You are on page 1of 4

SKRIPSI

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR
MUTIA ILYAS C111 14 512
GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN EKG (ELEKTROKARDIOGRAFI)
TERHADAP MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNHAS
BERDASARKAN KATEGORI IMT (INDEKS MASSA TUBUH)
ABSTRAK
Latar Belakang : Banyak variasi mengenai EKG normal. Faktor-faktor yang mempengaruhi
adalah habitus tubuh, sumbu listrik jantung, ukuran dada dan keadaan lain seperti obesitas dan
penyakit paru. Kriteria yang dipakai di bawah ini hanyalah sebagai pegangan, namun diagnosis
akhir apakah jantung normal atau abnormal harus dibuat berdasarkan gambaran klinis secara
keseluruhan . Hubungan antara obesitas dan EKG telah diteliti dalam penelitian sebelumnya.
Obesitas berhubungan erat dengan berbagai kelainan EKG. Seseorang dengan indeks massa tubuh
yang besar cenderung memiliki tebal lemak yang lebih besar sehingga memperbesar jarak tempuh
gelombang untuk mencapai sadapan EKG. Gelombang yang diterima pun akan lebih lemah
dibandingkan dengan orang yang memiliki indeks massa tubuh normal.

Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan EKG pada Mahasiswa
Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin berdasarkan kategori IMT.

Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif dengan


pendekatan cross sectional. Sampel diambil sebanyak 100 orang dengan metode purposive
sampling dari populasi Mahasiswa FK UNHAS yang telah memenuhi kriteria inklusi dan
eksklusi. Hasil EKG dianalisa dan dideskripsikan berdasarkan klasifikasi IMT. Data dianalisis
menggunakan Uji-korelasi Pearson dengan SPSS 17.0 for Windows. Angka signifikansi yang
digunakan adalah α<0,05.

Hasil Penelitian : Sebagian besar mahasiswa memiliki status IMT normal (48%).Tinggi dan
lebar gelombang P memiliki nilai rerata tertinggi pada kelompok mahasiswa yang memiliki status
IMT Obes II. Untuk penilaian kriteria hipertrofi ventrikel kiri berdasarkan kriteri voltase QRS,
mahasiswa yang paling banyak masuk ke dalam kriteria abnormal adalah mahasiswa yang
memiliki status IMT diatas normal atau berat badan berlebih dibandingkan dengan kelompok
status IMT normal dan berat badan kurang. Namun, tidak ada satupun ditemukan hubungan yang
signifikan antara parameter EKG yang diukur pada penelitian ini terhadap status IMT mahasiswa.

Kesimpulan : Simpulan penelitian yang diperoleh adalah bahwa terdapat perbedaan gambaran
hasil EKG pada mahasiswa berdasarkan klasifikasi Indeks Massa Tubuh

Kata kunci : Gambaran Hasil Pemeriksaan EKG, Mahasiswa, Indeks Massa Tubuh
v
SKRIPSI
MEDICAL FACULTY
HASANUDDIN UNIVERSITY MAKASSAR
MUTIA ILYAS C111 14 512
ECG RESULTS IN MEDICAL STUDENTS OF HASANUDDIN UNIVERSITY
BASED ON BODY MASS INDEX CATEGORY
ABSTRACT
Background: Many variations regarding normal ECG. Factors that affect the body's habitus, the
heart's electrical axis, the size of the chest and other circumstances such as obesity and lung
disease. The criteria used below are merely a grip, but the final diagnosis of whether a normal or
abnormal heart has to be made is based on the overall clinical picture. The relationship between
obesity and ECG has been investigated in previous studies. Obesity is closely related to various
ECG abnormalities. A person with a large body mass index tends to have a greater fat thickness
thus enlarging the wave distance to reach the EKG lead. Accepted waves will be weaker than
those with normal body mass index.

Objectives : To find out the ecg results in medical students of hasanuddin university.

Methods : This is an observational descriptive research with cross sectional approach. Samples
were taken as many as 100 people with purposive sampling method from medical students
population that has fulfilled inclusion and exclusion criteria. The ECG results are analyzed and
described by the BMI category. Data were analyzed using Pearson-Correlation Test with SPSS
17.0 for Windows. The significance number used is α <0,05

Results : Most of the students had normal BMI status (48%) .The height and width of wave P had
the highest mean value in the group of students who had BMI status Obes II. For the assessment
of left ventricular hypertrophy criteria based on the QRS voltage criterion, most students go into
abnormal criteria are students who had excess body weight compared with normal BMI group
and underweight. However, none were found to have a significant relationship between ECG
parameters measured in this study on BMI category.

Conclusion : The conclusion of the research is that there are differences ECG results in the
students based on the classification of Body Mass Index

Keywords : ECG results, Students, Body Mass Index

vi
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT Yang Maha Pengasih

dan Maha Penyayang atas segala karunia yang dilimpahkan-Nya sehingga penulis dapat

menyelesaikan skripsi dengan judul : Gambaran Hasil Pemeriksaan EKG

(Elektrokardiografi) Terhadap Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas

Hasanuddin Berdasarkan Kategori IMT (Indeks Massa Tubuh)

Penyusunan skripsi ini merupakan salah satu tugas yang harus diselesaikan untuk

memenuhi kurikulum di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar dan

untuk memenuhi syarat mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked) Pendidikan

Kedokteran di Universitas Hasanuddin Makassar.

Penulis skripsi ini tidaklah dapat terselesaikan tanpa bantuan dari berbagai pihak.

Khususnya kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan kepada penulis

sehubungan dengan terselesaikannya skripsi ini. Untuk itu penulis mengucapkan terima

kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu :

1. Orang Tua, Ayah dan Ibu beserta keluarga penulis tercinta, terima kasih atas doa

dan dukungan.

2. Prof. DR. A. Asadul Islam Sp.BS selaku Dekan Fakultas Kedokteran Universitas

Hasanuddin Makassar

3. Dr.dr.Muzakkir Amir, Sp.JP (K) selaku Pembimbing Skripsi sekaligus sebagai

Penasehat Akademik yang telah memberikan bantuan, bimbingan, nasehat,

pengarahan dan motivasi

vii
bagi penulis dan kemudahan dalam penyelesaian skripsi ini.

4. dr. Paskal selaku residen bagian kardiologi yang telah memberikan masukan,

saran dan bimbingan kepada penulis.

5. Orang-orang terdekat penulis yang telah membantu dan selalu memberikan

dukungan, motivasi, cinta dan kasih kepada penulis.

6. Teman-teman seperjuangan skripsi sesama bagian kardiologi, yang selama ini

telah saling tolong menolong, bekerja sama dan saling memberikan semangat

demi kelancaran skripsi

7. Rekan-rekan sejawat Neutroflavine 2014 dan teman-teman junior mahasiswa

Fakultas Kedokteran Unhas atas kesediaannya menjadi subjek penelitian.

8. Pihak-pihak lain yang telah membantu yang tidak mungkin penulis sebutkan satu

persatu.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna, hal ini disebabkan

oleh keterbatasan waktu, tenaga, pengetahuan dan pengalaman serta kemampuan penulis

sehingga dengan kerendahan hati penulis mengharapkan kritik dan saran membangun.

Semoga segala kebaikan dan pertolongan semuanya mendapatkan berkah dari Allah

SWT. Akhir kata penulis mohon maaf apabila masih banyak kekurangan dalam

penyusunan skripsi ini. Semoga Skripsi ini bermanfaat bagi kita semua.

Makassar, 5 Desember 2017

Penulis

Mutia Ilyas

viii