You are on page 1of 26

ANATOMI ALAT-ALAT

REPRODUKSI WANITA
EMIR FAKHRUDIN
10-Sep-14 2
ANATOMI ALAT REPRODUKSI WANITA
I. GENITALIA EKSTERNA
1. Mons Pubis
2. Labia mayora
3. Labia minora
4. Klitoris
5. Vestibulum
6. Orifisium vagina dan
hymen
II. GENITALIA INTERNA
1. Vagina
2. Uterus
10-Sep-14 3
I. GENITALIA EKSTERNA
Mons Pubis
Disebut juga mons veneris
Merupakan bantalan berisi lemak yang terletak pada permukaan
simfisis pubis
Setelah pubertas, kulitnya akan ditumbuhi rambut dan membentuk
pola Escutcheon
Labia mayora
Homolog dengan skrotum pada laki-laki
Ligamentum rotundum berakhir pada pinggir atas labia mayora
Setelah pubertas akan tertutupi kulit.
Disebelah atas berhubungan dengan mons pubis dan disebelah
belakang dengan perineum
Dibagian medial membentuk commicura posterior
10-Sep-14 4
Labia minora
Disebut juga nymphae
Dibagian superior bertemu dan dibagi menjadi 2 lamella,
dimana bagian atas membentuk preputium klitoris dan di bagian
bawah membentuk frenulum klitoris
Dibagian bawah bertemu digaris tengah membentuk fourchete

Klitoris
Homolog dengan penis pada laki-laki
Terletak dibagian atas vulva
Merupakan organ erektil yang terdiri dari glans, korpus dan 2
crura
Banyak mengandung ujung syaraf sehingga sangat sensitive
Merupakan organ utama yang sensitive terhadap ransang
seksual
10-Sep-14 5
Vestibulum
Berbentuk buah almond
Daerah yang dibatasi labia minora, klitoris dan fourchete
Tempat bermuara uretra, vagina, duktus kel. Bartholini dan kel. Skene
Vestibulum bagian belakang antara Fourchete dan orifisium vagina
disebut fossa Navicularis
Kelenjar Bartholini duktusnya bermuara dibagian luar pinggir lateral
posterior vagina dan pada saat ada rangsangan seksual akan
mengeluarkan secret mucus

Orifisium vagina dan hymen
Bentuk dan ukuran bervariasi
Juga terdapat perbedaan mengenai bentuk dan konsistensi
Hymen terdiri dari jaringan elastis dan kolagen.
Pada wanita dewasa biasanya hymen berlubang dari sangat kecil
sampai ukuran 1-2 jari
Carunculae myrtiformis
Imperforata hymen
10-Sep-14 6
II. GENITALIA INTERNA
Vagina
Fungsi :
saluran eksresi dari uterus
sebagai alat kopulasi
bagian dari jalan lahir saat persalinan
bagian atas puncak vagina terbagi menjadi
forniks anterior, posterior lateral kanan dan kiri.
Tidak hamil, vagina dibasahi oleh sedikit sekret
uterus
Hamil, sekret bersifat asam, akibat metabolisme
glikogen menjadi asam laktat oleh bakteri Doderlein
10-Sep-14 7
2. Uterus
Dalam keadaan tidak hamil terdapat dalam rongga
panggul minor
Bagian belakang tertutup peritoneum, bagian depan
menempel pada vesika urinaria
Terdiri dari corpus dan cervix
Ukuran tergantung usia dan pernah melahirkan atau tidak:
Anak-anak 2-3 cm
Nullipara 6-8 cm
Multipara 8-9 cm

Panjang corpus terhadap cervix :
o Anak anak dari panjang cervix
o Nullipara sama panjang dengan cervix
o Multipara corpus 2x lebih panjang dari cervix
10-Sep-14 8
Cavum uteri berbentuk segi tiga lebar di fundus dan
sempit ke arah cervix. Sebelah atas berhubungan
dengan tuba fallopii dan bawah dengan canalis
cervikalis. Hubungan antara CU dengan Canalis
cervukalis di sebut Ostium uteri interna dan dengan
vagina di sebut Ostium uteri eksterna

ISMUS UTERI
merupakan daerah antara ostium uteri anatomikum dan
histologikum yang pada kehamilan menjadi segmen
bawah rahim
Dinding rahim terdiri dari 3 bagian :
1. Endometrium
2. Myometrium ( 3 lapis Otot)
3. Perimetrium
10-Sep-14 9
LIGAMENTUM UTERUS
1. Ligamentum Latum
Merupakan lipatan peritoneum yang berasal dari kedua
pinggir lateral uterus ke pinggir dan dasar panggul. 2/3
medial superior menjadi tempat tuba dan 1/3 lateral
inferior menjadi ligamentum infundibulopelvicum.
Terdapat tempat masuknya pembuluh darah a. uterina

2. Ligamentum rotundum
(round ligament/ligementum teres uteri)
Dimulai pada bagian lateral uterus bawah depan pangkal
tuba berlokasi di lipatan peritoneum yang berhubungan
dengan ligamentum latum menuju ke arah luar bawah
kanalis inguinalis dibagian atas labium mayora
Fungsinya untuk menjaga antefleksi uterus.
10-Sep-14 10
3. Ligamentum Sakrouterina
Berasal dari bagian posterolateral porsio supravaginalis
cervicis menuju ke fascia vertebra S II-III. Ligamentum
sakrouterina membentuk dinding lateral kavum Douglas.
Fungsi menahan serviks kearah belakang, menahan
uterus agar tidak turun
3. Ligamentum Kardinale
Berasal dari posrtio supravaginalis cervicis menuju ke
dinding panggul.
Fungsinya untuk menahan uterus agar tidak turun.
4. Ligamentum vesiko uterina/Plika vesikouterina
5. Ligamentum ovaripropii Antara sudut tuba
dengan ovarium
6. Ligamentum infundibulopelvikum dari
infundibulum dan ovarium ke dinding panggul
10-Sep-14 11
LETAK UTERUS
- Fleksio : ante/retro terhadap corpus uteri
- Versio : ante/retro terhadap vagina
- Posisio
- Torsio
10-Sep-14 12
10-Sep-14 13
PEMBULUH DARAH UTERUS
1. Arteri
Perdarahan dari uterus berasal dari 2 arteri, yaitu :
arteri uterine
arteri ovarika

2. Vena
10-Sep-14 14
2. Vena
Darah dari vv. Arkuata v uterine v. iliaka interna
v. iliaka komunis
Sebagian darah dari bagian atas uterus, ovarium dan
bagian atas ligamentum latum pleksus pampiriformis
berakhir di v. ovarika
v. ovarika kanan v.cava inferior v. renalis kiri v
ovarika kiri
10-Sep-14 15
Pembuluh Limfe
Endometrium banyak mengandung saluran limfe terutama
di daerah basal
Saluran limfe di miometrium bertambah banyak ke arah
serosa dan membentuk pleksus limfatikus terutama di
dinding posterior usus.
Saluran limfe dari serviks berakhir terutama di
limfoglandula hipogastrika dekat bifurkatio iliaka komunis
Saluran limfe dari korpus uteri menuju 2 kelompok
limfoglandula yaitu :
Limfoglandula iliaka interna
Setelah bergabung dengan saluran tertentu dari
daerah ovarium berakhir di limfoglandula periaorta
10-Sep-14 16
Persarafan
Persarahan uterus berasal dari ganglion
FRANKENHAUSER
Persarafan utama dari sistem saraf simpatis disertai
sebagian dari sistem serebrospinal dan parasimpatis
Cabang dari pleksus mempersarafi uterus, vesika
urinaria dan bagian atas vagina
Sistem saraf parasimpatis terletak disisi nervus
pelvikus, terdiri dari beberapa serat yang berasal dari
nervus sakralis 2-4 dan kemudian masuk ke ganglion
Frankenhauser
Pada nervus thorakalis 11-12 terdapat serabut
sensoris dari uterus yang menyalurkan rangsang dari
kontraksi uterus ke sistem saraf pusat
Saraf sensoris dari serviks dan bagian atas jalan lahir
melalui n. pelvikus ke n.sakralis 2-4 sedangkan
bagian bawah jalan lahir ke n. pudendus
10-Sep-14 17
10-Sep-14 18
TUBA UTERINA
Terdapat pada tepi atas ligamentum latum kearah lateral
mulai dari cornu uteri kana kiri, panjang 12 cm dan
diametre 3-8 mm
Terdiri dari 4 bagian :
Pars Interstisialis
Pars ismika
Pars ampularis
Pars Infundibulum
10-Sep-14 19
OVARIUM
Ovarium dihubungkan dengan uterus oleh lig. ovarii propium
dan dinding panggul dengan perantaraan lig. infundibulo-
pelvicum,
Pada ovarium dibedakan :
Permukaan medial yang menghadap ke arah cavum
Douglasi
Ujung atas yang berdekatan dengan tuba dan ujung bawah
yang lebih dekat dengan uterus (extremitas tubaria &
extremitas uterina)
Pinggir yang menghadap ke muka (margo-mesovaricus)
melekat pada lembar belakang lig. latum dan pinggir yang
menghadap ke belakang (margo liber)

Letak Ovarium pada dinding lateral panggul fossa ovarica
Waldeyeri

Pada cortex terdapat follikel-follikel primordial
Pada medulla terdapat pembuluh darah, urat saraf dan
pembuluh lympha
10-Sep-14 20
FISIOLOGI ALAT
REPRODUKSI WANITA
10-Sep-14 22
Siklus Menstruasi

1. Stadium Menstruasi atau Desquamasi
Endometrium dicampakan disertai perdarahan, potongan
endometrium dan lendir cervix yang berlangsung selama
4 hari. Pendarahan normal 50cc
2. Stadium Post menstruasi atau Regenerasi
Luka berangsur ditutup oleh selaput lendir baru dari sel
epitel kelenjar endometrium, dan berlangsung 4 hari
3. Stadium Intermentruasi atau proliferasi
Endometrium menjadi tebal dan kelenjar tumbuh lebih
cepat, belangsung dari hari ke 5 sampai hari ke 14
4. Stadium Premenstruasi atau Sekresi
Endometrium sudah dibedakan menjadi 3 lapisan yaitu,
Stratum kompaktum, stratum spongiosum dan stratum
basale berlangsung dari hari ke 14 samapai hari ke 48
10-Sep-14 23
Siklus Ovarium
Folikel primordial di bawah pengaruh FSH mengalami kematangan,
mula-mula sel sekeliling ovum berlipat ganda, lalu timbul
sebuah rongga, ovum sendiri terdesak ke pinggir dan dikelilingi
kumulus ooporus. Antara sel telur dan sekitarnya terdapat zona
pelucida.
Sel granulosa yang mengelilingi folikel disebut membrana
granulosa dan membentuk teka interna dan externa. Folikel
yang matang ini disebut folikel deGraf yang menghasilkan
estrogen.
Setelah ovulasi sisa folikel berubah menjadi korpus luteum yang
menghasilkan progesteron

Korpus luteum Menstruationum masa hidup 8 hari
Korpus luteum Graviditatum, sampai bulan ke 4 kehamilan,
sehingga progesteron dan estrogen terus terbentuk dan
endometrium berubah menjadi decidua
Korpus albikan
10-Sep-14 24
Kelenjar hipofise
1. FSH (Folikel Stimulating Hormon) dihasilkan oleh sel
basofil dari lobus anterior hipofise, mempunyai negatif
feedback dengan estrogen
2. LH (Luteinizing Hormon) hormon ini bekerjasama
dengan FSH menyebabkan sekresi estrogen dari folikel
deGraf
3. Prolaktin dihasilkan oleh sel alpha dari lobus anterior
lipofise, fungsinya untuk memulai dan mempertahankan
produksi progesteron dari korpus luteum

Saat Ovulasi
Ovulasi terjadi 14 hari sebelum haid yang akan datang
Temperatur Basal ialah temperatur yang diukur pada
pagi hari sebelum bangun
10-Sep-14 25
Istilah Haid
1. Amenore
2. Menoragi : Haid yang berkelebihan banyaknya tapi menurut
siklus
3. Metroragi : Pendarahan yang tidak teratur dan tidak menurut
siklus
4. Dismenore : Nyeri yang timbul pada saat haid

Hormon dari Ovarium
1. Estrogen, menimbulkan proliferasi endometrium, tanda
kelamin sekunder, dan kontraktilitas uterus
2. Progesteron, dibentuk korpus luteum setelah ovulasi
dan juga dari placenta menyebabkan sekresi
endometrium, mengurangi kontraksilitas uterus dan
menyebabkan pertumbuhan acini dan lobuli glandula
mammae
10-Sep-14 26