You are on page 1of 2

UJI EFEK HIPOGLIKEMIK NATRIUM ALGINAT DARI

RUMPUT LAUT Sargassum ilicifolium (Turner) C.Agardh


TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN GALUR
WISTAR YANG DIINDUKSI ALOKSAN

ABSTRAK

Diabetes mellitus ( DM ) merupakan salah satu penyakit yang menjadi


masalah kesehatan masyarakat. Diabetes mellitus disebabkan oleh kekurangan
hormon insulin yang berfungsi memanfaatkan glukosa sebagai sumber energi dan
sintesa lemak sehingga kekurangan hormon insulin dapat menyebabkan glukosa
meningkat di dalam darah. Natrium alginat hasil ekstraksi dari rumput laut coklat
jenis Sargassum sp. diduga berguna bagi penderita penyakit diabetes mellitus
karena dapat memperlambat penyerapan glukosa pada saluran cerna ke dalam
aliran darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian
natrium alginat hasil ekstraksi dari rumput laut Sargassum ilicifolium (Turner) C.
Agardh terhadap kadar glukosa darah tikus yang diinduksi aloksan.
Penelitian meliputi karakterisasi ampas simplisia, isolasi alginat, dan
pengujian efek penurun kadar glukosa darah dari natrium alginat hasil ekstraksi
dari rumput laut Sargassum ilicifolium (Turner) C. Agardh terhadap tikus yang
dibuat diabetes. Sebelum digunakan tikus terlebih dahulu diinduksi dengan
aloksan 130 mg/Kg BB secara intraperitoneal. Peningkatan kadar glukosa darah
diukur pada hari ke-3. Selanjutnya tikus dikelompokkan menjadi 5 kelompok dan
diberikan suspensi natrium alginat secara oral dengan dosis 200, 400, 800 mg/kg
BB, metformin dosis 50 mg/kg BB sebagai pembanding positif, dan suspensi Na-
CMC 0,5% sebagai pembanding negatif. Pengujian dilakukan pada hari ke-6 dan
ke-9. Data yang diperoleh dianalisis secara analisis variansi kemudian dilanjutkan
dengan metode Duncan.
Hasil pemeriksaan karakterisasi ampas simplisia rumput laut diperoleh
kadar air 12,62% (v/b), kadar sari larut dalam air 5,43% (b/b), kadar abu total
9,30% (b/b), kadar abu tidak larut dalam asam 0,39% (b/b). Hasil pengujian
statistik (α=0,05) menunjukkan bahwa pada pemberian natrium alginat dosis 800
mg/kg BB memberikan penurunan kadar glukosa darah yang tidak berbeda secara
nyata dengan pemberian suspensi metformin 50 mg/kg BB, sedangkan natrium
alginat 200 dan 400 mg/Kg BB memberikan penurunan kadar glukosa darah yang
berbeda secara nyata dengan pemberian suspensi metformin 50 mg/kg BB.

Kata kunci: rumput laut Sargassum ilicifolium (Turner) C. Agardh, natrium


alginat, aloksan, diabetes mellitus

Universitas Sumatera Utara


TEST OF HYPOGLIKEMIC EFFECT OF SODIUM ALGINATE OF
SEAWEED (Sargassum ilicifolium (Turner) C. Agardh) ON
ALOXAN INDUCED WISTAR WHITE MALE RATS

ABSTRACT

Diabetes mellitus (DM) is one of the diseases of public health problems.


Diabetes mellitus is caused by a deficiency of the hormone insulin that functions
utilize glucose as an energy source and synthesis of fat so that the deficiency of
insulin can cause accumulate glucose in the blood. Sodium alginate extracted
from brown seaweed species Sargassum sp. thought to be useful for people with
diabetes because it can slow the absorption of glucose in the gastrointestinal tract
into the bloodstream. The objective of this research is to assess the effect of
sodium alginate on rat blood glucose levels which induced aloxan.
The research includes characterization of simplicia dregs, isolation
alginate, and the assessment of blood glucose lowering effect of sodium alginate
extracted from seaweed Sargassum ilicifolium (Turner) C. Agardh of rats made
diabetic. Before the rats are used, they are induced by 130 mg/kg bw alloxan
intraperitoneally. Grouped into 5 groups of rats and then sodium alginate
suspension was administered orally at a dosage of 200 mg / kg, 400 mg / kg, 800
mg / kg BW. Metformin dosage of 50 mg / kg BW as a positive control, and the
suspension of Na-CMC 0.5% as the negative control. The tests performed on day
6 and 9. Data were analyzed with analysis of variance continued by Duncan.
The result of the characterization of simplicia dregs seaweed showed water
content of 12.62% (v/w), water soluble extract content of 5.43%(w/w), total ash
content 9.30% (w/w), and ash insoluble in acid 0.39 % (w/w). The result of
statistical tests (α=0.05) showed that the administration of sodium alginate 800
mg / kg BW gave a reduction in blood glucose levels did not differ significantly
with the provision of metformin suspension dosage 50 mg / kg BW, while sodium
alginate 200 and 400 mg / kg BW gave a decrease in blood glucose levels that
were significantly different with the provision of metformin suspension 50 mg /
kg.

Keywords: seaweed Sargassum ilicifolium (Turner) C. Agardh, sodium alginate,


alloxan, diabetes mellitus

Universitas Sumatera Utara