Natuna CBP
Grup III JOB Medco E&P Tomori Sulawesi
OPTIMALISASI ASET Medco E&P Indonesia

Penyerahan simbolis LHP Kepatuhan Pengelolaan


Rantai Suplai diberikan kepada Premier Oil dan
Chevron Indonesia Company.

Sekretaris SKK Migas, Arief S. Handoko, memberikan


apresiasi kepada perusahaan-perusahaan migas yang
telah meraih penghargaan. “Kalau dilihat dari Grup
Sektor pengadaan memiliki peran yang penting I, II dan III ini national oil company semua. Bahkan
dalam kelancaran operasional Kontraktor KKS. Jika PHE ONWJ sudah 6 kali meraih penghargaan. Ini luar
pengadaan barang dan jasa mengalami keterlambatan biasa, belum ada yang menggantikan,” katanya.
ataupun ketidaksesuaian, kinerja Kontraktor KKS
tersebut akan menurun sehingga pencapaian produksi Arief mengharapkan agar Kontraktor KKS lainnya
migas pun tidak tepat waktu. Untuk itu Kontraktor KKS yang belum sempat memenangkan penghargaan ini
dituntut mampu mengelola dengan baik pengadaan di tidak patah semangat untuk terus mengembangkan
wilayah kerjanya. kemampuannya untuk mengelola rantai suplai
internalnya. Sedangkan untuk perusahaan
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu internasional, dia mengucapkan selamat atas
Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyelenggarakan prestasinya untuk tetap menjaga kinerjanya
Pemberian Apresiasi Kinerja Kontraktor KKS Eksploitasi meskipun terkendala kebijakan dari pusat.
dan Penyerahan Laporan Hasil Pelaporan (LHP) Tahun
Buku 2016 oleh Bidang Pengelolaan Pengadaan. Acara “Posisi supply chain management jadi point of
ini diselenggarakan di Kantor SKK Migas Pusat, Jakarta trust, sehingga prosesnya harus dijalankan dengan
pada 30 Oktober 2017. transparan dan akuntabel. SKK Migas pun berharap
dengan mengadakan penilaian ini dapat mendorong
“Sejalan dengan fungsi pengawasan, SKK Migas budaya kinerja yang disiplin dan transparan di
mengadakan dua program. Penilaian KPI (Key lingkungan Kontraktor KKS,” kata Arief.

#55 November 2017 / BUMI 23


Gedung Wisma Mulia Lt. 39
Jl. Jend. Gatot Subroto No. 42.
Jakarta 12710
www.skkmigas.go.id