You are on page 1of 2

Abstract

Aterosklerosis merupakan proses yang bersifat kompleks. Dalam pembentukannya melibatkan


disfungsi endotel, gangguan lipid, aktivasi trombosit, trombosis, stres oksidatif, aktivasi otot polos
pembuluh darah dan akhir-akhir ini juga diketahui secara luas adanya peranan inflamasi pada
setiap tahapan terbentuknya aterosklerosis. Faktor risiko seperti meningkatnya usia, diabetes
melitus, merokok, miningkatnya kadar kolesterol total dan LDL Kolesterol serta hipertensi
berperan penting pada awal dan percepatan proses terbentuknya aterosklerosis. Diabetes Mellitus
(DM) merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskuler, di mana bukti epidemiologi
menunjukkan bahwa mortalitas kardiovaskuler 2-3 kali lebih tinggi dibanding populasi non-DM.
Hipertensi sering dijumpai pada penderita DM. Penderita diabetik hipertensi lebih sering
menderita penyakit kardiovaskuler dibanding diabetik normotensi. Pada studi epidemiologi
dilaporkan mortalitas kardiovaskuler 2-3 kali lebih tinggi pada penderita diabetik hipertensi
dibanding diabetik normotensi. Penelitian ini dilakukan secara studi cross sectional di Departemen
Patologi Klinik FK-USU/RSUP H. Adam Malik Medan bekerja sama dengan Departemen Ilmu
Penyakit Dalam FK-USU/RSUP H. Adam Malik Medan yang dimulai pada bulan Agustus sampai
dengan bulan November 2010. Berdasrkan kriteria inklusi dan eksklusi dan perkiraan besar
sampel, dipeoleh sampel penelitian 72 orang yaitu 36 orang sebagai sampel pasien DM tipe 2
dengan hipertensi dan 36 orang sebagai kontrol sampel DM tipe 2 non hipertensi. Sampel darah
diambil dari darah vena mediana cubiti. Sebelumnya pasien dipuasakan 10-12 jam. Tempat punksi
vena terlebih dahulu dilakukan tindakan aseptik dengan alkohol 70 % dan dibiarkan kering,
kemudian dilakukan punksi. Pengambilan darah dilakukan tanpa stasis yang berlebihan dengan
disposable syringe 5 cc, darah diambil 5 cc tanpa antikoagulan untuk pemeriksaan kadar LDL
Kolesterol , kadar gula darah serta creatinin darah. Pengolahan data dan analisa statistik pada
penelitian ini menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solution) versi 15.0.
Berdasarkan analisa statistik dijumpai perbedaan yang bermakna antara kadar LDL kolesterol pada
DM tipe 2 dengan hipertensi (151,08±35,55) dibandingkan dengan kelompok DM tipe 2 non
hipertensi 113,75±31,12 dengan nilai p <0,05.

Abstract
Atherosclerosis is a complex process. In its formation involves endothelial dysfunction, lipid
disorders, thrombocyte activation, thrombosis, oxidative stress, vascular smooth muscle
activation and recently also widely known the role of inflammation at each stage of
atherosclerosis formation. Risk factors such as increased age, diabetes mellitus, smoking, total
cholesterol levels and LDL cholesterol and hypertension play an important role in the early and
accelerated process of atherosclerosis formation. Diabetes Mellitus (DM) is a major risk factor
for cardiovascular disease, where epidemiological evidence suggests that cardiovascular
mortality is 2-3 times higher than for non-DM populations. Hypertension is common in people
with diabetes mellitus. Diabetic hypertensive sufferers more often suffer from cardiovascular
disease than diabetic normotensi. In epidemiological studies reported cardiovascular mortality 2-
3 times higher in diabetic patients with hypertension than diabetic normotensi. This research was
conducted in a cross sectional study at the Department of Clinical Pathology FK-USU / RSUP H.
Adam Malik Medan in collaboration with the Department of Internal Medicine FK-USU / RSUP
H. Adam Malik Medan which started in August until November 2010. Berdasrkan Inclusion and
exclusion criteria and sample size estimation, the research sample was obtained 72 people, ie 36
people as sample of type 2 diabetes patients with hypertension and 36 people as control of non
hypertensive type 2 DM sample. Blood samples were taken from venous blood mediana cubiti.
Previously the patient was fasted 10-12 hours. Place venous punksi first done aseptic action with
70% alcohol and allowed to dry, then punksi. Blood sampling performed without excessive stasis
with 5 cc disposable syringe, blood taken 5 cc without anticoagulant for examination of LDL
cholesterol, blood sugar and blood creatinine. Data processing and statistical analysis in this
research using SPSS (Statistical Product and Service Solution) version 15.0. Based on the
statistical analysis found a significant difference between LDL cholesterol level in type 2
diabetes with hypertension (151,08 ± 35,55) compared to non-hypertensive DM type group
113,75 ± 31,12 with p value <0,05.