You are on page 1of 1

Penggunaan pakan tambahan silase artemia sp.

yang telah diperkaya dengan silase ikan untuk


meningkatkan kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan daya tahan juvenil udang windu (penaeus
monodon fab.)

B. Arni Widiatun

Penggunaan silase Artemia sp. sebagai bahan baku pakan telah dilakukan pada pemeliharan juvenil udang
windu (Penaeus monodon Fab.). Pengkayaan dengan silase ikan diberikan pada Artemia sp. sebelum
diberikan pada juvenil udang windu.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelangsungan hidup, pertumbuhan dan daya tahan juvenil
udang windu dengan pakan tambahan silase Artemia sp., serta untuk mengetahui dosis silase Artemia sp.
yang memberikan peningkatan kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan daya tahan yang terbaik bagi juvenil
udang windu.

Pakan yang diberikan selama 21 hari penelitian adalah campuran pellet komersil (pakan formulasi) dan
silase Artemia sp., dengan dosis (1 %, 2 %, 3 %, 4 %, 5 %) v/w dan 0 % v/w sebagai kontrol, yang diberikan
dengan 3 kali ulangan. Selama penelitian dikumpulkan data kelangsungan hidup, pertumbuhan yang meliputi
pertambahan panjang dan berat, daya tahan dan hasilnya dianalisis dengan Anava. Parameter kualitas air
yang diukur adalah suhu, salinitas, oksigen terlarut, pH, dan amonia

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pakan tambahan silase Artemia sp. tidak memberikan
hasil yang signifikan terhadap kelangsungan hidup tetapi pada dosis 3 % v/w dapat memberikan
pertumbuhan yang terbaik bagi juvenil udang windu. Daya tahan terbaik pada dosis 0 % v/w atau tanpa
penambahan silase Artemia sp. Berdasar hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa silase Artemia sp. yang
telah diperkaya dengan silase ikan, dapat meningkatkan pertumbuhan juvenil udang windu dengan dosis
optimum 3 % v/w.

1/1