You are on page 1of 6

Bab II Tinjauan Pustaka

2.1. Telaah Pustaka

a. Patofisiologi

Diabetes mellitus tipe 2 disebabkan oleh insensitivitas insulin sebagai akibat


dari resistensi insulin, penurunan produksi insulin dan kegagalan sel beta pancreas
(Olokoba,2012). Hal tersebut menyebabkan penurunan transportasi glukosa ke hati, sel
otot, dan sel-sel lemak (Olokoba,2012). Salah satu penyebab terbesar terjadi diabetes
mellitus tipe 2 adalah adanya induksi asam lemak bebas yang menyebabkan inflamasi
pada sel beta pancreas serta menginduksi resistensi insulin pada jaringan sasaran
(Olokoba,2012).

Gambar 1. Mekanisme resistensi sel beta pancreas dan resistensi insulin (robbin)

b. Jenis-jenis Diabetes Mellitus

Secara garis besar terdapat empat jenis diabetes mellitus yaitu, diabetes mellitus
tipe 1 (DM tipe 1), DM tipe 2, DM tipe lain dan DM Gestasional (AMERICAN
DIABETES ASSOCIATION, 2009). Diabetes Mellitus tipe 1 adalah DM yang
digambarkan dengan kerusakan absolut sel beta pancreas yang menyebabkan
kurangnya produksi sel beta pancreas secara absolut. Diabetes tipe 2 mulai dengan
resistensi insulin dengan kekurangan insulin relatif serta didominasi cacat sekresi
insulin dengan resistensi insulin (AMERICAN DIABETES ASSOCIATION, 2009).
Diabetes tipe lain adalah diabetes yang disebabkan oleh defek genetik pada sel beta
pancreas (AMERICAN DIABETES ASSOCIATION, 2009). Diabetes Gestasional
merupakan suatu kondisi intoleransi glukosa yang ditemukan atau dimulai pada masa
kehamilan (AMERICAN DIABETES ASSOCIATION, 2009).

Gambar 2. Klasifikasi Diabetes Mellitus (robbin)


C. Manifestasi Klinis

Terdapat empat gambaran klinis khas pada seorang penderita DM tipe 2 yaitu,
rasa haus yang berlebihan (Polidipsia), rasa ingin berkemih yang sering muncul
(Poliuria), rasa lapar yang terus menerus (Polifagia) dan penurunan berat badan yang
cepat dan drastis (Khardori,2018).

Gambar 3. Manifestasi Klinis DM Tipe 2


2.2. Kerangka Teori
2.3. Kerangka Konsep Penelitian

Mencit normal Mencit normal Mencit normal

Induksi Aloksan

Mencit normal Mencit DM Mencit DM

Ekstrak Curcumin
oral 80mg/kgBB

Mencit normal Mencit DM Mencit DM

Pembuatan luka
3x0,5cm punggung

Mencit normal Mencit DM Mencit DM

Perhitungan waktu
penyembuhan luka
(Hari)

Hasil waktu Hasil waktu Hasil waktu


penyembuhan penyembuhan penyembuhan

2.4. Hipotesis

Berdasarkan teori yang dijelaskan diatas peneliti mengambil kesimpulan


sementara bahwa ekstrak Curcuma longa dapat mempengaruhi waktu penyembuhan
luka Mus Musculus (Mencit).
Daftar Pustaka

Robbin (buku)