You are on page 1of 7

Lampiran 1

Critical Review Form

Quantitative Studies

REFERENCE:

H-Index di ScimagoJr

TUJUAN Tuliskan tujuan dari penelitian:


PENELITIAN: 1. Untuk mengetahui prevalensi dan faktor penentu
Apakah tujuan duka yang mendalam setelah kematian orang yang
penelitian dijelaskan dicintai di ICU selama tahun pertama.
secara rinci? 2. Mengevaluasi hubungan antara berduka yang
_√_ Ya mendalam dan gejala PTSD dan depresi.
___ Tidak
LITERATUR: Gambarkan justifikasi yang dijelaskan didalam penelitian
Apakah literatur ini (3-4 kalimat kunci)
sesuai dengan latar 1. Penelitian menggambarkan praktek ICU diakhir
belakang penelitian? kehidupan dengan membatasi pengobatan,
_√ ya mengidentifikasi kebutuhan yang spesifik dari
___ tidak keluarga yang kehilangan, menentukan apa yang
mempengaruhi pengalaman kematian untuk
kerabat, dokter dan perawat
2. Setelah kehilangan kerabat, setengah dari mereka
menunjukkan gejala kecemasan dan depresi.
3. Manifestasi berduka yang terus menerus
diakibatkan oleh kerinduan yang mendalam
terhadap almarhum, rasa tidak percaya akan
kematian, kemarahan, kepahitan, pikiran yang
mengganggu dari almarhum, kesulitan dalam
melupakan dan berdampak pada kesulitan dalam
menjalani hidup.
4. Berduka yang mendalam akan berdampak pada
penurunan fungsi kerja dan fungsi social, gangguan
tidur, gagasan dan perilaku bunuh diri, penggunaan
alcohol, dan penurunan hubungan interpersonal.
DESAIN: Gambarkan desain penelitian:
___ randomisasi Menggunakan desain penelitian observasional prospektif.
___ cohort
(population -based) Dapatkan penulis menjawab pertanyaan penelitian dengan
___ before and after desain penelitian?
___ case-control Penulis dapat menggambarkan desain penelitian yang
___ cross-sectional digunakan.
(1+ group at 1 point
in time) Apakah desain atau metodologi yang digunakan
___ single case menggambarkan bias, jika iya coba deskripsikan:
design Metode yang dilakukan adalah dengan mengobservasi
___ case study kerabat yang secara sengaja di ikutkan dalam prosesi
meninggal pada pasien dewasa di ICU dengan minimal
telah menjenguk pasien satu kali di ICU. Dari situ dapat
dilihat bagaimana respon dari kerabat ketika sedang dalam
kehilangan.

SAMPLE SIZE: Deskripsi dari sampel (e.g., umur, jenis kelamin,


N = 147 diagnosis, karakteristik lain)
Apakah justifikasi Pasien yang memenuhi syarat adalah orang dewasa yang
dari sampel? meninggal >48 jam di ICU. Orang yang akan mengalami
___ Yes berduka adalah relative pada jenis kelamin perempuan,
___ No tinggal sendiri sebagai wakil, pasangan, keturunan,
_√_ N/A saudara kandung. Sampel ikut mengunjungi pasien paling
tidak satu kali di ICU, menunggu pasien dalam keadaan
Apakah saat kematian, mempunyai pengetahuan bahasa Prancis
kekuatan/power yang memadai untuk menyelesaikan alat penilaian.
pada sampel di
diskusikan? Bagaimana cara peniliti mengindetifikasi sampel? Apakah
_√_ Yes sudah mempresentasikan dari populasi?
___ No Kerabat dinilai 21 hai, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan
___ N/A setelah kematian. Penelitian hari ke-21 terdiri dari
wawancara telepon dengan menyelesaikan kuesioner
tentang praktek pada akhir kehidupan dan kepuasan
mengenai menejemen pasien dan komunikasi staf. Setelah
3 bulan dinilai dengan skala kesemasan dan depresi rumah
sakit dan IES-R untuk mengetahui gejala PTSD. Setelah 6
dan 12 bulan diberikan kuesioner ICG dan IES-R setelah
kematian pasien pada perawat dan dokter ICU untuk
menyelesaikan formulir rekam kasus untuk melaporkan
karakteristik pasien.

Apabila sampel ada lebih dari satu grup, apakah kesamaan


dan perbedaan diantara grup tersebut? Gambarkan
Sampel terdiri dari kerabat dengan perbedaan respond
terhadap proses kehilangan
Apakah menggunakan informed consent?
Peneliti menggunakan informed consent

OUTCOMES:
Jelaskan dari frekuensi dari pengukuran outcome (i.e., pre, post, follow-up):
Area outcome Daftar pengukuran Reliable and Valid?
(e.g., self care, productivity) yang digunakan ICG memberikan nilai
(e.g., Sensory Profile, yang konsistensi dan
VMI) konvergen sesuai
kriteria dan
memberikan
kemudahan dalam
penilaian gejala
berduka. Selain itu
HADS juga menjadi
valid dan reliable
karena mudah untuk
dikelola dan telah
berhasil digunakan
untuk mengukur gejala
kecemasan dan depresi
pada populasi umum.
ICG merupakan penilaian yang Berisi item subscale,
paling umum digunakan dan IES-R digunakan
juga digunakan untuk untuk mengukur
membedakan antara reaksi gejala PTSD.
normal dan bentuk berduka yang
patologis. Terdapat 19 item
pernyataan. Setiap item dinilai 0
menunjukkan tidak sama sekali
mengalami berduka, sampai 4
menunjukkan berat. Jika skor
mencapai >25 maka
menunjukkkan berduka yang
mendalam. Nilai HADS >8
maka menunjukkan gejala klinis
gejala kecemasan atau depresi.

INTERVENTION: Gambarkan dari intervensi yang dilakukan termasuk dari


Apakah intervensi tipe intervensi, siapa yang melakukan dan berapa sering
menggambarkan intervensi itu dilakukan.
secara detail? Intervensi penilaian pada individu yang berduka yaitu
___ Yes dengan observasi respon individu tersebut secara langsung
_√_No melihat pasien meninggal di ICU. Sehingga individu
___ Not addressed menunggu pasien di tempat ICU sampai pada akhir hidup
pasien yang setidaknya telah berkunjung di ICU sekali.
Ada gambaran cara Intervensi tambahan untuk mengurangi beban kerabat
menghindarkan dari adalah memberi motivasi dorongan untuk mengucapkan
efek intervensi selamat tinggal, persiapan dan dukungan yang memadai
___ Yes selama perawatan akhir hidup bagi keluarga yang ingin
___ No berkabung. Akhir hayat di ICU masih tejaga komunikasi
_√_ Not addressed dan mengenalkan perawatan paliatif pada tahap awal
untuk membantu kerabat membuat makna dari kematian
pasien.
HASIL: Apa hasil dari penelitian itu?
Apakah hasil Outcome hasil Nilai signifikansi
memperlihatkan  Berduka  Tidak ada  Keadaan
nilai signifikansi? dinilai perbedaan antara berduka yang
___ Yes dengan keluarga yang mendalam valid
_√_ No ICG dan tidak menanggapi dinilai dengan
___ NA IES-R, dan keluarga yang melihat skor
___ Not addressed sedangkan benar benar ICG, IES-R dan
kecemasan partisipasi HADS namun
dinilai terhadap keadaan tidak valid jika
mengguna berduka dinilai dengan
kan observasi
HADS semata tanpa
disertai dengan
kuesioner.

Apakah analisis jelaskan:


yang digunakan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan
sesuai dengan tipe gejala-gejala berduka yang mendalam yaitu karakteristik
pengukuran outcome ICU, keadaan kematian, atau karakteristik dokter dan
dan metodologi? perawat. Analisis komponen utama dirancang untuk
___ Yes memahami hubungan seperangkat variable kuantitatif
___ No dengan berduka yang mendalam dengan orang lain.
___ Not addressed Variable yang berkorelasi menunjukkan berlawanan (ada
hubungan negatif), sedangkan variable yang tidak
berkorelasi menunjukkan hasil positif sebagai variable
penjelas.
Apabila hasil tidak signifikan (i.e., p < 0.05 or 0.01),
apakah penelitian cukup menggambarkan power dan
jumlah sampel?
Hasilnya menunjukkan signifikan berkorelasi dengan
variable dependen p<0,05
Apakah penelitian Apakah hasil penelitian bermakna secara klinis?
menggambarkan Tidak ada perbedaan antara kerabat yang tidak
kemaknaan terhadap berpartisipasi dan yang berpartisipasi tetap saja mengalami
klinik? kesedihan dan hal tersebut dipengaruhi oleh karakteristik
___ Yes pasien dan kedekatan antara kerabat dan pasien.
_√_ No
___ Not addressed
Apakah drop-out If yes, why did they drop out? How were drop-out
dituliskan? participants included in the statistical analysis?
___ Yes
_√_ No
-

KESIMPULAN Apa yang peneliti simpulkan?


DAN IMPLIKASI Diantara keterkaitan variable (karakteristik ICU, pasien
KLINIS dan perawat atau dokter) tidak ada perbedaan yang
Kesimpulan dibuat signifikan antara kerabat yang tidak merespon dan kerabat
oleh peneliti sesuai yang benar-benar ikut berpartisipasi.
dengan metodologi Apa kekurangan utama dari penelitian sesuai dengan
dan hasil. pendapat anda?
___ Yes Tidak memberikan intervensi yang jelas proses berduka
___ No pada setiap variable
Apa implikasi dari hasil penelitian pada keilmuan anda?
Memberikan gambaran penanganan pada keadaan berduka
pada hari ke-21, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan setelah
mendapat kabar duka.

Potvin 2007 modified from Law, Stewart, Pollock, Letts, Bosch, &
Westmorland, 1998