You are on page 1of 11

LAPORAN

OBSEREVASI PASAR PON

DISUSUN OLEH :
KELAS : X BISMEN 1
1. AKBAR SAEFULOH
2. APRILIA AYU LESTARI
3. BELA SAGITA
4. FITRIANI
5. GITA RISKI ZULEKHA
6. IMRON
7. YOPI SAFITRI

SMK NEGERI 1 REMBANG


TAHUN PELAJARAN 2014/2015

i
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa,yang
kiranya patut kami ucapkan, karena atas berkat rahmat dan hidayah-Nya kami dapat
menyelesaikan observasi ini. Dalam observasi ini kami menjelaskan mengenai
kekurangan dan kelebihan fasilitas pasar, jenisnya, beserta perbandingan pasar modern
dan tradisional. Laporan observasi ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas ADRP dari
bapak Wahyu Harie Budi S.Pd.Kami menyadari,dalam laporan observasi ini kami
masih banyalk kesalahan dan kekurangan. Hal ini di sebabkan terbatasnya
kemampuan,pengetahuan dan pengalaman yang kami miliki.Namun demikian banyak
pula pihak yang telah membantu kami dengan menyediakan dokumen atau sumber
informasi, memberikan masukan pikiran. Oleh karena itu kami mengharapkan kritik
dan saran.demi perbaikan dan kesempurnaan tugas ini di waktu yang akan datang.
Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kami pada khususnya dan pembaca pada
umumnya.

Rembang, 1 Oktober 2014

Penyusun

ii
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL................................................................................................... i
KATA PENGANTAR ............................................................................................... ii
DAFTAR ISI ............................................................................................................ iii
BAB I PENDAHULUAN ..................................................................................... 1
A. LATAR BELAKANG ......................................................................... 1
B. RUMUSAN MASALAH .................................................................... 1
C. TUJUAN.............................................................................................. 1
D. METODE PENELITIAN .................................................................... 1
BAB II ISI .............................................................................................................. 2
A. PENGERTIAN PASAR ...................................................................... 2
B. JENIS-JENIS PASAR ......................................................................... 2
C. PERBANDINGAN PASAR ................................................................ 4
D. FASILITAS PASAR ........................................................................... 5
BAB III KESIMPULAN ......................................................................................... 7
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................ 8

iii
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Pengertian Pasar. Pasar adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual
untuk melakukan transaksi jual beli barang atau jasa. Menurut ilmu ekonomi, pasar
berkaitan dengan kegiatannya bukan tempatnya. Ciri khas sebuah pasar adalah
adanya kegiatan transaksi atau jual beli. Para konsumen datang ke pasar untuk
berbelanja dengan membawa uang untuk membayar harganya.
Pasar memiliki sekurang-kurangnya tiga fungsi utama, yaitu fungsi
distribusi, fungsi pembentukan harga, dan fungsi promosi. Sebagai fungsi
distribusi, pasar berperan sebagai penyalur barang dan jasa dari produsen ke
konsumen melalui transaksi jual beli. Sebagai fungsi pembentukan harga, di pasar
penjual yang melakukan permintaan atas barang yang dibutuhkan. Sebagai fungsi
promosi, pasar juga dapat digunakan untuk memperkenalkan produk baru dari
produsen kepada calon konsumennya.

B. RUMUSAN MASALAH
Permasalahan yang akan kami bahas yaitu :
Kekurangan dan kelebihan fasilitas pasar, jenis pasar, serta perbandingan pasar
modern dan tradisional.

C. TUJUAN
Tujuan penulisan laporan observasi ini adalah untuk mengetahui :
Kekurangan dan kelebihan fasilitas pasar,jenis pasar serta perbandingan pasar
modern dan tradisional

D. METODE PENELITIAN
- Teknik survei
- Teknik wawancara
- Teknik mengunmjungi situs situs web

1
BAB II
ISI

A. PENGERTIAN PASAR
Pasar adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan
transaksi jual beli barang atau jasa. Menurut ilmu ekonomi, pasar berkaitan dengan
kegiatannya bukan tempatnya.

B. JENIS-JENIS PASAR
a. Jenis-jenis pasar menurut fisiknya
 Pasar konkret (pasar nyata) adalah tempat pertemuan antara pembeli dan
penjual melakukan transaksi secara langsung. Barang yang diperjualbelikan
juga tersedia di pasar. Contohnya, pasar sayuran, buah-buahan, dan pasar
tradisional.
 Pasar abstrak (pasar tidak nyata) adalah terjadinya transaksi antara penjual
dan pembeli hanya melalui telepon, internet, dan lain-lain berdasarkan
contoh barang. Contohnya telemarket dan pasar modal.
b. Jenis-jenis pasar menurut waktunya
 Pasar harian adalah pasar yang aktivitasnya berlangsung setiap hari dan
sebagian barang yang diperjualbelikan adalah barang kebutuhan sehari-
hari.
 Pasar mingguan adalah pasar yang aktivitasnya berlangsung seminggu
sekali. Biasanya terdapat di daerah yang belum padat penduduk dan lokasi
pemukimannya masih berjauhan.
 Pasar bulanan adalah pasar yang aktivitasnya berlangsung sebulan sekali.
Biasanya barang yang diperjualbelikan barang yang akan dijual kembali
(agen/grosir).
 Pasar tahunan adalah pasar yang aktivitasnya berlangsung setahun sekali,
misalnya PRJ (Pasar Raya Jakarta).
c. Jenis-jenis pasar menurut barang yang diperjualbelikan
 Pasar barang konsumsi adalah pasar yang memperjualbelikan barang-
barang konsumsi untuk memenuhi kebutuhan manusia.
 Pasar sumber daya produksi adalah pasar yang memperjualbelikan faktor-
faktor produksi, seperti tenaga kerja, tenaga ahli, mesin-mesin, dan tanah.

2
d. Jenis-jenis pasar menurut luas kegiatannya
 Pasar setempat adalah pasar yang penjual dan pembelinya hanya penduduk
setempat.
 Pasar daerah atau pasar lokal adalah pasar di setiap daerah yang
memperjualbelikan barang-barang yang diperlukan penduduk derah
tersebut. Contohnya Pasar Gede di Solo.
 Pasar Nasional adalah pasar yang melakukan transaksi jual beli barang
mencakup satu negara contohnya pasar senen.
 Pasar Internasional adalah pasar yang melakukan transaksi jual beli barang-
barang keperluan masyarakat internasional. Contohnya pasar kopi di Santos
(Brasil).
e. Jenis-jenis pasar menurut Bentuknya
 Pasar persaingan sempurna (terorganisir)
 Pasar persaingan tidak sempurna
 Jenis-jenis pasar menurut sifat pembentukan harga
 Pasar persaingan adalah pasar yang pembentukan harga ditentukan oleh
persaingan antara permintaan dan penawaran.
 Pasar monopoli adalah pasar yang penjual suatu barang di pasar hanya satu
orang. Contohnya PT Kereta Api Indonesia.
 Pasar duopoli adalah pasar yang penjualnya hanya dua orang dan
menguasai penawaran suatu barang dan mengendalikan harga barang.
 Pasar oligopoli adalah pasar yang di dalamnya terdapat beberapa penjual
dengan dipimpin oleh salah satu dari penjual tersebut mengendalikan
tingkat harga barang. Contohnya perusahaan otomotif Astra Indonesia.
 Pasar monopsoni adalah pasar yang pembentukan harga barangnya
dikendalikan oleh satu orang atau sekelompok pembeli.
 Pasar duopsoni adalah pasar pembentukan harga barangnya dikendalikan
oleh dua orang atau dua kelompok pembeli.
 Pasar oligopsoni adalah pasar yang pembentukan harga barangnya
dikendalikan oleh beberapa orang atau beberapa kelompok pembeli.

3
C. PERBANDINGAN PASAR
Pasar tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta
ditandai dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung dan biasanya
ada proses tawar-menawar yang terjadi. Kebanyakan menjual kebutuhan sehari-
hari seperti bahan-bahan makanan berupa ikan, buah, sayur-sayuran, telur, daging,
kain, pakaian, barang elektronik, jasa dan lain-lain. Selain itu, ada pula yang
menjual kue-kue dan barang-barang lainnya. Pasar seperti ini masih banyak
ditemukan di Indonesia, dan umumnya terletak dekat kawasan perumahan dan
perkampungan agar memudahkan pembeli untuk mencapai pasar. Sisi negatif dari
pasar tradisional adalah keadaannya yang cenderung kotor dan kumuh sehingga
banyak orang yang segan berbelanja disana. Beberapa pasar tradisional yang
“legendaris” antara lain adalah pasar Beringharjo di Jogja, pasar Klewer di Solo,
pasar Johar di Semarang. Pasar tradisional di seluruh Indonesia terus mencoba
bertahan menghadapi “serangan” dari pasar modern.
Secara sederhana, definisi pasar selalu dibatasi oleh anggapan yang
menyatakan antara oembeli dan pejual harus bertemu secara langsung untuk
mengadakan interaksi jual beli. Namun, pengertian tersebut tidaklah sepenuhnya
benar karena seiring kemajuan teknologi, internet, atau malah hanya dengan surat.
Pembeli dan penjual tidak bertemu secara langsung, mereka dapat saja berada di
tempat yang berbeda atau berjauhan. Artinya, dalam proses pembentukan pasar,
hanya dibutuhkan adanya penjual, pembeli, dan barang yang diperjualbelikan serta
adanya kesepakatan antara penjual dan pembeli. Contoh pasar yaitu pasar
tradisional dan pasar modern.
Pasar tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta
ditandai dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung dan biasanya
ada proses tawar-menawar yang terjadi. Kebanyakan menjual kebutuhan sehari-
hari seperti bahan-bahan makanan berupa ikan, buah, sayur-sayuran, telur, daging,
kain, pakaian, barang elektronik, jasa dan lain-lain. Selain itu, ada pula yang
menjual kue-kue dan barang-barang lainnya. Pasar seperti ini masih banyak
ditemukan di Indonesia, dan umumnya terletak dekat kawasan perumahan dan
perkampungan agar memudahkan pembeli untuk mencapai pasar. Sisi negatif dari
pasar tradisional adalah keadaannya yang cenderung kotor dan kumuh sehingga
banyak orang yang segan berbelanja disana. Beberapa pasar tradisional yang
“legendaris” antara lain adalah pasar Beringharjo di Jogja, pasar Klewer di Solo,

4
pasar Johar di Semarang. Pasar tradisional di seluruh Indonesia terus mencoba
bertahan menghadapi “serangan” dari pasar modern.

Pasar merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli tidak


bertransakasi secara langsung melainkan pembeli melihat label harga yang
tercantum dalam barang (barcode), berada dalam bangunan dan pelayanannya
dilakukan secara mandiri (swalayan) atau dilayani oleh pramuniaga. Barang-barang
yang dijual, selain bahan makanan makanan seperti; buah, sayuran, daging;
sebagian besar barang lainnya yang dijual adalah barang yang dapat bertahan lama,
seperti piring, gelas, pisau, kipas, dan lain-lain. Berbeda dengan pasar tradisional
yg identik dengan lingkungannya yang kotor, pasar modern justru kebalikannya.
Maka dari itu, masyarakat sekarang cenderung memilih pasar modern sebagai
tempat belanja guna memenuhi kebutuhan sehari-hari. Contoh dari pasar modern
adalah pasar swalayan, hypermarket, supermarket, dan minimarket.

D. FASILITAS PASAR
- Toilet
- Tempat parkir
- Lapak
Keluhan konsumen terhadap fasilitas di pasar tradisional
a. Keluhan bagi pedagang itu sendiri
1) Menurut bapak Minarji
Menurutnya fasilitas di pasar ini,tempatnya kurang luas dan kurang
terjamin.Sehingga dalam hal transaksinya pun kurang maksimal.

5
2) Menurut Ibu Turminah
Menurutnya fasilitas di pasar ini kurang terjamin, sebab pagarnya pun
masih terbuat dari kayu. Lantainya pun masih di lapisi semen. Seandainya
pagar itu terbuat dari tembok, lantainya layak, kondisinya bersih, mungkin
konsumen akan merasa nyaman.
b. Keluhan bagi pembeli itu sendiri
1) Menurut Ibu Dian
Menurutnya fasilitas di pasar ini kurang efektif sebab di pasar ini para
konsumen harus naik turun untuk membeli barang yang mereka inginkan.
Apabila tempat di pasar tersebut tidak nak turun apalagi jaraknya cukup
jauh. Dan menurutnya jika jalannya lurus dan datar, itu akan membuat
mereka lebih mudah mencari segala sesuatunya dengan mudah.
2) Menurut Bapak Yudianto
Menurutnya, pasar ini fasilitas di bagian tempat parkirnya kurang luas,
bahkan parkirnya pun tidak teratur, banyak yang parkir di pinggir jalan
sehingga masuk keluarnya kendaraan terhambat.

6
BAB III
KESIMPULAN

Setelah kami melakukan observasi di berbagai pasar tentang kekurangan dan


kelebihan fasilitas pasar serta jenisnya dan perbedaan pasar modern dan tradisional
sebagian besar mereka berpendapat bahwa fasilitas di pasar ini sebagian belum
terpenuhi dan masih kurang terjamin. Selain tempatnya yang tidak efektif, parkirannya
tidak teratur pasarnya pun masih sangat sederhana.

7
DAFTAR PUSTAKA

http://www.google.com. 02 Oktober 2014. 09.00 WIB


www.wikipedia.com. 02 Oktober. 10.00 WIB