You are on page 1of 15

Oleh :

Tarash Burhanuddin
03010265
RUMKITAL Mintohardjo
Anatomi Telinga
Telinga terdiri dari :
I. Telinga luar
II. Telinga tengah
III. Telinga dalam

I. Telinga luar :
1. aurikula
2. Kanalis auditorius eksterna
I. Telinga Luar
1. Daun Telinga
1. Helix
2. Lobule
3. Anti Tragus
4. Tragus
5. concha
6. Can. Aud. Ext
7. Crus of Helix
8. Antihelix
Melekat di kepala oleh lig dan otot
Merupakan lipatan kulit yang membungkus
fibrokartilago kecuali lobulus dan antara tragus
crus helix
II. Telinga Tengah :
1. membrana timpani
2. kavum timpani
3. tuba eustakhii
4. mastoid
III. Telinga dalam
1. Labirintus oseus
2. labirintus membranaseus
2. Liang Telinga Luar
- kanalis auditoris eksternus
- meatus akustikus eksternus
Terdiri :
1. Bagian Tulang rawan
- 1/3 bag. Lateral (+ 8 mm)
- lanjutan kartilago aurikula
- terdapat rambut, kel sebacea, kel. Sudorifera ( kel.
Seruminosa)
2. Bagian Tulang
- 2/3 bag. Medial (+ 16 mm)
- kulit melekat erat di tulang
- tidak ada rambut/ kelenjar
3. Penyempitan (isthmus)
- pada junctura cartilago-ossea

1. Membrana Timpani
Terdiri :
a. Pars flasida/ shrapnells membrane
2 lapis : stratum kutaneum
stratum mukosum
b. Pars tensa
3 lapis : stratum kutaneum
stratum fibrosum
stratum mukosum
stratum fibrosum : sirkuler dan radier
2. Kavum Timpani
- bentuk kubus ireguler
- volume : + 0,25 cc
- berhubungan dengan nasofaring
melalui tuba auditiva
- berhubungan dengan antrum mastoid
melalui aditus ad antrum
Pembagian :
Epitimpani
Meso timpani
Hipotimpani
Isi kavum timpani ( viscera timpani ) :
1. Tulang pendengaran : maleus, inkus, stapes
2. Ligamen : malei lateralis, malei superior
3. Tendo otot : tensor timpani dan stapedius
4. Saraf : korda timpani , n stapedius
3. Tuba auditiva/ tuba eustakhii
- menghubungkan kavum timpani
dengan nasofaring
- Terdiri dari 2 bagian :
1. pars osseus :
- 1/3 bagian lateral (12 mm)
- Selalu terbuka
2. Pars Kartilaginosa :
- 2/3 bagian medial (+ 24 mm)
- Selalu tertutup, terbuka bila ada kontaksi m. tensor
veli palatini dan m. tensor timpani
- Tuba pada anak-anak : lebih pendek, lebih lebar, lebih
horisontal
Mastoid
- Dibentuk oleh pars squamosa & pars petrosa
- Disini melekat :
a. M sternokleido mastoideus
b. M. digatricus venter posterior
- Terdiri dari antrum dan rongga-rongga udara
yang disebut selule
- Antrum sudah ada sejak lahir, sedang selulae
terbentuk sejak kehisupan tahun-tahun pertama
sampai pada tahun ke 5-6
- Antrum berhubungan dengan kavum timpani
melalui aditus ad antrum
Telinga Dalam = Auris Interna = Labirin

Terdiri 2 bagian :
1. Tulang : labirinthus osseus
2. Membran : labirinthus membranaceus
Lab. Membr. Terdapat di dalam lab. osseus
Diantara keduanya terdapat perilympe
Sedangkan di dalam lb. Membr. Terdapat endolympe
Labirin Osseus
Terdiri 3 bagian :
Cochlea
seperti rumah siput, terletak di depan, bangunan 2
lingkaran
2. Vestibulum : terletak di tengah
3. Kanalis Semisirkularis
- kanalis sem. Horisontal/ lateralis
- kanalis sem. Superior/ anterior
- kanalis sem. Inferior/ posterior

Fisiologi Telinga
Mendengar getaran udara atau tulang langsung ke
cochlea
Melalui udara lebih baik
Getaran udara ditangkap ditangkap daun telinga
liang telinga membran timpani bergetar
Diteruskan tulang pendengaran stapes menggerakan
foramen ovale perilimfe skala vestibuli bergerak
Getaran diteruskan melalui membran reissner
mendorong endolimfe dan membran basal ke bawah
Perilimfe dalam skala timpani bergerak foramen
rotundum terdorong ke arah luar
Skala media menjadi cembung mendesak
endolimfe dan mendorong membran basal dan
membran tektoria defleksi dari stereo silia
membuka kanal ion terjadi depolarisasi karena
adanya perbedaan ion K dan Na sehingga menybabkan
potensi aksi ke nukleus auditorius cabang n. VIII
otak pusat sensorik pendengaran (area 39-40) di lobus
temporalis