You are on page 1of 2

SCAPHOPODA

Mollusca anggota kelas scaphopoda memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

1. cangkang berbentuk pena atau gading gajah yang panjang.


2. Tubuhnya memanjang dorsoventral,
3. kepala rudimenter atau menyusut,
4. memiliki kaki lancip yang berguna untuk menggali lumpur.
5. Habitat di laut sampai kedalaman 5.000 meter.
6. Jenis kelaminnya bersifat diesis, mengalami bentuk larva trokofor.
7. Di dekat mulutnya terdapat semacam tentakel untuk alat peraba yang berfungsi
menangkap mikroflora dan mikrofauna (plankton).
8. Scaphopoda bernapas menggunakan rongga mantel, dan tidak memiliki insang.
9. Contohnya Dentalium sp (siput pena).

MONOPLACOPHORA
Binatang yang tergolong monoplacophora ini mempunyai cangkang tunggal satu sisi dan insang
ganda. Contoh hewan monoplacophora misalnya : neopilina.

APLACOPHORA
Tubuh aplacophora mepunyai ciri yang menyerupai cacing, tidak bercangkang dan hanya
diselubungi dengan mantel yang liat. Contoh aplacophora adalah solenogaster.

Karakteristik Scaphopoda Monoplacophora Aplacophora


Srtuktur dan Tubuhnya memanjang Bilateral simetri Seperti cacing
Simetri Tubuh dorsoventral (bentuknya tabung)
Cangkang dan Cangkang berbentuk Bervariasi ; pipih, Tidak punya
sisik Tubuh pena atau gading perisai, dan kerucut cangkang, tapi
gajah yang panjang. pendek punya sisik yang
kalkareus dan
spikula
Bentuk Tubuh Panjang tubuh 3mm- Panjang 5mm-
3cm, ujung apek 2,5cm
cangkang melengkung
ke anterior
Anggota Tubuh Bisa dibedakan antara Ada cangkang, mulut, Mempunyai sisik
kepala, kaki (anterior) mantel, anus,dan kaki kalkareus dan
spikula
Sistem Respirasi Scaphopoda bernapas Insang
menggunakan rongga
mantel, dan tidak
memiliki insang

Sistem Perut mengandung Ada yang memiliki


Pencernaan sebuah style sac dan radula dan ada
crystalline sac, usus yang tidak
berkelok-kelok memiliki radula
menuju anus
Sistem Sirkulasi Mulut-anus (lengkap)
Sistem Saraf Terdiri dari 3 pasang Sepasang ganglia
simpuls saraf dan serebral dan cincin
tidak ada saraf pusat saraf sirkum oral
Sistem Eksresi Dengan kelenjar
perikardial dan
saluran perikardial
Reproduksi Seksual (fertilisasi hermafrodit
eksternal)