You are on page 1of 1

DI BALIK LAYAR MENSPASIALKAN INFORMASI HINGGA LEVEL RW/RT DALAM MINI-ATLAS UNTUK PERENCANAAN KELURAHAN DI KOTA SOLO BEHIND

THE SCENE: SPATIALLIZED INFORMATION UNTIL NEIGHBORHOOD LEVEL IN MINI-ATLASES FOR VILLAGES SPATIAL PLANNING IN THE CITY OF SOLO

Aji Putra Perdana GIS Specialist SOLO KOTA KITA (http://solokotakita.org/tentang-proyek/kontributor-proyek/) CPNS BAKOSURTANAL 2010 (PUSAT PEMETAAN DASAR RUPABUMI) Berawal dari ide atau pertanyaan sederhana yakni bagaimana informasi atau data tentang pendidikan, kemiskinan, dan masalah lain di suatu Kelurahan untuk tingkat Rukun Warga/Rukun Tetangga (RW/RT) dapat dikomunikasikan guna perencanaan pembangunan Kelurahan. Perencanaan yang diharapkan berasal dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat. Permasalahan yang muncul ialah belum tersedianya peta batas administrasi sebagai data geospasial dasar untuk menyajikan informasi kewilayahan hingga level RW/RT. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu metode untuk melakukan pemetaan batas wilayah RW/RT dan pengumpulan informasi Kelurahan di Kota Solo. Keberadaan data citra dari GoogleMaps dan BingMaps cukup membantu dalam memetakan lebih dari 2700 RT yang ada di Kota Solo. Pemetaan sekaligus penggalian informasi oleh fasilitator selanjutnya diolah ke dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk sel;anjutnya dianalisa bersama warga masyarakat. Perspektif yang berbeda-beda dikemas sebagai hasil analisa dan ide-ide dalam bentuk mini-atlas. Mini-atlas yang sudah dicetak selanjutnya didistribusikan pada masyarakat agar bisa digunakan dalam perencanaan partisipatif KelurahanKelurahan di Kota Solo. Kata Kunci: Mini-Atlas, Perencanaan Partisipatif, Pemetaan Partisipatif, Informasi Spasial

Starting from an idea or a simple question on how information about education, poverty, and many other problems in a village until neighborhood level can be communicate for local spatial planning. Planning is expected to come from the people, by the community and to society. The problem that arises was the lack of geospatial data for administrative boundary map until RW/RT level. Therefore, we need a method for mapping the boundaries RW / RT and information gathering in the city of Solo village. Geospatial technology and data sharing comes up with GoogleMaps and BingMaps were quite helpful in mapping the city until RW/RT level in Solo with more than 2700 RTs. Collecting information and data processed in a Geographic Information System (GIS), then to be analyzed together with members of the community. Different perspectives were packed as a result of analysis and ideas in the form of a mini-atlas. Mini-atlas that has been printed then distributed to the community for participatory planning can be used in Villages in the city of Solo.

Keywords: Mini-Atlas, Participatory Planning, Participatory Mapping, Spatial Information

Abstrak dikirimkan dan diterima di SEMINAR NASIONAL GEOMATIKA Pengelolaan Sumberdaya Dan Penanggulangan Bencana Alam, Peluang & Tantangan Informasi Geospasial BAKOSURTANAL, 5-6 April 201 (berhubung saat itu masih DIKLAT PRAJAB GOLONGAN III CPNS sehingga tidak bisa mengirimkan full paper untuk dipresentasikan) http://www.bakosurtanal.go.id/bakosurtanal/seminar-nasional-geomatika-2/